Fake Face

Fake Face
60


__ADS_3

Jeung sang menceritakan semua nya tentang bos bya dengan hubungan nya pada Jira sementara Jira dan Choi shin a


"pak bos kok disini gak bilang?" tanya Jira


"biar sureprize, hehe" kata Choi shin a


"ahh bisa saja, saya kan bisa kontak kontak pak bos kalau begitu"


"iya gakpapa lah akhirnya ketemu kan?"


"iya pak"


Jira mengobrol disana, sampai selesai urusan mengobrol, Choi shin a mengantarkan Jira kembali keruangan nya dan disana lah semua teman satu staffnya heboh tapi Jira menanggapi biasa saja


bangtan pun selesai, ia mendapatkan semua piala kemenangan dan berbangga pulang dengan banyak tropi kemenangan


bangtan pulang kembali ke hotel untuk beristirahat karna sudah sejak siang hingga tengah malam mereka terforsir untuk acara award itu


saat Jira masuk kamarnya, ia tidak mendapati siapapun dikamarnya itu, ia meneriaki Kim in dikamar mandi tapi yang ada malah Hahyo


"Hahyo, Kimi kemana?"


"pergi oni tadi sih pamitan sama aku beli makan"


"oh"


Jira pun duduk menunggu Hahyo pergi mandi, karna urusan selesai, dan bebas tugas semua tinggal besok malam buat syuting run eps buat bangtan malam itu Jira duduk di atas ranjang tidurnya


tak lama Kimi datang..


"oni, waah pas deh, aku bungkus makanan dua" kata Kim in


"dua? buat siapa saja Kimi?"


"buat kamu oni sama Hahyo"


"loh kamu?"


"aku tadi sudah makan disana"


"oh, kamu pergi sama siapa?"


"hemm hehe" ucap Kim in memberikan kode dan Jira langsung paham


"emm, kalian udah beneran mulai dekat?" tanya Jira


"iya oni, tapi oni jangan bilang siapa siapa ya"


"pacaran?"


"iya"


"lah cepet banget?"


"nunggu apa? dia udah nyatain juga"


"iya juga"


tak lama Ha hyo keluar, bergantian Jira mandi, setelah mandi, Jira mulai makan, Kim in pergi mandi dan Hahyo pergi kekamar Rain


tiba tiba saat Jira makan, pintunya terbuka dan ada Taehyung masuk kamarnya


"ini hapemu" kata Taehyung

__ADS_1


"oh ada telfon?"


"ada tulisannya dari appamu"


Jira mengangkat telfon sebentar karna appa nya menanyakan kabar saja dan kembali makan


"aku mau lah Jira, aku belum makan" kata Taehyung


"oh ya udah berdua"


"males buat gerak"


"hemm"


Jira akhirnya menyuapi Taehyung dan mereka makan berdua, setelah cukup lama, Taehyung kembali kekamarnya untuk tidur begitupun Jira langsung naik ranjangnya dan tidur,


paginya..


"oni, coba pakai baju apa?" tanya Ha hyo


"gini bagus gak?" tanya Jira


"nah bagus, oni punya celana begini, beli dimana?"


"di street shirt, aku beli disana sama teman ku waktu sekolah"


"wooh. udah lama dong, tapi bagus sih"


"bagus kan? iya ini pakai saja bagus"


jadilah Jira memakai celana model kolor, sedikit berukuran besar tapi tidak terlalu kebesaran, dan baju yang sangat mini yang berukuran hanya diatas puser


Jira sudah rapi dan berjalan mengikuti Hahyo dan Kim in yang akan gabung ke kamar Kwan


"oppa? oppaaaaa"sapa Jira kepada Kyung min


"astaga iya, eh Jira, kamu gak salah pakai baju ini?" tanya Kyung min


"kenapa?"


