
pagi itu freya bangun lebih awal
freya pun sudah bersiap siap untuk pergi ke sekolah
setelah beres memakai sepatu freya lantas mengambil tas sekolahnya dan bergegas turun kebawah
drrt...drrrt...
suara ponsel nya bergetar.
freya pun mengambil ponselnya dari saku seragamnya ..
dan dia melihat "mala calling"
freya pun mengangkat panggilan dari telponnya
"ia mal.. ada apa pagi pagi telpon gue?"tanya freya yang sambil trus berjalan menuruni tangga
" loe dimana
.. bisa cepetan kesekolah ga ?" tanya mala
freya yang merasa heran pun terus berjalan dan menuju dapur untuk mencari mamanya ...
dan freya pun menemukan mamanya yang masih sibuk menyiapkan sarapan.
"mah freya ga sarapan dulu yah mah, freya ada perlu mendadak" ucap freya pada ibunya sambil mencium tangan mamanya
" hmmm..yawdah gpp sayang nanti kamu hati hati yah di jalannya" jawab ibunya berusaha mengerti karena saat itu freyapun masih menerima telpon dari mala.
" ok mah " tak lama freya pun mengambil kunci mobilnya dan mulai memasuki mobilnya
" emang ada apaan si mal?" tanya freya sesampainya di dalam mobil
" udah loe datang ajah dulu buruan yah.. " jawab mala
freya pun lalu menutup ponselnya dan kemudian menutup pintu mobilnya
dengan segera freya memajukan mobilnya dan menuju ke sekolah
15 menit kemudian freya sampai di sekolah dengan cepat ia memarkirkan mobil nya di tempat parkir ..
dan saat keluar mobil freya sudah melihat mala menunggunya di depan gerbang
freya berlari menuju mala
" ada apa mal loe nyuruh gue datang buru buru ?" tanya freya
terlihat wajah mala sedikit beerbeda dia terlihat sangat gelisah
freya memandang mala dengan seksama dan freya pun melihat sesuatu ditangan freya
" loe bawa apaan mal??" tanya freya pelan
mala pun menunduk melihat kotak yang ada di tangannya dan menyodorkan nya pada freya
freya yang masih dibuat bingung oleh mala pun meraih kotak itu dan segera membukanya perlahan
dan saat freya melihat isi dari kotak itu matanya langsung terbelalak entah apa yang dilihatnya sampai sampai kini pelupuk matanya basah dan meteskan air di pipinya
" sori frey tadi pas sebelum gue mau masuk kelas tiba tiba dia datang trus nyerahin ini sma gue" ucap mala yang kini tengah memeluk freya yang tengah menangis
freya pun masih terisak menangis
dia melihat beberapa foto dan beberapa barang yang tak lain itu adalah barang barang kenangan saat ia masih bersama arga
" setidak berharganya kah hubungan kita sampe sampe dia balikin ini semua ke gue mal?"ucap freya lirih...
mala pun hanya bisa diam sambil memeluk erat sahabatnya itu..
flash back...
sesaat sebelum mala menelpon freya
ia berangkat kesekolah memang selalu lebih awal
dari kejauhan mala sudah melihat arga dengan motor ninja merah nya. dia diam tepat di depan gerbang
dengan penuh tanya mala menghampiri arga
" arga .... loe ngapain lagi kesini ?" tanya mala
arga pun berdiri dan mendekati mala
" gue pengen ketemu freya " jawab arga
mala yang mendengar jawabanya pun langsung kaget
" bentar .. ngapain lagi loe mau nemuin freya
loe belom puas nyakitin temen gue secara tiba tiba gitu "?!tanya mala sedikit membentak
" gue cuma mau nagsiin ini ajah"jawab arga sambil menyodorkan sebuah kotak pada mala
" udah sini biar gue ajah yang kasiin ini ke dia, gue ga mau kalo freya sampe ketemu lagi sama loe dia bakalan down lagi" ucap mala
kesal dan meninggalkn arga di depan gerbang sendirian ...
mala terpaksa melakukan itu bukan karena dia tega pada freya ..
mala cuma tidak mau kalo nanti freya bertemu lagi dengan si brengsek ini mala akan down lagi...
