Fake Face

Fake Face
70


__ADS_3

"emm Jira kamu mengantuk? tidurlah" kata Choi shin a


"emm aku tidak bisa tidur kalau tidak mandi dulu pak, aku pergi mandi ya" kata Jira


Jira masuk kamar mandi, mandi, lalu memakai baju nya yang itu lagi karna tidak membawa baju lagi dan keluar dari kamar mandi, terlihat Choi shin a sudah membuka semua bajunya kecuali celana kolornya sedang duduk santai di atas ranjang sambil menonton televisi


sementara Jira duduk disamping Choi shin a karna disana tidak ada sofa dan hanya ada kursi satu itupun untuk tas Jira, Jira pun duduk disamping Choi shin a dan mengambil hapenya


saat Jira bermain hapenya, Choi shin a mengendus wangi Jira yang baru mandi, dan Jira berpamitan untuk tidur duluan


"emm pak, Jira tidur duluan ya" kata Jira


"oh iya iya"


Choi shin a pun juga tidur disamping Jira dan mereka memberikan sekat ditengah dengan guling disana, saat Jira sudah mulai tidur, Choi shin a menatap wajah Jira dan mendekatinya


Choi shin a berpikir, baru pertama kali dalam sejarah hidupnya, ia mencintai gadis dengan sepenuh hati, ia tertarik pada sosok gadis lugu, yang terlihat polos namun lucu dengan sebesar ini, bahkan kini tidur dalam satu ranjang yang sama karna ia sebelumnya tidak pernah melakukan ini kepada siapapun termasuk mantan istrinya


bahkan disaat ada kesempatan dirinya untuk melakukan hubungan terlarang dengan Jira disana ia tidak tega melihat Jira dengan polos untuk ia paksa layani keinginannya semalam saja


paginya...


Jira bangun lebih dulu, melihat sudah tidak ada Choi shin a, ia pun turun dari ranjang dan mendengar ada suara mandi, tak lama Choi shin a keluar dari kamar mandi


"Jiraa, sudah bangun ya?" sapa Choi shin a


"hehe iya sudah tadi, aku pikir pak bos gak ada" kata Jira


"iya masih mandi, ini baru selesai"


Jira masuk kamar mandi untuk mencuci muka saja dan keluar lalu melihat Choi shin a malah masih asik dengan hapenya


karna itulah Jira pun mengambil pengering rambut di meja itu dan mencolokkannya


"emm kamu mau pakai?" tanya Choi shin a


"aku mau pakaikan kamu kok, duduk saja pak, aku yang keringkan rambutnya, kalau kamu masih sibuk dengan hapenya"


"ahh baiklah"


Choi shin a menuruti saja, karna ia memang sedang sibuk urusan hapenya dan ia menyelesaikannya lebih cepat lalu melihat kearah Jira yang megeringkan rambutnya, dan Choi shin a tersenyum lebar disana


"sudah deh" jawab Jira dengan imutnya


"makasih" kata Choi shin a

__ADS_1


"sama sama pak" jawab Jira


Jira meletakkan lagi pengering rambut itu dan melepaskan kabelnya tapi malah Choi shin a menahan tangan Jira


Jira pun melirik kearah wajah Choi shin a dan menanyakannya


"ya pak? kenapa?" tanya Jira


"Jira, bisa saya bicara serius?"


"oh, bisa pak, bisa, soal apa ya?"


"soal hati"


"hati? kenapa ya pak maksudnya?"


"saya suka sama kamu"


seketika itu Jira terdiam, ia membuang tatapannya dari wajah Choi shin a disana


"aku mulai menyukai kamu dengan ketulusan, aku serius Jira, aku suka sama kamu"


"paaak, saya hanya kameramen biasa, saya pikir bapak bisa mendapatkan yang jauh lebih berkelas dari saya"


"tapi saya.." ucap Jira terpotong


belum selesai bicara, Choi shin a menahan bibir Jira dengan bibirnya dan menciuminya, seketika itu, Jira hanya diam, sambil ia membuka matanya, padahal biasanya ketika ia berciuman, ia akan menutup matanya untuk menikmatinya


hingga ciuman itu berakhir karna suara ketukan dari pintu kamar itu


"maaf pak, saya mau buka kan pintu dulu" kata Jira


Jira berjalan kearah pintu dan melihat pelayan hotel yang mengirimkan breakfast untuk setiap tamu yang membayar untuk menginap 24 jam


"ini nuna, breakfast dari hotel kami untuk costumer yang membayar 24jam penginapan" kata staff disana


"ahh baiklah, terimakasih oppa" jawab Jira dengan ramah


Jira mengambil nya dan mambawanya masuk lalu menawarkan kepada Choi shin a, tapi malah Choi shin a menarik kembali tangan Jira


"paaak, tolong, ini saya mau berikan ini saja" kata Jira


"kamu belum jawab saya, apakah kamu menerima saya?" tanya Choi shin a


"pak, saya tidak bisa menjawabnya karna terlalu cepat, anda belum kenal saya jauh, saya pikir kita butuh waktu lebih panjang lagi untuk saling mengenal" kata Jira

__ADS_1


"saya akan tunggu, okeh, sekarang kamu mau pergi kemana? biar aku antar"


"aku pulang ke apartemen saja pak"


"apartemen?"


"apartemen orang tua saya" jawab Jira


"ahh baiklah"


Jira dan Choi shin a pun cek out meskipun belum 24 jam tapi sudah mereka tinggalkan dan breakfast tadi juga diberikan kepada staff disana saja lalu memanggil taksi dan pergi ke apartemen Jira yang diakui apartemen milik orang tuanya


hari berlalu, pagi itu, Jira diapartemennya sedang duduk di depan cermin dan menatap kearah wajahnya sendiri


ia memikirkan soal Choi shin a, ia tidak pernah merasakan seperti ini dekat dengan lelaki, ia merasa jika ada yang salah karna ia sejak tadi merasakan deg deg jantungnya


setelah di apartemennya, Jira pun memutuskan tidur saja, karna besok pagi sudah persiapan ia akan pergi bekerja lagi, karna hanya ada libur 3 hari saja


meninggalkan Jira yang tidur kita pergi ke tempat Kyung min dan Kyung rae, adik kakak yang sama sama kenal Jira, kakaknya karna satu kantor tapi teman adiknya saat sekolah


"oppa" sapa Kyung rae


"hemm, iya"


"kamu kapan datang?"


"semalam, kamu pas tidur itu"


mereka mengobrol disana sambil makan pagi, karna waktu itu masih pagi, jadi ini obrolan pas ketika Jira dan Choi shin a masih di kamar hotel


"tunggu deh oppa, kamu dari mana?" tanya Kyung rae


"kerja lah dek" kata Kyung min


okeh kita singkat disini jadi tulisan Min dan Rae saja, karna belibet juga ya.. baiklah lanjut..


"kerja? bukannya libur? kok Jira libur oppa? dia kemarin janjian sama aku dan teman temanku seharian loh jalan" kata Rae


"oh iya kameramen saja memang yang libur, jadi yang lainnya tidak lah, masuk tetap di dorm bangtan juga ke agencinya" jawab Min


"oh, terus kamu? bukannya katamu, kamu kameramen?"


"aku kepala kameramennya, ya aku masih harus masuk, baru hari ini saja dek dapat libur, sehari ini, besok masuk lagi bareng juga kok sama bangtan dan kameramen lainnya termasuk Jira" kata Min


"oh, gitu tah, hemm jadi beda ya?"

__ADS_1


__ADS_2