Fake Face

Fake Face
56


__ADS_3

Namjoon merasa ia tau sandi privasi layar hape itu, sampai akhirnya ia mengingat beberapa ucapan Jira tentang beberapa angka kombinasi dari kelahirannya


seketika Namjoon mencoba mengingat ulang tahun Jira tanggal 2 bulan 2 tahun 94, berarti 2+2\= 4 dan 4 angka terakhir ditahun kelahiran


44 ditulis oleh Namjoon, lalu seketika Namjoon mengingat angka yang ia ingat adalah angka kesukaan Jira yaitu 8 karna pertamahan dari 4+4 dan digandakan menjadi 88


baru lah Namjoon mengisi angka 98 karna Jira pernah mengatakan, ia paling suka dengan huruf 1-100 diangka 98 karna hanya kurang 2 dari 100, kenapa malah angka 2? karna tanggal ulang tahun Jira adalah 2


jadi total semuanya kunci 6 digit ini 44 88 98


dan membuka nya benar saja..


seketika Namjoon menaruh kembali hape Jira karna ternyata itu benar, pikirannya sangat jenius, memang Namjoon adalah member paling tinggi nilai IQ, tapi untuk membuka sandi privasi hape milik Jira ia sendiri kaget karna benar padahal itu hanya sekilas pemikirannya


saat melihat lagi, betapa kagetnya Namjoon ketika melihat pesan chat masuk dengan profil presdir Choi shin a menghubungi Jira juga, selain Jun ji


tapi Namjoon lanjut melihat kembali hapenya, Namjoon langsung mematikan saja hape Jira kembali agar terkunci lagi dan membawanya masuk lalu memberikan kepada Jira


"Jiraa" sapanya


"yeeah"


"hapemu kau tinggal?"


"iyaa lupaa, makasih oppa"


"iya iya"


Namjoon pergi lagi sambil berpikir tentang kehebatannya bisa membuka layar hape Jira


sementara Jira selesai sibuk dengan Seokjin dan member lain urusan makanan, Jira melihat hapenya dan benar saja dimana waktunya untuk pergi menemui Choi shin a


setelah Jira berpamitan, Jira pun pergi menemui Choi shin a di salah satu restoran disana, lalu menyapanya


"pak" sapa Jira


"eh Jiraa, duduklah" sapa Choi shin a


"terimakasih"

__ADS_1


"iya, ayo mau pesan makanan apa"


mereka memesan makanan lalu mengobrol dan disana dimanfaatkan oleh Choi shin a untuk berkenalan dengan Jira


setelah dari sana, Jira pun pergi Kerumahnya dan beristirahat untuk seharian tidur hingga malamnya, setelah esok paginya, Jira bersiap siap untuk kembali dengan kesibukannya di gedung agenci baru


hari berlalu, dimana kerja mulai aktif di gedung baru itu, dan Jira pun mulai mengajari juga beberapa staff baru kemarin, disini juga mulai terjalin kedekatan diantara Jira dengan Jung sung, salah satu staff kameramen baru


"Jiraa, kumpul di ruang rapat sekarang ya, ada yang mau dibahas buat job bulan depan" kata Kyung min


"oh baiklah" jawab Jira


seharian berlalu, Jira bertemu Kyung min dan diajak untuk meeting bersama, Jira pun memanggil beberapa staff lainnya juga termasuk bangtan


setelah berkumpul diruang rapat itu, barulah Kwan dan Sihyuk juga staff utama lainnya membahas untuk jadwal pergi keluar negri bangtan untuk undangan award diluar negri karna lagu mereka masuk kedalam salah satu chard tangga lagu terhits di luar negri tersebut


"jadi kita siapkan untuk award disana, kita tidak ikut mengisi acara disana, tapi dapat undangan datang dari pihak sana untuk pergi ke acara mereka" jelas Kwan