**********
freya pun duduk di kursi taman sendirian
sambil terus memandangi foto foto yang masih ada di genggamnnya .
dalam hatinya freya masih bertanya tanya dengan arga yang tiba tiba saja memutuskan hubungnya...dan sekarang arga tiba tiba datang dan mengembalikan semua kenangan tentang mereka
freya mengusap sisa air matanya
dan menutup kembali kotak itu dan memasuknnya ke dalam tas..
freya pun melihat ponselnya dan melihat lihat kontak di ponselnya
ia terus mencari nama seseorang dan sampai akhirnya ..
nama arga yang ia pilih ...
dengan ragu dan penuh dengan keputusasaan dia menghapus nombernya ..
__ADS_1
freya menghela nafas panjang.. dan ia pun pergi dari kursi taman itu.
freya memutuskan untuk pulang dan iapun berjalan dan menuju parkiran namun belum sampai di parkiran freya melihat seseorang sedang berjalan dengan dengan ketiga sahabatnya itu..
seseorang itu adalah dava ia dia dava ..
setelah freya mencoba menilik nilik dan memperhatikanya
dalam benak freya kaget,kenapa bisa dia berada disekolahannya sekarang
dari kejauhan pun meta melihat freya dan mereka pun memanggil freya ...
freya yang saat itu masih sibuk memikirkan dava pun hanya bisa diam melihat teman temannya berlari menghampiri
" kenapa dia bisa ada disini ?"tanya freya pada teman temannya
" kita juga ga tau frey tadi pas kita nyariin loe ga sengaja papasan sama dia trus dia nanyain loe " jawab rani
" eh frey itu siapa ganteng banget ?" tanya gereget meta pada freya
sejenak freya diam dan freya pun segera menghampiri dava
dan dava pun tersenyum padanya
" sori kalo aku kesini" ucap dava
" loe ko tau sekolah gue?" tanya freya
pas waktu di klinik aku ga sengaja liat dari lokasi seragam sekolah kamu .." jawab dava
semuanya terdiam
kecuali meta dia terus memandang pada arah dava ..
" aku masih punya tugas buat nganterin kamu ke klinik frey" ucap dava tiba tiba
freya yang daritadi tertunduk pun langsung mengangkat kepalanya
dia tersontak kaget..kenapa dia bisa ingat dengan jadwal cek up nya sedangkan freya sendiri pun dia bahkan sudah tidak mengingatnya sama sekali
******
freya dan dava pun kini sampai di klinik yang kemarin mereka datangi..
secara perlahan dokter membuka perban yang menggulung tangan freya...
terlihat kalo luka bakar freya sudah sedikit membaik..
" lukanya sekarang sudah membaik mas..
jadi saya rasa sudah tidak perlu memakai perban lagi " ucap sang dokter pada dava
" ok kalo gitu terima kasih dok" jawab dava
dokter pun berlalu membereskan sisa sisa perban.
dava pun mengajak freya keluar dari ruangan ..
" maksih yah buat semuanya " ujar freya
" ia frey.. aku harap setelah ini kita masih bisa bertemu.. ia sekedar ngopi atau apalah" jawab dava
drttt..... drrt....
suara ponsel freya bergetar..
freya pun melihat bahwa itu adalah pesan sms dari meta..
" loe ga usah balik ke sekolah mobil loe udh gue balikin kerumah loe" ucap meta dalam sms nya
freya tersenyum ..dia merasa beruntung mempunyai teman teman seperti meta mala dan rani..
