
Jira sedikit ragu memakai baju pinjaman dari Ha hyo karna memang minim, sementara baju Jira masih kotor semua, dan masih baru mau ia cuci nanti malamnya
dan baju yang mengepas dengan badan Jira hanya baju milik Ha hyo, baju yang lain tidak ada yang pas selalu kalau gak kekecilan seperti baju Rain, bisa juga kegomboran seperti milik Je wook dan Sonara
setelah memakai baju milik Ha hyo, Jira keluar kamar dan untuk mencuci baju baju nya agar bisa ia pakai lagi, karna ia tidak mungkin akan terus memakai itu
saat mencuci baju, Namjoon datang akan mengambil makanan didapur tapi melihat Jira memakai pakaian itu, ia hanya terdiam sambil kembali teringat saat Jira hanya memakai handuk di hotel itu
seketika Namjoon memukuli kepalanya agar semua menghilang dari pikiran kotornya dan memutuskan pergi saja
Jira pun selesai, ia menjemur baju nya sebentar, sambil itu meninggalkannya untuk duduk bersama Taehyung
"apa ini?" tanya Jira melihat hape Taehyung
"bagus tidak, video hasil buatan ku dengan Jekey"
"wooh bagus"
Jira membahas disana bersama Taehyung dan Jungkook tentang beberapa video lucu mereka berdua, tapi tidak ada satupun dari mereka yang memengaruhi karna Jira memakai baju seksi alhasil Jimin kesal
"heii, kenapa kamu memakai baju ini?" tanya Jimin kepada Jira
"ohh kenapa Jiminie?" tanya Jira
"itu baju akan tidur kan, bukannya dipakai saat seperti ini"
"aku kan akan tidur juga sih?" jawab Jira
"oh iya juga"
Jira kembali kekamarnya, tapi saat ia membuka hapenya, ia mendapatkan pesan dari Hyun jun, tapi ia malas membukanya karna ia tau apa isi yang dibahas oleh Hyun jun dichat itu
hari berlalu, dimana Jira sedang bersihkan beberapa video lama yang sudah di up oleh bangtan, jadi sudah menjadi dokumen yang tidak perlu disimpan lagi
tak lama Jimin datang bersamaan dengan Yoongi yang juga duduk disamping Jira, seketika itu Jira berdiri
"Jiraaa kenapa?" teriak Yoongi
"aku lupa kalau ada urusan sama Kyung oppa"
"oh okeh"
Jira pun pergi, karna ia memang ada urusan dengan Kyung min tapi juga agar jadi alasan karna ia tidak mau mimpinya terulang didunia nyata
hari hari pun berlalu, bangtan melakukan comeback nya, dan semua staff dikerahkan
Jira mendapatkan telfon dari Hyun jun dan Jira mengangkatnya karna sudah lepas jam kerja, jadi bisa mengangkatnya
"halo, Jiraa" sapanya
"ya, halo, kenapa oppa?" tanya Jira
"Jira lagi sibuk kerja tidak?"
"iya, aku lagi di dorm, ada apa ya?"
__ADS_1
"aku mau ketemu, ada yang mau aku bicarakan"
"oh apa?"
"ketemuan sekarang bisa gak ya?"
"sekarang? malam ini? dimana?"
"biasalah, paling aman kita ketemu di Tofu"
"tofu ya? iya sudah aku siap siap"
"okeh"
Jira pergi mandi dan bersiap siap pergi, melihat kedua temannya masih tidur, jadi Jira pergi tanpa pamitan kepada mereka
saat keluar, Jira bersiap siap pergi, Tapi Yoonja menyapanya karna kebetulan Yoonja belum bisa tidur
"Yoonja?" sapa Jira
"nuna, kamu semalam ini mau pergi?"
"iya ada urusan, aku pamit duluan ya, karna aku rasa gak ada tuh yang bangun, jadi aku pamit kekamu"
"oh, ya sudah, kamu akan balik kesini atau pulang kerumahmu?"
