Fake Face

Fake Face
79


__ADS_3

"setiap orang butuh privasi termasuk aku kepada orang tuaku, aku sudah besar tidak seharusnya orang tuaku tau bagaimana aku diluar rumah" kata Jira


Jira menyuruh member bangtan beristirahat, di apartemennya ada 2 kamar, kosong, sebenarnya ada 3 tapi yang ruangan kamar paling besar untuk Jira sendiri


sementara bangtan mengatur kamar mereka menjadi dua, dan pilihannya adalah


dikamar satu ada Jimin, Hoseok, Seokjin dan Yoongi


dikamar dua ada Namjoon, Taehyung dan Jungkook


sementara Jira masuk kamarnya lalu mandi dan keluar dari kamarnya setelah selesai mandi


tak lama member bangtan berdatangan dan duduk bersama Jira di depan televisi sambil menonton drama


sejak inilah bangtan tau dimana alamat apartemen Jira, dan saat mengobrol bersama inilah mereka mengatakan masih tidak percaya


jika Jira memiliki apartemen mewah juga, dan disini juga Jira mengatakan kepada mereka jika mereka juga harusnya ada investasi apalagi uang mereka sekarang udah berhamburan dimana mana atm nya ada dan terisi


bangtan mulai berpikir benar atas ucapan Jira jika mereka harus membeli apartemen, entah untuk orang tua atau diri sendiri apalagi untuk keduanya itu jauh lebih bagus


"aku ada rencana itu, tapi waktu yang belum siap aku pakai, masih terlalu sibuk Jira" kata Seokjin


"ya bisa lah suruh siapa buat nyarikan, kamu kan ada amma atau hyungmu saja" kata Jira


"iya juga ya, hyung ku seleksi tempat tempat, dia pintar memilih" kata Seokjin


semua membahas disana, memikirkan jika Jira benar, bangtan juga butuh privasi masing masing, butuh tempat tinggal juga untuk mereka entah mau sama ayah ibu dan keluarga nya atau dengan pacarnya nanti


karna buat apa juga uang mereka banyak tapi belum juga mereka pakai


"tapi jangan lupa, apa pun kalian lakukan, kalian kan butuh buat konfirmasi dulu sama staff utama kalian apalagi pak Kwan dan pak Shihyuk" jawab Jira


"waah bener juga" jawab Namjoon


malam pun tiba, Jira pergi kekamarnya akak tidur, tapi yang ada karna keusilan Jungkook yang ikuti Jira masuk kamarnya seketika Jungkook teriak girang melihat ranjang tidur yang sangat luas


"Jiraaa, wooah, ini lebar sekali, besarnya ranjang ini" kata Jungkook


"Jekey.. apa sih, kenapa disini?" tanya Jira


"hyooong sini hyoong" teriak Jungkook kepada Taehyung dan Jimin


keduanya masuk dan tidur diatas ranjang Jira, diikuti member lain juga masuk


"wooah, ini kamar mu Jira?" tanya Hoseok


"iya, kamarku Hobi, aku memang ambil kamar yang paling besar buatku" kata Jira

__ADS_1


"ahh, Jiraa, aku tidur disini saja lah" kata Seokjin


"nah iya hyung, tidur disini saja" jawab Taehyung


"lah kenapa malah pada tidur disini?" tanya Jira


malah semua member memutuskan tidur dikamar Jira, karna ranjang Jira yang besar dan panjang itu bisa untuk tidur 7 member bangtan


"Jiraa ini boneka dariku" kata Hoseok


"hehe iya, aku tidur selalu harus disampingnya, sini mana, aku bawa" kata Jira


Jira selalu membawa tidur boneka merah berbentuk crab itu dari Hoseok, selain karna dari Hoseok, member paling dekat dengannya tapi juga karna Jira memang sangat suka boneka bentuk hewan itu


alhasil Jira mengalah saja, ia tidak jadi tidur disana tapi di kamar tamu pertama, karna tidak mungkin juga Jira tidur bersama 7 orang lelaki


paginya.. Jira bangun, ia mandi langsung dan mengambil baju dikamarnya, terlihat bangtan masih tidur, jadi ia mengambil baju dan langsung keluar untuk memakai baju di kamar tamu saja


selesai nya, Jira duduk didepan televisi, sambil menunggu waktu karna Hay un bilang akan datang


tak lama malah suara bel kamarnya terdengar, Jira membukakan pintunya tapi disana yang ada hanya Choi shin a


