Freya

Freya
tawaran


__ADS_3

Freya sibuk mencari informasi orang atau pengajar yang pandai beladiri untuk dijadikannya guru berlatih, jari-jari nya berselancar di layar pipih itu untuk mendapatkan informasi yang ia inginkan, Freya duduk di sebuah taman sedangkan Ken dan Kai sedang menunggunya di dalam mobil karena permintaan Freya yang tidak ingin dikawal


" haii " ucap seorang wanita ranah kepada Freya dan Freya menatap bingung pada wanita itu


" haii " ucap Freya yang sedikit gugup tapi detik kemudian ingatannya mengingat sesuatu wanita itu adalah orang yang menolongnya dari sebuah tindasan yang dilakukan oleh Miss Eva saat beberapa hari yang lalu


" kita bertemu lagi ! " ucap wanita itu tersenyum dengan penuh wibawa dan Freya hanya tersenyum tipis


" kau benar kita bertemu lagi " ucap Freya ikut menimpali perkataan wanita asing yang duduk disampingnya itu, dandanan wanita itu sangat rapi dan terlihat formal bahkan Freya yakin usianya sudah sangat matang


" kita belum berkenalan ! namaku Shafira " ucap wanita itu menyodorkan tangan kanannya dengan sopan dan Freya ikut membalasnya


" Freya " ucap Freya lagi dan tersenyum manis hingga membuat Shafira membeku di tempatnya


benar-benar mirip tuan agung Jerrick bahkan bola matanya pun duplikat dari tuan agung Jerrick, gadis ini mempunyai kharisma yang sangat kuat persis seperti kakek nya dulu. batin Shafira bergumam bahkan Freya sampai tak sadar jika shafira tersenyum samar


" ngomong-ngomong kau sedang apa disini sendiri ? " tanya Shafira mencoba untuk berinteraksi lebih dalam lagi dan Freya terlihat bingung ingin menjawab apa, seakan Safira tau apa isi kepala Freya saat ini ia hanya tersenyum


" maaf aku tak sengaja melihat kau mencari informasi tentang ilmu bela diri apa kah kau tertarik ? " tanya Shafira lagi dengan ramah dan Freya tersenyum canggung


" i.iiya " ucap Freya gugup dan Shafira langsung tertawa lepas tingkah Freya itu sangat menggemaskan dan Freya yang melihat itu menjadi bingung seakan malu pada wanita yang baru dikenalnya itu

__ADS_1


" jika kau mau, aku bisa mengajarimu " ucap Shafira lagi dan Freya sontak terkejut bahkan ia tak menyangka dengan perkataan terang-terangan yang dikatakan Shafira kepada Freya


" apa kau bisa bela diri ? " tanya bingung Freya dan Shafira mengangguk pasti, sangat malu jika menjadi anak buah dari tuan agung Jerrick tidak pandai yang namanya bela diri apalagi tuannya terlibat dengan dunia mafia yang hidupnya dipenuhi rintangan, senjata, serta bunuh membunuh ! kejam ? ya itulah namanya dunia organisasi bawah tanah " apa yang kau katakan itu adalah sungguhan " tanya Freya lagi masih tak percaya dan Shafira hanya tersenyum tipis


" aku tidak bercanda ! jika kau mau aku akan melatih mu sampai kau bisa dan hebat melebihi diriku " ucap Shafira yang memberikan semangat kepada Freya dan sontak seketika Freya tersenyum senang, lalu Freya menatap kembali Shafira seakan mencari kebohongan disana dan Shafira yang melihat itu seketika gugup bagaimana bisa tatapan menyelidikinya mirip dengan tuan agung Jerrick teduh tapi mematikan


" baiklah ! aku setuju .. hmm tapi.. bagaimana dengan Ken dan Kai mereka pasti akan memberi tahu kepada dad " ucap cemas Freya


" tidak apa-apa kau jelaskan saja pada mereka berdua dan kau katakan sejujurnya aku yakin mereka mau merahasiakan nya dari ayahmu " ucap bijak Shafira dan Freya langsung menatap wajah penuh wibawa itu dan seketika ia mengangguk cepat


akhirnya Freya sepakat akan belajar ilmu bela diri bersama Shafira tanpa diketahui oleh keluarganya dan Freya akan belajar dengan sungguh-sungguh karena ia ingin melindungi dirinya sendiri dari ancaman siapapun tanpa merepotkan orang lain