"ini kita masuk chard tangga lagu apa masuk nominasi juga?" tanya Namjoon


"lah ya jelas, nanti disana masalah menang tidak nya kan gak masalah, kita masuk cukup banyak dalam kategori"


hingga Kwan mengatakan jika negara yang dimaksud oleh nya sejak tadi adalah Amerika


"kita akan pergi ke Amerika untuk award bergengsi disana" kata Kwan


"amerika?" tanya Jira kaget


"iya amerika, ada apa Jira? apa ada yang mau kamu tambahi atau apa?" tanya Kwan


"oh maaf pak, tidak kok pak, saya pernah tinggal di amerika sejak kecil hingga kelas 2 SMP, sebelum saya pindah disini saat kelas 3 SMP" kata Jira


"oh ya? kamu tinggal dengan siapa di amerika? bukannya kewarganegaraanmu korea?" tanya Kwan


"saya lahir dikorea pak hingga beberapa bulan saya dikorea sampai orang tua saya pisah saya dibawa ibu ke amerika karna ibu orang amerika" kata Jira


"ahh begitu, baiklah Jira saya paham soal keluarga kamu biar kamu saja simpan, berarti kamu pernah tinggal disana?" tanya Sihyuk


"iya pak, ibu saya saja masih disana, kalau boleh, saya minta ijin waktu nanti buat ketemu ibu saya"

__ADS_1


"oh iya boleh pastinya, bagus ada Jira, bisa untuk tour gaet kita disana ya kan Jira?" tanya Kwan


"iya bisa pak, sangat bisa" kata Jira


daaan penantian tidak sia sia dimana Jira bisa pergi ke amerika dan menemui ibunya


setelah rapat, Jira dan semua member bangtan kembali ke dorm, mereka beristirahat, sementara Jira diam dikamar bersama staff lainnya, ia memikirkan beberapa hal tentang Tarasha


Jira memikirkan tentang kehidupan ibunya, dan ia berpikir jika ia harus mengurusi semua kekurangan kebutuhannya dan jalan satu satunya menemui Jun ji


Jira menelfon Jun ji dan mengatakan malam itu ia bisa melakukan hubungan terlarang itu lagi asalkan esok paginya semua urusan yang diminta oleh Jira sudah tuntas


"Jiraa belum tidur kamu?" sapa Sonara


"belum oni, oh ya, aku pergi dulu ya oni, aku mau pulang kerumah saja" kata Jira


"loh, kenapa gak tadi sama Sun?" tanya Sonara


"iya gak tau, aku pikir disini saja dulu tapi ada urusan"


"ini malam loh Jira, gak besok saja?"


"ahh biasa aku kok"


"hati hati ya"


seperti biasa, saat akan pergi, diluar ada Yoonja karna Yoonja memang kalau tidur hanya sebentar jadi tak heran Yoonja selalu banyak meleknya daripada tidurnya


setelah pamitan juga kepada Yoonja, Jira pergi kerumah Jun ji dan sesampainya..


"ayo masuk" ajak Jun ji sambil menyentuh tangan Jira


"kenapa dirumah? apa ayah ibumu tidak ada?"


"aku sengaja ajak kamu kesini karna tidak ada mereka, masuk yuk kekamar langsung"


baru juga masuk, Jun ji mengunci pintu kamarnya dan dengan bringas langsung menarik Jira keatas ranjang, ia pun membuka satu persatu kancing baju Jira dengan ekspresi wajah nya yang nakal dan mereka pun melakukannya


hari berlalu, paginya saat Jira bangun, Jira pergi mandi, ia pun selesai mandi dan mulai merapikan bajunya untuk siap pergi, lalu membangunkan Jun ji

__ADS_1


pagi itu setelah keduanya siap pergi, mereka membeli beberapa barang untuk keperluan Jira, Jun ji membayar lunas semuanya dan pergi untuk bekerja, sementara Jira mengurusi semuanya dengan beberapa staff pengiriman nya


__ADS_2