"kerumahku saja, karna kamu tau bagaimana Taehyung kalau aku pulang, aku juga butuh ketemu sama appa ku, appa ku tinggal sendirian jadi perlu kuperhatikan"
"oh okeh deh aku akan jelasin sama Taehyung nanti"
"iya nuna ku paling imut"
"hah iyaa udah deh makasih"
Jira pun pergi dengan tenang karna Yoonja tau ia pamitan sekalian pulang jadi merasa aman, setelah sampai di Tofu resto, Jira masuk keruangan
seperti biasa, Jira masuk dan menyapa Hyun jun yang ada disana
"anyeong oppa" sapa Jira
"Jiraa, ya duduklah"
mereka memesan makanan juga disana sambil Hyun jun mengatakan jika ia sudah mempersiapkan apartemen baru untuk Jira
"aku datang membawa kan kabar baru buat kamu Jira" kata Hyun jun
"oh, apa?" tanya Jira
"kamu tau aku sudah membelikan mu apartemen"
"apartemen? lagi? kan aku tidak minta, oppa?"
"iya tapi aku kasih bukan satu atau dua unit"
"oh terus?"
__ADS_1
"aku sudah siapkan untuk beberapa unit"
"beberapa unit?"
"satu gedung penuh maksudnya sayang" kata Hyun jun menyentuh pipi Jira
tak lama salah satu pelayan mengantar makanan disana tak sengaja melihat kejadian itu dimana Hyun jun mengusap pipi Jira dengan tangannya dan mengatakan "sayang"
"ini pak.. oni.. atas pesanannya" kata pelayan
"iya makasih" jawab Hyun jun langsung berubah sikap tegas
setelah pelayan itu pergi baru mereka melanjutkan obrolan dimana Hyun jun menjelaskan jika ia sudah membelikan satu gedung apartemen dengan penuh satu isi isinya juga untuk Jira
"kamu serius oppa? untukku?" tanya Jira
"ya dong serius, udah kapan kamu bisa, kita pergi ke tempatnya, aku juga sudah siapkan uang buat balik nama, karna aku ambil kan pakai nama ku"
"oh okeh, besok siang deh, gimana oppa?" tanya Jira
"oh okeh, besok siang ya, kamu gak kerja?"
"besok masuk sore"
"okeh deh"
mereka pun lanjutkan makannya, sambil mengobrol kecil dengan Hyun jun disana dan membahas tentang 3 apartemen apartemen yang lama yang dibelikan oleh Hyun jun
"oh iya, gimana sama apartemen yang 3, yang untuk appa amma dan kamu?" tanya Hyun jun
"aku masih proses mengisi buat semua barang barang material disana" kata Jira
"kamu mengisi nya sendiri? pakai uang siapa?"
"pakai uangku, memang mau uang siapa? aku kerja kan"
"iyaa juga sih, terus jadi kamu isi semua pakai uangmu? kenapa gak minta aku? aku kan sudah bilang juga kalau kamu mau, pakai saja uangku, aku kasih kok berapa kamu butuh" kata Hyun jun
"jangan lah oppa, kamu sudah memberikan ku apartemen paling mahal ketiga tiganya dan sekarang juga masih baru membelikan aku satu gedung apartemen" kata Jira
"aku rela kok, apapun demi kamu juga"
"iya makasih, oh ya satu hal lagi" kata Jira
"apa?"
"kamu kapan saja minta jatah lagi, aku kasih deh selama aku tidak ada pekerjaan, aku akan datang ke apartemen kamu"
"kamu serius ini?"
"iya lah, aku tau kamu membelikan aku gedung apartemen itu mahal kan"
"iya gak begitu lah, demi kamu kan aku sudah bilang kasih semua saja aku rela"
malam itu, Jira pergi ke apartemen Hyun jun, dengan suka rela nya, ia memberikan jatah untuk malam ini, karna sebagai tanda terimakasihnya atas bukti pembelian
__ADS_1