Fake Face

Fake Face
58


__ADS_3

Kim in pun mendekati arah Jung sung, lalu menyapanya dan menanyakan ada apa mencarinya


"Jung" sapa nya


"Kimi? ya?" sapa Jung sung


"tadi oni bilang nyari aku"


"oni?"


"oni Jira"


"astaga"


"kenapa?"


"tidaak, kamu dikerjain sih sama nuna" kata Jung sung


"astaga iya kah?"


"iya"


"hahah keselin banget ya, yaudah deh aku temui oni lagi"


"emm Kimi" sapa Jung sung


"yaa?"


"boleh aku minta nomor telfon?"


"nomorku?"


"iya, boleh?"


"buat apa?"


"ya buat tambah teman dan kontak"


"ahh boleh boleh"


mereka barulah bertukar kontak disana, dan setelahnya Kim in kembali ke ruangan wardrobe sambil mengomel kepada Jira


"oni, ah oni buatku malu saja" kata Kim in


"apa Kimi?"


"gak nyari aku kok dia"


"ah masak sih?"


"iya"


"terus bilang apa dia?"


"ya gak bilang apa apa, kamu kerjain aku ya?"


"masak sih? selain itu?"


"ya tadi cuma minta nomorku"


"nomor? nah itu"


"nah itu apa?" tanya Kim in bingung


"ya itu, dia suka sama kamu, minta bantu aku buat deketin kamu tapi aku nolak, biar dia berusaha sendiri, dan minta nomormu kan? ya buat awalin kenalan itu" kata Jira


"astaga oni ih"


"serius"

__ADS_1


"oniii"


Jira memberikan buku laporan sudah dituliskannya dan pergi keluar, tak lama malah ditabrak oleh Taehyung dan Jungkook yang sedang sibuk kejar kejaran


membuat Jira pun terjatuh dan tak sengaja roknya tersingkap keatas memperlihatkan paha paling atas dan nyaris terlihat bagian sensitifnya


dan kejadian itu disada oleh Seokjin yang tadi tertawa karna melihat Jungkook dan Taehyung kejar kejaran malah bengong melongo melihat rok Jira yang terbuka itu


"aduuuh jekeey... V..." teriak Jira kesal


"aduh maaf maaf Jira, dia sih kejar aku" kata Taehyung


"kamu duluan kan hyung, jangan mulai makanya hyung" gerutu Jungkook


"aduh kah, untuk bisa bangun aku kan" kata Jira


setelah kembali bangun, Jira melakukan aktifitasnya lagi, tapi Seokjin malah duduk dan memikirkan apa yang baru saja terlihat matanya


tak selang beberapa lama, hape Jira berbunyi, dan telfon dari Choi shin a, Jira mengangkatnya dan Choi shin a berada didepan dorm nya pas


Jira segera pergi dan menemui Choi shin a


"pak, masuk?" tanya Jira


"sudah sudah, saya masih ada pekerjaan, ini makanan saya bilang, dimakan ya" kata Choi shin a


"iya pak, makasih ya pak, makasih"


"iya, sudah ya saya pergi"


"iya pak" kata Jira


Jira pun masuk dan membawa makanan itu kedapur lalu mencicipinya, tak lama Seokjin mencium aroma makanan langsung mendekati dapur


"emm Jiraaaa" kata Seokjin


"ini enak banget wanginya, aku boleh ya minta ya" rengek Seokjin


"iya, sana ambil sumpit"


"okeh"


Seokjin makan dan mencicipi makanan itu tapi entah mengapa malah mata nya mengara ke paha Jira dan membuatnya menelan ludah karna saat duduk itu juga memang paha Jira terbuka sedikit dan sangaaaat terlihat mulus di mata Seokjin


"astaga sadaaar" ucap Seokjin pelan


"hah? apanya?" tanya Jira


"oh?"


"apa nya sadar? maksudnya apa?"


