Fake Face

Fake Face
61


__ADS_3

"ma, kamu baik baik saja?" tanya Jira


"kamu tau alamat ini dari mana?" tanya Tarasha


"dari ibu yang mengontrak dirumah lama kita, dia kasih alamat ini, mama ikut Jira ya kita mengobrol" kata Jira


Jira membawa pergi ibunya dan member bangtan pun tidak mau mengganggu dulu dan memberikan waktu Jira mengobrol


disana, Tarasha menjelaskan yang terjadi semuanya tentang perlakuan kasar suaminya kepadanya dan semua didengar Jira membuatnya kesal


"yaudah ma, mama balik, ikut aku ke korea" kata Jira


"mama tinggal dengan siapa dan dimana nak disana, mama gak ada saudara atau siapapun disana"


"tapi kewarganegaraan mama kan sudah pindah korea kan ma?" tanya Jira


"iya, mama gak pernah ganti lagi"


Jira menjelaskan jika ia sudah menyiapkan apartemen untuk ibunya dan menjelaskan juga sudah memberikan untuk ayahnya, disana akhirnya Tarasha masu ikut dengan Jira


tidak peduli lagi, Jira kembali kerumah suami Tarasha dan mengambil beberapa baju milik ibunya


"mama ikut tinggal di korea denganku, saya atas nama mama membatalkan pernikahan kalian" kata Jira


"oh tidak bisa begitu, kamu membayar kerugian ku dan aku akan memenjarakanmu"


"penjarakan saja, maka impas aku juga memenjarakanmu atas perlakuan kasarmu


karna memang merasa salah jadilah suami Tarasha tak berani mengelak dan membantah lagi, dan Jira membawa ibunya pergi


di hotel tinggal Jira, Jira menjelaskan semuanya kepada Kwan dan hanya berdua dengan Kwan membicarakan soal ibunya itu dan Kwan memberikan ijin Jira akan pergi membawa ibunya


malamnya tiba, dimana Choi shin a menelfon Jira, Jira yang baru selesai mandi mendapatkan telfon langsung mengangkatnya ternyata Choi shin a mengajaknya jalan keluar


Jira menyanggupinya karna malam itu juga masih tidak ada kerjaan, free work, jadi bisa pergi juga


setelah Jira bersiap siap, ia pamitan kepada ibunya dan juga kepada Hahyo dan Kim in, juga menitipkan ibunya kepada mereka


"halo, Jira?" sapa Choi shin a


"ya pak, ini saya baru keluar kamar hotel"


"oh yaudah, saya ada di lobi"


"oh baik pak"


Jira turun, melihat Choi shin a dan ia pun pergi berdua untuk makan malam, mereka mengobrol disana dan makan berdua diluar itu membuat Choi shin a semakin yakin atas keputusan nya menyukai Jira


setengah makan, Jira pamitan pergi ke toilet menigggalkan hapenya


dan Choi shin a disana melihat ada hape Jira, ia penasaran dan melihat layar hape Jira tapi sayangnya terkunci, dan ia tidak tau apa pasword sandinya

__ADS_1


tak lama Jira kembali


"Jira, habis ini mau kemana?" tanya Choj shin a


"emm tidak tau deh pak, saya ikut saja"


"jalan sebentar ya disekitar sini"


"iya udah"


mereka lanjut makan lalu jalan, dan setelah jalan dipinggiran taman yang tak jauh dari restoran makan mereka


saat jalan, Choi shin a mulai menanyakan tentang beberapa hal sebagai tanda untuk mulai saling mengenal hingga akhirnya pancingan Choi shin a masuk dimana Jira membahas tentang beberapa nomor kombinasi


"kamu kelahiran tahun berapa?" tanya Choi shin a


"aku kelahiram tahun 94 pak, tanggal dan bulannya juga cantik, di tanggal 2 bulan ke 2"


"oh jadi tanggal 2 bulan 2 tahun 94?"


"iya"


"itu apa jadi angka kesukaan mu?"