"pak?" sapa Jira


"hai Jira"


"masuk lah pak, ini kok pak bos tau apartemen saya?" tanya Jira


"oh pak bos janjian sama Hayun juga kesini?" tanya Jira


"tidak sih, memang nya Hayun mau kesini?"


"iya mau datang, tapi siangan nanti masih 2 jam lagi lah kira kira"


"oh, tidak saya tidak janjian, saya datang buat tanya hapenya gimana?"


"oh ini pak, saya suka, makasih pak" kata Jira


"iyaa, kamu suka kan? kalau tidak suka, saya akan carikan lagi gimana?"


"ahh ini sudah sangat suka pak"


"emm bagus deh"


Jira pergi membuatkan minuman panas untuk Choi shin a, disana Choi shin a bingung dengan sepatu yang didepan pintu waktu masuk kenapa banyak


karna jika itu koleksi Jira juga, masak Jira memakai sepatu pria terus atau mungkin ada tamu

__ADS_1


bersamaan dengan Jira datang membawa minuman panas untuk Choi shin a, Namjoon bangun dan melihat ada Choi shin a, ia pun hanya diam dan memerhatikan dari cela pintu yang sedikit terbuka


"ini pak minumannya" kata Jira


"iya makasih, oh ya Jira, itu sepatu banyak begitu apa kamu sedang ada tamu atau koleksi kamu?" tanya Choi shin a


"oh itu sepatunya bangtan pak, bangtan sejak kemarin menginap disini, karna hari ini kan tidak ada jadwal apapun" kata Jira


"oh ada bangtan?"


"ada, tapi bangtan saja, staff staff tidak kok, mereka pada tidur juga" kata Jira


"ahh"


disana mereka mengobrol beberapa hal tentang hape disana setelah minuman habis juga Choi shin a pun pamitan, Jira mengantarkannya sampai depan dan Jira masuk kembali lalu duduk lagi didepan televisinya


tak lama Namjoon mendekati arahnya dan duduk juga disampingnya


"kamu sudah bangun?" tanya Jira


"emm baru bangun" jawabnya


"oh yasudah lah sana mandi"


"ahh kalau sepagi ini dingin"


"kan pakai air hangat bisa"


"iya tapi tidak ah, nanti saja"


"iya sudah"


"emm Jira, itu di balkon bisa lihat apa saja? " tanya nya


"ayo kesana, disana bisa lihat keramaian hongdae, tapi kalau malam, pagi biasanya ya kesibukan jalanan saja"


mereka menuju ke balkon berdua, dan Jira duduk disamping Namjoon di sofa yang ada di balkon nya, Namjoon menatap wajah Jira


"Jiraa" sapa Namjoon


"emm" jawab Jira


"tidak, bagus sekali ini awannya pagi pagi" kata Namjoon


Jira melirik arah Namjoon karna apa yang dikatakan Namjoon itu tidak menyambung sama sekali, tiba tiba membahas awan, itu membuat Jira aneh


Jira meliriknya dan seketika teringat tentang beberapa kali Namjoon mencoba menciumnya tapi gagal akhirnya Jira mendekati wajahnya dan mencium pipi Namjoon, meskipun harus mengangkat badannya dengan kaki menjinjit agar nyampek bibirnya ke pipi Namjoon

__ADS_1


seketika Namjoon menatap arah wajah Jira dan menatapnya dengan tajam


"kamu berapa kali kan gagal dapatkan itu? jadi aku kasih ini" kata Jira


__ADS_2