"ini, masakannya, enaaak banget rasanya, jadi sepertinya aku gak sadar deh" jawab Seokjin berbohong


"oh"


malamnya, Jira tidur dan paginya bangun, waktu berlalu begitu cepat dan dimana waktunya Jira pergi ke amerika setelah 5 tahun lebih ia tidak pernah datang sama sekali


semua persiapan, Jira pun sama, saat di pelabuhan, mereka pun naik ke pesawat dan terbang, setelah di amerika, Jira turun dari pesawat terbang itu dan keluar dari bandara


seketika Jira menarik napasnya dan merasakan udara di sana, ditempat yang dulu pernah ia tinggali dan kini sudah tidak pernah didatangi


"Jiraa" sapa Kyung min


"yaa oppa" kata Jira


Kyung min mengode untuk masuk ke mobil dan pergi ke hotel, saat perjalanan, Jira memerhatikan sekitaran jalan sana tapi memang tidak ada perubahan, membuatnya senang


"berapa lama kamu tidak kesini?" tanya Beong park

__ADS_1


"hemmm..." ucap Jira


Jira menarik napasnya perlahan, ia menghembuskan nya perlahan lalu menjawab pertanyaan Beong park


"aku tidak datang hampir 6 tahun" kata Jira


"ahh" ucap Beong park


"aku rindu rumah mama, semoga mama ku baik baik saja" kata Jira


mendengar itu, Beong park turut prihatin dan ia menyentuh tangan Jira, Jira yang melihat kearah Beong park yang tersenyum kearahnya pun menggenggam balik tangan Beong park dengan kedua tangannya


"mama kamu pasti baik baik saja, aku yakin" kata Beong park sambil mengusap kepala Jira


Jira tersenyum kearah Beong park dan masih menggenggam tangan Beong park disana


kebetulan dalam satu mobil dengan Kyung min saja, Kyung min ada di samping supir sementara Jira dan Beong park ada di belakang


setelah sampai di hotel, mereka turun, lalu mengambil kunci kamar mereka masing masing dimana sudah mereka sewa satu lantai full kamar hotel khusu untuk bangtan dan para staffnya


"sudah ya pembagian kamarnya paham?" tanya Kwan


"iya hyung" kata Kyung min


"oh ya, untuk berkumpul membahas apapun nanti kumpulnya dikamar saya, saya satu kamar dengan Min dan beberapa staff kameramen" kata Kwan


mereka pun masuk kamar yang sudah ditentukan, kali ini Jira tidak satu kamar dengan Je wook dan Sonara tapi dengan Kim in dan Ha hyo


"oni, aku tidak bisa tidur ditengah, kamu saja ya" kata Ha Hyo


"oh ya gakpapa"


"kenapa sih Hahyo? sama aja lah, kalau oni gak mau tengah aku tengah deh" kata Kim in


"iya gakpapa, aku saja tengah" kata Jira


"beneran?" tanya Kim in


"iya, iyaa, aku pergi mandi dulu ya" kata Jira


"yaa oni"


Jira sedang mandi tiba tiba Taehyung mengetuk kamar hotel Jira, lalu Kim in membukakannya


"Kimi, aku mau ambil hapeku ditas Jira" kata Taehyung


"oh, oni masih mandi oppa"


"ya udah tas nya saja mana aku bawa"


"oh iya iya"


Taehyung membawa satu tas milik Jira berisi barang barang pribadi Jira dan Taehyung, lalu Jira selesai dan Kim in gantian akan mandi


"eh iya oni, tadi Taehyung datang, ambil tasmu" kata Kim in


"oh ya sudah biarin, ada barang dia juga"


"oh yaudah, aku takut kamu gak tau nanti nyariin"


"iya iya sana mandi dah, makasih ya"


"iyaa oni"


Jira memilih baju, tapi saat pilihan baju Jira dirasa Ha hyo jelek dan gak bagus, ia pun mengambil celana panjang Jira dan menggantinya dengan celana pendek nya


"Hahyo? kenapa?" tanya Jira


"masak siang siang begini kamu pakai baju ini, ini terlalu panas deh oni"

__ADS_1


__ADS_2