Freya

Freya
episode 17


__ADS_3

kriiing....kriiing...


suara telpon rumah lisa berdering


" halo" sapa freya


"halo sayang... gimna kabar kamu mamah kangen banget sama kamu.." jawab seseorang yang ternyata itu adalah mamanya freya.


" freya baik mah..." jawab freya sambil tersenyum ceria mendengar suara mamanya yang sudah hampir 2 minggu ini masih di surabaya


"mamah sendiri gimana mamah kapan pulang ?" tanya freya antusias


" itu sayang ... mamah nelpon kamu karena ada yang pengen mamah omongin sma kamu"


jawab mamah freya


" soal apa mah?" tanya freya


sejenak mamahnya freya diam dia bingung apa yg harus dikatakannya pada freya mengenai dirinya yang harus tetap tinggal di surabaya.


" frey kamu tau kan kalo mamah itu anak tunggal dari kake?" tanya mamahnya pelan


"ia mah..terus kenapa?"


" ia kake skrg udh sangat tua.jadi mau ga mau mamah yang harus gantiin posisi kake kamu di kantor"


freya pun langsung membuang nafasnya dalam dalam..


ia merasa lesu mendengar ucapan mamahnya..


pada akhirnya freya akan tau kalau mamahnya pasti akan menetap di surabaya.


" maaaaaaaah.... " ujar freya manja


" jadi maksud mamah, mamah akan netep di surabaya." ucap freya


" ia sayang maapin mamah...


kamu bisa ngerti kan.?"tanya mamahnya


freya pun diam dia memonyongkan bibirnya pertanda kesal bercampur marah.


namun disisi lainnya freya mengerti karena semenjak papanya meninggalakn mereka berdua selama ini hanya mamahnya yang banting tulang membiayai segala kebutuhan rumah dan sekolahnya


" ok deh mah..freya ngerti tp freya bkalan ajakin trmn temen timggal disini yah mah..soalnya freya ga mau kalo sendirian" jawab freya yang sudah mulai tersadar dari egonya.


" ia sayang silahkan.. kamu jaga diri baik baik yah sayang ,yawdah sekrang kamu tidur gih besok kan harus sekolah... "titah mamanya


" ah engga ah mah..freya males" jawab freya manja


" hmmmm jangan males gitu dong sayang... kmau kan cuma tinggal 5 bulan lagi lulus sekolah." ujar ibunya menasihati freya


freya pun tertawa geli...


dan memeluk bantal kursi dengan erat


" ok deh mah kalo gitu freya tidur dulu yah mah,mamah juga istirahat jangn terlalu cape nanti kalo freya udah lulus freya ke surabaya"


mamanya sejenak mengangguk dan tersenyum rasa dihatinya ingin memeluk anak satu satunya itu..


namun itu sangat tidak mungkin karena mereka kini sedang berjauhan..


" ok sayang thanks yah..


bye... salam peluk mama buat kamu


mmmuach" jawab mamanya penuh dengan kerinduan ..


"ok mah freya juga sayang mamah ...


good night"


tak lama telpon pun di tutup ...


freya diam sejenak ia memikirkan hal apa yang harus dilakukannya karena saat itu dia kebetulan sedang sendiri dirumahnya..


karena teman temannya masih berada diluar rumah dengan aktipitas nya masing masing


freya pun meraih ponsel nya yang berada di meja


ia berusaha menghubungi dafa beberapa kali namun tak ada jawaban..

__ADS_1


" dia sibuk kali yah " ucap dava pada diri sendiri


karena tak ada jawaban dari dava freya pun memutuskan untuk tidur..


*******


keesokan harinya freya bersiap siap


karena hari ini dia mulai masuk sekolah setelah kurang lebih 2 minggu ia cuti karena kecelkaanya..


freya kesekolah menggunakan taxi bersama teman temannya...


tak lama sebuah taxi pun tiba dan berhenti di depan sekolah..


mala dan ranti keluar dari mobil pintu belakang


sedangkan rani membantu freya untuk turun dari mobil karena kondisi kaki freya masih belum pulih


keempatnya segera menuju kelas ...


freya sangat senang karena di sisinya ada 3 sahabat yang sudah seperti saudara baginya...


mereka pun sampai dikelas mereka mengambil posisi duduknya masing masing


" frey... jdi nyokap lo intinya stay di sana sekrang?" tanya mala


"ia kalian mau kan pindah kerumah gue" ? ucap freya sambil menatap ke arah teman temannya...


mala meta dan rani pun saling menatap satu sama lain


dan tak lama mereka pun saling berpelukan dan menjawab pertanyaan freya


" ia kita bakaln tinggal bareng lo frey ".....jawab meta


********


tak terasa waktu menunjukan pukul 3 sore


saat itu bel burbunyi dan seluruh siswa pun segera bergegas membereskan semua bukunya masing masing


"guys sori yah gue ga bisa pulang bareng kalian gue ada rapat osis mendadak " ucap meta tiba tiba


freya pun mengangguk dia mengerti dengan kesibukan teman trmannya


"kalo elon ran gimana.. elo ada acara juga ga?" tanya freya


rani yang di tanya freya pun langsung menggelengkan kepalanya


" gue gaada ko..cuma nanti malem gue baru ada acara..bentar tapi " jawab rani


" jadi skarang loe pulang bareng freya gitu..?" tanya mala


rani pun hanya mengagngguk sambil membantu menyiapkn tongkat freya.


kini keempat sahabat itu berpisah di depan kelas meta menuju ke arah ruang osis dan mala menuju keluar gerbang bersama freya dan rani


" frey..kenapa elo ga telpon dava ajah ?" tanya rani sambil memegangi terus tangan freya


" gue ga mau ganggu dia ran.dia kan lagi kerja juga ga enak nanti gue " jawab freya..


