
jawaban terakhir membuat keduanya kaget karna ternyata Jira sudah seperti itu sejak kuliah, padahal Jun ji dan Ra yao termasuk teman paling dekat dengan Jira
tapi mereka berdua tak menyangka jika Jira bisa juga melakukan itu, sampai sampai pernah Jun ji malu buat cerita soal hubungan begitu didepan Jira karna ia pikir Jira kan masih terlihat sangat polos
Jira menceritakan pertama kalinya urusan itu kepada dua teman nya itu, meskipun tidak bisa menyebutkan siapa siapa nama yang sudah pernah memakai Jira itu
"appa mu bagaimana? tau soal ini?" tanya Ra yao
"appa tau, tapi hanya yang pertama memakaiku saja, tapi dia tidak tau dari orang pertama memakai ku itu dia menebusku dengan membayar kuliah ku itu" kata Jira
"ahh iya juga sih, jadi impas, kuliah kita mahal kan Jira" kata Ra yao
"eh tapi terus uang dari appa mu buat sekolah, kan pasti dia bayarin kuliah?" tanya Jun ji
"ya aku yang simpan di atm ku" jelas Jira
"ahh" jawab keduanya
mereka membahas disana tentang itu, dan mereka berdua berjanji tidak akan mengatakan apapun tentang Jira kepada siapapun
Jira melihat jam ditangannya sudah kurang 20 menit lagi, ia melihat layar hapenya, Jira sudah ditunggu di toffu resto, Jira berpamitan
"aku pergi duluan ya" kata Jira
"oh kamu mau pulang, ayoo bareng deh" kata Ra yao
"tidak pulang Ra, aku ada janjian sama salah satu lelaki yang akan memakaiku malam ini" kata Jira
"ahh, dimana janjian?" tanya Jun ji
"di toffu resto"
"wooh janjian si restoran mahal juga" kata Ra yao
"hemm begitulah, aku duluan ya"
"iyaa"
Jira pergi, sesampainya di toffu resto seperti biasa di salah satu ruangan vvip, bahkan hanya untuk bertemu sebentar, Hyun jun tetap membayar untuk ruangan vvip paling mahal dan membayar 2 penjaga lainnya disana agar jauh lebih privat
saat Jira masuk, dua penjaga disana menyapabya ramah, Jira juga menyapa mereka dengan lembut, lalu Jira masuk
"pak Hyun" sapa Jira
"Jira, duduklah, bagaimana kerjaan diluar negri?"
"yaa begitulah pak"
__ADS_1
Jira mengobrol beberapa menit disana tentang apartemen yang sudah disiapkan oleh Hyun jun
"tapi besok pagi saja kita pergi melihat ya, malam ini ke apartemen aku" kata Hyun jun
"iya pak" jawab Jira
mereka pergi, Jira menuju ke apartemen Hyun jun, sementara Jira pergi, dua penjaga disana sama beberapa staff disana membicarakan Jira
"anak muda jaman sekarang ya, suka main sama yang tua tua tapi kaya raya" kata salah satu disana
"ya juga ya, padahal nuna Jira cantik, dia masih muda, tapi mau sama pak Hyun itu"
"ahh namanya juga harta sudah jadi segalanya"
tak lama pemilik restoran datang..
"kalian bicarakan siapa?" tanya pemiliknya
"oh ini bu pelanggan kita pak Hyun jun, kan selalu bawa gadis itu kalau ketemuan disini"
"oh itu, ya biar lah nama nya kan privasi orang"
"oya juga bu"
sementara Jira dan Hyun jun sampai diapartemen Hyun jun, yang seperti sudah kalian bayangkan, jadi saya tidak perlu jelaskan apa yang sudah terjadi di kamar apartemen Hyun jun itu
paginya...
saat Jira bangun, ia pergi mandi, lalu duduk di depan cermin sambil mengeringkan rambutnya, tak lama Hyun jun bangun melihat Jira, ia langsung turun dari ranjangnya dan mendekati Jira lalu memeluk Jira dari belakang
"kamu bangun gak mandi atau cuci wajah?" tanya Jira
"enggak, aku masih mau peluk kamu"
"emm"
setelah Jira mengeringkan rambutnya, lalu Hyun jun pergi mandi untuk bersiap siap pergi ke apartemen yang sudah disiapkannya
setelah mereka pergi, sesampainya di gedung apartemen, Jira dan Hyun jun masuk, di temani salah satu staff apartemen disana
setelah masuk dan melihat semua isi ruangan itu, Jira pun senang
"gini kan yang kamu minta? ini 2 unit apartemen jadikan satu" kata Hyun jun
"emm, bagus, ini pemandangannya bagus gak?"
"sini lihat deh, kamu tau dari balkon ini, kita bisa lihat pasar malam Hongdae" kata Hyun jun
__ADS_1
"waah, iya bagus"
mereka berada di balkon itu, Jira merasa jika itu memang bagus
"aku sengaja ini ambil view paling bagus, karna ini kamu kan yang akan tempati" kata Hyun jun
"emm, aku"
"aku ada kejutan baru lagi"
"ahh? apa?"
"sudah selesai dari sini, kita pergi"
mereka kembali pergi bersama ke salah satu gedung apartemen juga, dan mereka masuk, lalu Hyun jun menunjukkan 2 unit kamar lagi baru
"ini bagus juga, ini sama kan sama apartemen pertama kamu kasih" kata Jira
"iya memang, aku memang sengaja siapkan ini, aku berikan ini untuk kamu agar kamu berikan kepada orang tuamu nanti" kata Hyun jun
"pak, kan aku sudah ambil 2 apaartemen pertama, aku sudah bilang itu buat ayah ibuku" kata Jira
"oh jangan, itu sudah aku renovasi untuk menjadikan 1 pintu utama apartemen itu buat appa dan amma saja, sementara yang ini bisa kamu kasih satunya, jadi jika disana kamu kasih amma, disini bisa untuk appa"
"wooh serius kamu? 2 unit sekaligus?"
"iya, tapi ya gitu, ini harganya masih dibawa harga milik kamu pribadi tadi"
"emm iya tidak masalah kok, padahal ini juga sangat bagus untukku" kata Hyun jun
mereka kembali pergi ke apartemen pertama nya dan melihat renovasinya disana, Jira begitu senang dan bahagia karna dapat apartemen itu
"kenapa kamu kasih ini untukku?" tanya Jira
"karna aku tau ayah ibumu sudah bercerai kan, tidak mungkin kamu kasih 1 unit yang sama atau bersebelahan jadi aku siapkan 2 unit jadi 1 pintu apartemen tapi di 2 tempat berbeda, aku sengaja kasih buat kamu juga berbeda dari keduanya biar kamu juga ada privasi sendiri kan" jelasnya
"uuuch, makasih paak" kata Jira memeluk Hyun jun
Hyun jun membalas pelukan Jira itu tapi ia melepaskan pelukannya lagi untuk ia malah mengatakan perasaannya
"Jiraa.." panggil Hyun jun dengan lembut
"yeeah" jawab Jira menoleh arahnya
"aku sudah nyaman sama kamu, aku mencintai kamu" kata Hyun jun
seketika itu, Jira melepaskan tangan Hyun jun dipinggangnya dan berbalik badan membelakanginya tapi Hyun jun malah memeluknya dari belakang dan lagi lagi Jira melepaskan tangan Hyun jun
__ADS_1
"Jiraa ada apa? kenapa melepaskan tanganku?' tanya Hyun jun
"kenapa kamu mencintaiku? bukannya hubungan kita sebatas teman tidur?" tanya Jira