Adriano kedatangan Karina di kantornya membuat sang Presdir itu menggeram seketika Karina yang berkunjung menggunakan pakaian yang membuat nafsu kaum Adam tergoda entah apa maksud nya itu, Adriano merasa risih dengan sikap Karina sang rekan bisnis nya


" aku ingin mengajak mu makan siang " ucap Karina dengan suara lembut tapi penuh gairah dan Adriano hanya memicingkan matanya


" aku sibuk, lain kali saja " ucap datar Adriano tapi Karina tak mau menyerah ia terus membujuk Adriano agar ia mengikuti keinginanya


" ayolah,apa kau tidak menghargai ku, aku rela datang keperusahaan mu hanya untuk mengajak mu makan siang saja " ucap Karina dengan nada yang memelas dan Adriano hanya diam tanpa ekspresi, Karina mencoba bangkit lalu mendekat ke arah Adriano dan sedikit membungkuk membuat Adriano terkejut seketika


CEKLEK

__ADS_1


pandangan yang seharusnya tidak ia lihat seakan menodai mata sucinya, dan Adriano yang melihat kearah pintu langsung terkejut dibuatnya dan Karina pun ikut melirik kearah pintu untuk melihat siapa yang berani mengganggunya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


" Freya " ucap Adriano terkejut dan ia langsung berjalan dan menyambut kedatangan Freya " mengapa kau tidak memberiku kabar jika kau ingin kemari " ucap Adriano dan Freya langsung menatap Adriano


" apakah aku mengganggu " tanya polos Freya dan Adriano seketika menggeleng tapi Karina ia terlihat tidak menyukai keberadaan Freya. Adriano langsung menuntun tangan Freya layaknya anak kecil dan Karina yang melihat itu langsung kesal seketika " tenyata ada tamu " ucap Freya tersenyum ramah dan Karina pun ikut tersenyum walaupun hanya terpaksa demi menjaga image nya didepan Adriano


" kau datang bersama siapa ? " tanya Adriano lagi lembut dengan membelai rambut Freya bahkan Karina terkejut dengan perubahan yang ditunjukan Adriano itu,


" Ken dan Kai " ucap Freya singkat dan tak lupa ia memberikan senyum termanisnya Freya tau jika wanita dihadapannya ini tidak menyukai kehadirannya maka Freya akan mencoba hal yang baru " aku lapar " ucap Freya memelas dengan suara manjanya membuat Adriano tersenyum lembut dan Karina ya ia bagaikan tak dianggap oleh Adriano dan Freya


'' oh baiklah, Karina bukankah kau tadi mengajak ku makan siang bagaimana jika kita makan siang bersama kau tidak keberatan " tanya Adriano lagi dengan mode datarnya dan Karina hanya tersenyum kecut lalu ia menggeleng pelan


" tidak apa-apa itu akan lebih baik " ucap Karina terpaksa


Adriano merengkuh pinggang ramping milik Freya dan Karina yang melihatnya menggeram tertahan bahkan seluruh karyawan Adriano yang melihat itu tak berani menatap atau sekedar berkomentar mereka terlalu takut dengan kemarahan Adriano


hingga mereka telah sampai di restoran bintang lima dan Adriano dengan telaten memesan menu sehat untuk Freya bahkan Karina diacuhkan begitu saja


sebenarnya siapa gadis ini dan Adriano terlihat memperlakukan ia dengan sangat istimewa tapi jika ia kekasihnya maka aku akan merebutnya dan Adriano akan menjadi milikku ya aku akan merebutnya dengan cara apapun kita lihat saja nanti. batin Karina kesal


'' makanlah " ucap lembut Adriano sembari membelai rambut Freya dengan sangat lembut dan Freya hanya tersenyum lalu ia mulai memakan makanan yang sudah dipesan oleh Adriano, Freya terlihat tenang dan anggun saat makan bahkan Karina sampai tertegun dengan cara maka Freya yang sangat elegan dan penuh etika bagaikan seorang putri bangsawan saja, Adriano yang melihat itu hanya tersenyum mengejek Karina jauh berbeda dengan Freya walupun Freya tidak memakai pakaian yang terlalu terbuka tapi bodynya tak bisa diremehkan Freya jauh lebih unggul dalam segala hal, Bahkan Karina yang melihat paras rupawan yang dimiliki Freya menjadi iri seketika

__ADS_1


__ADS_2