
saat Jira membersihkan itu, Jimin mendekatinya dan berbisik
"ayoo" ucap Jimin ditelinga Jira
"Jimin, disitu ada Yoongi, jangan sembarangan" kata Jira
seketika Jimin melepaskan tangannya dari pinggang Jira dan melihat disisi ranjang itu benar saja ada Yoongi
"Jimin-ahh" kata Yoongi menyapanya
"hyung? kamu sejak kapan disitu?"
"aku sejak tadi"
"apa yang kalian lakukan sejak tadi disini?" tanya Jimin
"hei, kamu yang melakukan apa disini, dia kan kameramen ku, wajar lah, lagian ini aku laporan ke dia kalau aku sudah rekam rekam buat story ku, tambahan video video ku" jelas Yoongi menunjukkan kameranya
"ahh"
"kamu ngapain? hayo?"
"aku hanya bosan dikamar tadi, karna kan disana sudah selesai urusanku, jadi aku kesini"
"hemm"
Jira pun hanya diam disana, dan Jimin disana juga menjelaskan semeyakinkan mungkin, Jira pun sampai selesai membersihkan meja itu, ia meninggalkan keduanya disana
lalu Yoongi dan Jimin pun pergi dari kamar itu juga, Jira sibuk lagi menemui Kyung min dan membantu Kyung min disana
hari berlalu....
saat malamnya, Jira bersiap siap tidur, besok sorenya sudah persiapan pulang kembali ke korea, Jira tidur dan paginya bangun, ia membangunkan staff lainnya disana
dan semua staff berbagi tugas untuk membantu packing kembali persiapan kembali nya mereka ke korea
sementara Jira membersihkan barang barang dikamar itu, staff lainnya yang sudah selesai membersihkan barang barangnya pergi kembali keluar dan masuk lagi
tak lama Jira ingin mengambil charger hapenya yang dibawa oleh Namjoon, karna ia dan Namjoon sering pinjam pinjaman charger entah charger laptop atau hape
saat masuk kamar Namjoon, tidak ada Namjoon disana tapi ada Jimin sendirian, ia pun perlahan mengambil charger itu agar tidak membuat Jimin terbangun tapi ternyata Yoongi juga masuk kekamar itu karna melihat Jira masuk kamar itu
"Jiraa" sapa Yoongi
"oppa?" sapa Jira kaget
tak lama malah Jimin ikut bangun dan kini Yoongi dan Jimin berada didepan hadapan Jira, Jira bingung melakukan apa, tapi dia lupa jika ia masih memakai pakaian tidur minidres tipisnya dan itulah yang membuat Jimin dan Yoongi tergoda
Jimin menarik Jira keatas ranjang lalu Yoongi mendorongnya dan baju Jira tersingkap memperlihatkan bagian sensitifnya hingga ke perutnya
__ADS_1
Jimin menarik paksa baju Jira, tapi Jira menahannya, sampai akhirnya Jira menangis, seketika keduanya tidak tega dan akhirnya mereka melepaskan Jira disana
Jira berusaha lari kembali kekamarnya tapi ia tersandung entah apa yang membuatnya terjatuh, dan seketika itulah Jira bangun dari mimpinya
ternyata apa yang dialami Jira sejak tadi itu adalah adalah mimpi
"Jiraa ada apa kamu?" tanya Je wook
"astaga, tidak oni, tidak, aku tidak kenapa napa"
"kamu tadi itu tidur, karna aku kasihan sama kamu, jadi aku biarin kamu tidur, ini semua sudah aku beresin kok, tinggal kita cek out dari hotel"
"astaga, iya oni makasih"
"kamu kecapek an ya? kamu selalu bersemangat setiap kerja jadi pasti kelelahan"
"iya kali oni, aduh sakit jadi jatuh badanku"
"haha, sudah, istirahatlah dulu kalau kamu lelah"