" frey ran gue pulang dari sini ajah yah..soalnya nyokap gue bentr lagi kesini gpp kan?" sahut mala menyelangi perbincangan antar freya dan rani


rani dan freya menoleh ke arah mala dan mengangguk menandakn setuju ..


" okh loe hati hati yah.." jawab rani


" loe berdua yang harus hati hati ... ran jagain freya yah dia kan belom bisa jalan stabil" ucap mala seakan khawatir dengan keadaan freya


rani dan freya menggaguk tersenyum dan kemudian mereka pun berpisah di depan gerbang sekolah.


freya dan rani terus berjalan dan berhenti disebuah halte yang tak jauh dari sekolah..


freya duduk di kursi yang dibuat dari tembok sedangkan rani dia berdiri melihat lihat ke arah jalan mencari taxi online yang sudah dipesanya..


drtttt......drtttt....


tiba tiba ponsel rani berbunyi...


rani pun melihat ponselnya dan memencet tombol terima di ponselnya.


" ia saya sendiri... maaf ini dari manna yah..?

__ADS_1


tanya rani pada seseorang di sebrang sana


" ohh okk saya gera kesana makasih buat infonya pa." ucap rani satu kali lagi


namun kali ini mukanya seketika berubah ada raut kesedihan di wajahnya.


" loe kenapa ran?" tanya freya ragu


karena tatapan rani kini sudah berubah menjadi sedih


" frey gue minta maaf banget.kayanya loe pulang sendiri sekarang.


barusan gue dpt kabar kalo cowo gue alpin kecelakaan dia skrg ada di rumah sakit frey..gue harus segera kesana gue takut terjadi sesuatu sama dia frrey" jawab rani yang kini sudah menitikan air mata..


freya yang mendengar kabar dari rani pun kaget


" ywdh sekarang loe buruan kesana .. loe janagn mikirin gue..gue bisa ko pulang sendirian " ucap freya khawtir.


" tapi loe bneran gpp kan frey?" tanya rani untik meyakinkan sahabatnya itu..


freta tersenyum ia berusaha membuat temannya untuk tidak tambah gelisah hanya dengan memikirkannya..


" udah gih..." suruh freya


rani pun memeluk erat freya lalu ia pergi dengan taxi yang ia stop secara mendadak.


kini rani sudah pergi menggunakan taxi


sedangkan freya dia masih terduduk diam di halte menunggu pesanan taxi onlinnya yang sudah hampir stengah jam belum juga sampai di tempatnya..


bberapa saat kemudian pun tiba tiba ada sebuah mobil berhenti tepat di depannya..


freya yang merasa tidak mengenal siapa yang di dalam mobil itu pun berusaha mengacuhkannya..


ia melihat ke arah jalanan kini hujan rintik yang sejak tadi sudah siap tumpah pun kini mulai menetes membasahi seluruh jalanan...


freya melihat ke arah jam tangannya dan waktu menunjukan pukul 4 sore...


karena merasa kesal sudah lama menunggu akhirnya freya memutuskan untuk berjalan kaki sambil sesekali melihat ke arah jalan raya siapa tau ada taxi lewat..


tapi mobil yang tadi berhenti di depanya pun ikut mengikutinya


freya terus berjalan berusaha mengacuhkan mobilnya dan membuang pikiran jeleknya...


namun saat di pertigaan yang saat itu jalanan cukup sepi mobil itu menghadang langkah freya dri depan


freya kaget.. dia berusaha tenang namun hati nya tetap saja takut...


dari mobil itu keluar seseorang


seorang wanita yang memakai sepatu hight tinggi dan memakai dress span sepaha dengan menenteng tas di tangan kananya


kini wanita itu keluar melangkah menuju ke arah nya.. ia jelas terlihat sangat cantik tubunhya mulus dan putih rambutnya coklat tergerai hingga sebahu.


terlihat jelas dari penampilan dan barang yag ia pakai di tubuhnya adalah barang barang dengan merek yang terkenal


" loe freya ?!" tanya wanita itu yang kini ada dihadapan freya


freya yang merasa tidak pernah mengenalnyapun hanya diam dan memandangi wanita itu..


sedangkan wanita itu hanya berdiri tegak dan memandangi freya dari atas hingga ke bawah


" gue ingetin loe untuk jauhin dava dari sekarang ok..


karna loe sama sekali ga pantes buat saingan sama gue" ucap wanita itu sambil berlalu pergi stelah sebelumnya ia berbicara sambil mendorong dada freya dengan telunjuk jarinya


freya yang mendengar pernyataan dari wanita itupun hanya diam


diam karena kini dihatinya bertanya tanya siapa wanita itu sebenarnya kenpa ia mengenal dava,kenapa ia tiba tiba saja databg dan menyuruhnya untuk mwnjauhi dava ???


saat itu pikirannya kalut.. freya tidak bisa lagi berpikir jernih dalam hatinya sekilas merasakn rasa sakit ...


badanya terasa lemas...


ada apa ini... kenapa freya tiba tiba merasakan semuanya begitu menyakitkan...


ia hanya bisa diam dan menangis..


membiarkan tubuhnya membeku di bawah hujan


*****

__ADS_1


__ADS_2