
saat sampai, Jun ji melihat ada bekas minuman orang, tapi ia berbasa basi dulu disana sebelum mengatakan inti nya ia menemui Jira hari itu
"kamu habis ketemuan sama orang?" tanya Jun ji
"iya nih"
"emm"
"eh ya, jadi ada apa nih nyari aku?" tanya Jira
"oh ya, aku juga mau bicara tapi kamu tidak akan marah kan?" tanya Jun ji
"yaaa?"
baru disana Jun ji mengatakan mengapa ia ingin menemui Jira karna untuk mengajak nya juga tidur, karna Jun ji ingin merasakan sensasi bermain dengan sahabatnya sendiri
seketika Jira kaget, karna bagaimana pun kan Jira sudah menganggap Jun ji adalah sahabatnya. tapi tiba tiba menawarkan untuk tidur juga itu kan aneh
"m gini Jun, aku gak nolak sih, tapi aku bilang semua kan malam itu kepada Ra yao juga, bayar aku mahal" kata Jira
"Jira, kamu tau aku kan? aku tak masalah keluarkan berapa uang, apalagi aku ada penghasilan, kamu mau minta berapa?"
"tenang, aku tidak pernah minta uang transferan, karna aku selalu minta barang"
"barang? apa? katakan saja"
"kamu serius ini?" tanya Jira menatap arah wajah Jun ji
"aku beneran serius"
Jira kepikiran untuk meminta 4 mobil mahal dan meminta cash pembelian langsung pakai nama Jira, Jira berpikir jika itu tidak akan membuat Jun ji mau bisa menyanggupi nya
alasan Jira juga karna ia tidak mungkin tidur dan main dengan sahabatnya sendiri dibelakang sahabatnya yang satu nya juga kan tapi saat Jira menjelaskan yang ada malah Jun ji menyanggupinya
"deal" jawab Jun ji
"wooh" ucap Jira tersedak kaget
"deal, aku akan belikan? kapan? hari ini? kalau masih ada waktu, ayo pergi beli" kata Jun ji
"ta.. tapi" kata Jira
"aku serius Jira"
akhirnya hari itu juga membeli 4 mobil sekaligus dan didepab Jira juga keempatnya dibayar kontan dan langsung semua dengan surat atas nama Jin Ae Ra
setelah urusan selesai
"sudah? aku sudah belikan, nanti malam, aku tunggu di apartemen ku, ini alamatnya" kata Jun ji memberikan kartu alamat apartemennya
__ADS_1
tanpa banyak kata lagi, Jun ji pergi meninggalkan Jira disana sementara Jira hanya bengong dan tak habis pikir oleh Jun ji
tapi Jira juga sudah tau tentang Jun ji memang kaya raya, meskipun tak sekaya Hyun jun tapi Jira paham sekali tentang Jun ji memang banyak harta hanya saja pelit
untuk itu mengapa Jira seketika kaget ketika Jun ji bemar benar membelikannya mobil padahal mobil itu juga permintaan iseng Jira agar batal tidur dengan Jun ji
"ahh nuna, permisi, untuk mobilnya diambil atau dikirim?" tanya staff toko mobil itu
"oh diantarkan saja ya"
Jira menemani staff toko mobil itu untuk membawa mobil mobil itu ke apartemen masing masing
dan masing masing harganya adalah..
1.7 millyar, mobil disiapkan Jira untuk sang ayah yaitu Jin Sung gun
1,9 millyar, mobil disiapkan Jira untuk sang ibu yaitu Tarasha
dan sisa dua mobil lagi untuk dirinya sendiri yang masing masing harganya 3,7 millyar dengan 5,1 millyar
dan semua dibayarkan lunas oleh Jun ji, jadi bagaimana tidak langsung membuat Jira tersedak kaget
setelah pengurusan mobil, masih ada waktu selama satu jam, tapi Jira memutuskan pergi saja ke agenci, sesampainya...