"bukan juga sih, aku suka angka 98"


"98? oh 9 dan 8?"


"ahh"


padahal sudah detail sekali Jira menjelaskan itu, semua nya kepada Choi shin a, tapi Choi shin a masih bingung harus mengombinasikan bagaimana angka angka itu, dibanding Namjoon, lebih cepat tangkapan Namjoon dalam membuka sandi hape Jira


malam itu berakhir, sampai Jira diantarkan pulang..


"bangtan balik kekorea kapan?" tanya Choi shin a


"emm besok malam masih syuting pak, jadi lusa siang nya"


"oh"


"pak bos kapan? masih lama ya?"


"besok pagi, saya ada urusan besok malamnya"


"ohh, yaudah pak, hati hati ya dijalannya"


"oh iya Jira makasih"


Jira masuk kedalam hotel lalu pergi ke kamarnya dan tidur sementara Choi shin a menemui Jeung sang yang menunggunya di apartemen


"gimana pak?" tanya Jeung sang

__ADS_1


"berhasil mengajak makan malam"


"ahh bagus dong, semakin dekat ya pak?"


"begitulah, sedikit tapi pasti"


"haha iya"


hari berlalu, paginya Choi shin a pergi dan ia juga berpamitan kepada Jira lewat pesan chat jika akan pergi pulang duluan ke korea, tapi Jira tidak sempat membacanya


Jira pergi kekamar Kwan untuk beberapa urusan disana dan mereka pergi akan jalan jalan pagi itu dan Jira yang akan mengajak mereka berkeliling


"oh yaudah ma, beneran ya, nanti telfon aja kalau ada apa apa" kata Jira


"iya nak, kalian hati hati ya"


"ya ma"


semua mengajak Tarasha, tapi Tarasha menolak, ia mengatakan ingin banyak istirahat saja dan akhirnya Jira pun pergi dengan semua staff dan ketujuh member bangtan


Jira berjalan keliling banyak tempat, mulai dari mall, toko toko baju, dan banyak tempat lainnya, tak mau kelupaan semua membeli barang yang mereka inginkan khas amerika


selama jalan, Jira bergandengan dengan Hoseok dan Taehyung, karna memang setiap jalan, Jira selalu bergandengan dan beriringan dengan Hoseok tapi karna Taehyung merasa cemburu jadilah Taehyung ikut nyempil


setelah puas jalan jalan, malamnya baru Jira, staff kameramen dan bangtan siap untuk syuting Run eps


"Jiraaa" teriak Kyung min memberikan kode untuk mulai on frame


"yaa, sudah" jawab Jira


hari setelah syuting berlalu, Jira dan semuanya kembali ke hotel, semua tidur tapi Jira masih sibuk dengan pekerjaannya di laptop kamarnya bersama Rain, Won seo dan Kyung min hingga larut malam


"coba yang ini kirim aja sulu ke Yung oppa" kata Jira kepada Won seo


"lah, aku kirim sudah, ini Dong hyung minta kiriman ulangnya" jawab Won seo


"sini coba aku lihat"


Tarasha disana melihat bagaimana pekerjaan anaknya yang sangat berat jadi pantas saja jika Jira bisa membelikan apartemen mewah, disini rasa bersalah Tarasha terasa karna sempat menyia nyiakan anaknya


paginya tiba, Jira dan beberapa staff bergadang semalam tidur dulu beberapa jam hingga siangnya mereka persiapan cek out dan pergi kembali ke korea


setelah semua persiapan dan merekapun terbang


"sudah ma?" tanya Jira


"sudah, mama siap" jawab Tarasha


mereka pun naik ke pesawat dan kembali ke korea, sesampainya, Jira diberikan izin untuk langsung pulang saja karna kan membawa ibunya, baru Jira mengantarkannya langsung ke apartemen untuk Tarasha


setelah masuk, Jira menjelaskan semuanya, dan Tarasha begitu bahagia

__ADS_1


__ADS_2