"gak biasanya sih, kamu kan selalu pakai baju kaos yang lebar dengan celana jeans panjang"


"iya di amerika sedang musim panas, kalau musim panas disini, panasmya diatas korea jadi pasti akan membuatku gerah" kata Jira


"ahh mana ada, sejak kamu tidur satu kamar hotel sama Hahyo jadi sering memakai baju begitu" kata Namjoon


"lah gakpapa kan Namjoon oppa? bagus ini, stylish" kata Ha hyo


"iya, kalau kamu biasa make begini kamu malah meracuni dia, dia sebelumnya modelannya gak begini" sambar Hoseok


"ya biarin lah hyung, ini bagus kok, badan Jira kan bagus" jawab Taehyung


"emm bener Taehyungie" kata Hahyo


"terserah lah" jawab Hoseok


disana semua berkumpul dan membicarakan jika seharian mereka bebas untuk hari ini sampai nanti malamnya, dan disini Jira meminta ijin kepada Kwan dan Kyung min akan pergi menemui ibunya


"oh ya sudah Jira gakpapa"


"Jiraa, aku ikut" kata Taehyung


"ngapain kamu ikut, dia ngurusi pribadinya" kata Kyung min

__ADS_1


"dia kan harus mengurusi ku, lagian aku hanya ikut hyung, tidak mengganggunya" kata Taehyung


"ya udah terserah kata Jira nya"


"yaudah kalau mau ikut" kata Jira


"Jiraa aku ikut juga lah" rengek Hoseok


"lah ngapain hyung ikut?" tanya Taehyung


"aku ingin lah ikut kemana aja, pastinya Jira akan jalan ke tempat yang pernah dia datangi, tapi aku kan gak tau tempat tempat disini" kata Hoseok


"iya udah" jawab Jira


akhirnya semua member bangtan memutuskan untuk ikut dan akhirnya yang ikut 7 member bangtan dan Beong park, sisanya tidak ikut


setelah mereka pergi, Jira pergi menuju rumah ibunya, yaitu rumah lamanya


"ayo masuk" ajak Jira saat masuk ke halaman rumah depan ibunya


"ini rumah siapa?" tanya Hoseok


"ini rumah lama aku, dulu aku dan mama ku disini tinggal" kata Jira


"ahh rumahnya rapi sekali, ibumu masih tinggal disini?"


"iya mungkin"


saat masuk, orang asing yang keluar..


"ya, ada yang bisa saya bantu?"


"iya, permisi ya buk, ini yang punya rumah dimana? saya Jira, anak nya bu Tarasha yang punya rumah" kata Jira


"oh Jira yang di korea sama ayahnya?"


"iya bu saya"


"oh, saya tau dari Tarasha soal kamu, saya temannya Tarasha tapi saya mengontrak dirumah ini"


"oh terus mama saya tinggalnya?"


"ikut suaminya kan"


"oh, bisa minta alamatnya?"


"bisa, tunggu"


setelah mendapatkan alamatnya, Jira pun pergi bersama bangtan disana, karna Jira menggunakan bahasa inggris nya lancar selama di amerika, jadinya Namjoon yang menerjemahkan ke bahasa koreanya


setelah sampai dirumah berikutnya, Jira masuk, mengetuk pintu rumah itu, tak lama seorang lelaki membukanya


"Jiraaa" sapa suami Tarasha


"mana mama" kata Jira dengan singkat


"ngapain kamu nyari mama mu lagi? bukannya kamu pergi meninggalkan dia untuk tinggal sama appa mu?" tanya nya


"itu bukan urusanmu, jangan ikut campur mau aku gimana juga bukan urusanmu pak" kata Jira


seketika semua member bangtan dan juga Beong park disana terdiam karna baru ini mereka melihat sikap Jira yang dewasa dan tegas tidak seperti biasa biasanya yang seperti anak kecil dengan aigo aigo nya ketika meminta apapun ia ingini


tapi tak disangka, Tarasha keluar dan memeluk Jira, disana suami Tarasha hanya diam, karna bingung mau melakukan apa juga, melarang juga tidak mungkin

__ADS_1


__ADS_2