"Jiraa kok cepet dateng? bukannya masih setengah jam lagi?" sapa Kyung min
"iya oppa, lagi gak ada kerjaan di rumah"
"enggak, kamarin sudah pulang malam sama Sun bing, kan biasanya langsung kesini memang"
"oh ya"
mereka duduk berdua di salah satu sofa diruang wardrobe bangtan, Kyung min sibuk dengan kameranya karna melihat beberapa rekaman dikameranya
sampai akhirnya Won seo datang menyapanya
"hyung, kenapa katamu kemarin?" tanya Won seo
"enggak, tadi kupikir gak ada rekord nya, kamu pisah rekord kenapa gak jadi satu?"
"nah itu, kepencet, tapi saya ingat buat simpan" kata Won seo
"iya sudah saya lihat"
mereka membahas beberapa video, tak lama Won seo melirik kearah Jira, ia melihat Jira tidak seperti biasanya, biasanya kan rame, lucu, imut, sikapnya yang menggemaskan, tapi hari ini malah diam dan menunduk cemberut
"Jiraa.. ada masalah ya?" tanya Won seo
"oh tidak oppa" kata Jira
__ADS_1
"gak mungkin, ada ya, aku tau kamu bagaimana Jira, kita kenal paling lama loh ya dibandingkan kamu kenal sama Sun, Sun saja kalau lihat kamu sekarang dia juga ngerasa kamu ada masalah"
"apa sih oppa, enggak ada"
"ah aku tau Jira"
"Jira bener ada masalah? kenapa gk ceritakan ke aku?" tanya Kyung min
"enggak oppa, sama sekali tidak ada, seriusan, aku gak ada masalah, hanya pusing saja" kata Jira
dalam hati Jira, ia tidak mungkin menceritakan apa yang sedang ia pikirkan, karna ia pusing tentang permintaan Jun ji yang ingin tidur dengannya
yang ia pikirkan mau membatalkan bagaimana sementara Jun ji sudah membayarnya didepan bahkan
"loh pusing? kok masuk kerja? kan bisa telfon buat absen dulu masuk?" tanya Kyung min
"bukan pusing itu kok, pusing masalah saja, tapi soal keluarga ku saja, aku tidak mungkin kan cerita masalah pribadi" kata Jira berbohong
tak lama beberapa member berdatangan juga dengan para kameramen mereka
semua sibuk, hanya ada Jira dan Ha hyo duduk berdua disofa itu
"oni, kok gak seperti biasanya?" tanya Ha hyo
"ahh oh ya? kenapa Hyo?"
"tidak, beda saja, biasanya ceria kan"
"hehe iya, gakpapa, sudah, aku gak papa kok, makasih ya Hahyo sudah memperhatikan aku"
"iya, tapi oni kalau ada masalah beneran ya bilang padaku"
"iya"
terbilang Jira memang paling dekat dengan Ha hyo, karna memiliki kesamaan yaitu sama sama imut dan asik saat mengobol
waktu berlalu, sorenya, dimana Jira mendapatkan telfon dari Tarasha, tapi ia tidak mengangkatnya karna kerjaan, saat ia melihat hapenya, ia melihat disana pesan masuk dari Tarasha
yang menceritakan tentang bagaimana kehidupan Tarasha sekarang yang selalu dikasari oleh suaminya tapi kali ini tidak bisa melawan atau lari dari suaminya
disini Jira merasa terpukul, ia tidak tau harus melakukan apa, karna ia juga tidak bisa datang tiba tiba ke amerika
malam tiba, saat Jira selesai dengan pekerjaan nya, Jira yang selesai urusan dengan Yoongi pun bersiap siap pulang malam itu, tapi Yoongi menahan tangannya
"Jiraa" panggilnya
"yeeah oppa?" sapa Jira membalikkan badannya
"soal kemarin, maafkan aku ya, aku tidak sengaja menciummu" kata Yoongi
__ADS_1
"oh, kamu tau kejadian itu?" tanya jira kaget