"tidak oni, aku sudah membaik"
"yasudah"
Jira pun bangun, ia mengingat mimpinya dimulai dari ia mengambil chargernya di kamar Namjoon, seketika ia menarik hapenya dan melihat hapenya mati, chargernya ada di Namjoon
ia ragu takut didalam sana apa yang ada dimimpinya terjadi, tapi sebelum pergi perjalanan, Jira harus mengisi dulu hapenya
tapi saat membalikkan badan, ia kaget karna Namjoon yang baru keluar dari kamar mandi yang ada di samping kamar masuk disana
"astagaa" teriak Jira
"Jiraaaa.. ada apa, kenapa mengagetkanku?" tanya Namjoon
"kamu yang membuatku kaget, orang aku di toilet tadi, lihat kamu seperti maling" kata Namjoon
"Jira, kenapa?" tanya Yoongi
"tidak, tidak, aku sedang mau ambil chargerku saja kok, kalau masih dipakai, tidak apa apa lah" kata Jira
"oh iya ada, ini bentar, aku ambilkan" kata Namjoon
Jira mengambil langsung barangnya dan pergi meninggalkan kamar itu, lalu mencharger hapenya
setelah semua persiapan selesai, tiba dimana waktu nya untuk Jira dan semua nya cek out, mereka kembali ke korea...
sesampainya di korea, Jira berpamitan pulang, tapi setelah sampai di agenci, Jira memutuskan untuk langsung pulang saja
"Sun oppa, apa kau tidak pulang langsung?" tanya Jira
__ADS_1
"oh iya pulang kok, tapi bentar ya, aku istirahat dulu" jawab Sun
"oh baiklah"
Jira duduk disamping Sun bing sampai beberapa menit baru mereka pulang, setelah sampai dirumah Jira, Jira disambut sang ayah, Jira pun masuk kamar, mandi, lalu istirahat
"Jira.. kamu sedang apa nak?" tanya Sung gun, ayahnya
"aku baru selesai mandi pa, ini lagi mau istirahat"
"eh, makan dulu. kamu habis perjalanan"
"iyaa"
Jira akhirnya keluar untuk makan bersama sang ayah
setelah makan, Jira kembali kekamarnya lalu menghubungi Ju dae yo jika ia sudah sampai dikorea, mendapatkan kabar itu, Ju dae yo menelfon Jira
"halo, kamu di korea sudah?" tanya Ju dae yo
"iya, aku baru juga sampai, kalau malam ini aku tidak bisa, besok saja"
"besok? okeh, pagi ya"
"pagi? kenapa tidak malam?"
"aku mau nya pagi, aku suka sensasi pagi"
"iyaa okeh"
Jira pun tidur, esok paginya ia pergi menemui Ju dae yo disalah satu caffe tempat mereka bertemu terakhir, setelah bertemu, Jira meminta dulu uang yang sebanyak 2 millyar itu
"kamu hitung saja, itu pas kok" kata Ju dae yo
Jira merasa tidak akan ada yang kurang karna memang sudah ada tertera di setiap gepokan uangnya berapa nominal nya, jika kurang juga minta akan Ju dae yo kasih
mereka pun pergi kr rumah Ju dae yo, dan masuk kekamar Ju dae yo dan melakukan itu, yaa tanpa harus dijelasin ya..
saat tengah siang, Jira bangun, melihat Ju dae yo masih bangun, lalu Jira mandi dan mengeringkan rambut di meja rias kamar Ju dae yo disana, tak lama selesai, Ju dae yo bangun dan bersiap siap mengantarkan Jira pergi
"Jira" panggil Ju dae yo
"yeeah"
"kalau besok atau kapan aku pakai lagi bisa?" tanya Ju dae yo menatap kedua mata Jira
"bisa, asalkan masih kasih uang cash yang sama"
"bisa, okeh itu gampang, sekarang mau aku antar kemana?"
__ADS_1
"aku mau pergi ketempat lain, dan aku akan pergi sendiri"