" abis ini kamu mau kemana?" tanya dava pada freya yang masih sibuk dengan chatinganya
freya menghentikan chatingannya sejenak dan menoleh ke arah dava
" gue pulang ajah kayanya.. lagian mobil gue juga udah dibawa pulang juga sama temen temen " jawab freya
dava pun terdiam, seolah sedang memikirkan sesuatu
" gimna kalo kita makan siang dulu...iahhh itung itung ini traktiran pertama sebagai ucapan maaf aku sma kamu" ajak dava
freya yang mendengarkan ajakanya pun tersenyum kecil dan tak lama kemudian ia menganggukan kepalanya .
keduanya pun masuk kedalam mobil dava ...
selama diperjalanan mereka mengobrol membicarakan segala hal ...
apalagi saat dava membahas tentang teman temannya, freya begitu antusias menceritakan kebiasaan unik teman temannya itu pada dava.
kring...kring..
tiba tiba suara ponsel dava berdering diantara candaan keduanya
freya dan dava yang sejak tadi tertawa pun lagsung terhenti
" halo "sapa dava pada orang yang sedang menelponya
"baik pa saya segera kesana " ucap dava tegas
tak lama dava menutup ponselnya .
dan dia menoleh ke arah freya
" sori kayanya acara makan kita diundur sebentar gpp.?" tanya dava yang sembil terus mengemudikan mobilnya
freya yang tidak merasa aneh pun hanya mengangguk karena dia tau saat dava menerima telpon dengan seketika wajahnya lagsung berubah drastis..
" atau aku pulang ajah kali yah "ucap freya sambil menatap dava
namun dava yang mendengar freya mengucap kata 'aku'dia merasa kaget..
" loh ko natapnya kaya gitu banget si?" tanya freya heran
tampak sekilas senyuman pada wajah dava, entah apa yang dirasakan olehnya yang jelas ada sesuatu yang beda dirasakan dalam hatinya
" aku seneng ajah denger kamu ngomong pake kata aku" jawab dava
keduanya pun saling bertatapan dan saling menebarkan senyuman...
tiit.. tiit...
__ADS_1
klakson mobil dava pun sontak membuat security yang brada di pos nya langsung berlari keluar, dan membukakan gerbang sebuah perkantoran yang lumayan sangat besar
freya tertegun diam dia yang masih berada di dalam mobil pun memperhatikan gedung besar yang sekarang berada dihadapanya ..
" emang kalo aku kesini gaakan apa apa?" tanya freya yang sedikit ragu saat dava mengajak nya untuk turun..
" ga lah emang kenapa?" tanya dafa
" pake seragam sma begini ?" tanya balik freya
dava tersenyum dan mulai keluar lalu ia membuka pintu mobil dan mempersilahkan freya untuk keluar
keduanya berjalan menuju masuk ke lobi utama perkantoran itu
tampak 4 receptionis berdiri dan mengucapkan selamat datang pada dava.
freya terus mengikuti langkah dava yang begitu cepat...
dia tau dan sadar betul semenjak kedatanganya bersama dava tadi ada beberapa orang disana sedang memperhatikanya
keduanya pun sampai di depan sebuah ruangan
dengan cepat dava membukakan pintu dan mempersilahkan freya untuk masuk
freya yang merasa canggung pun masuk ke dalam ruangan itu
dia berjalan di belakang dava ..
dava pun menyimpan tas kerjanya di meja dan mulai membuka buka file di komputernya serta sibuk menanda tangani beberapa berkas yang sudah ada di mejanya ...
freya pun duduk sambil melihat ke sekeliling kantornya...
dava yang sedang sibuk pun tanpa sepengetahuan freya dia sengaja memperhatikan freya yang saat itu terlihat sangat canggung dengan sekitarnya
"kamu duduk ajah dulu" suruh dava pada freya
freya pun hanya mengagukan kepalanya
tak lama kemudian dava pun memencet sebuah nomber ...
03
tuuuut...tuutt..
" receptionis ..ada yang bisa dibantu?"
" saya minta kopi panas dan hot chocolat, segera antarkan ke ruangan saya " jawab dava sambil memandang ke arah freya yang kini tengah terduduk.
freya yang dari tadi hanya duduk pun mulai merasa jenuh, dia melirikan matanya ke kanan dan ke kiri
saat matanya tertuju pada jendela tak sengaja di sudut meja ia melihat sebuah novel
karena penasaran ia bangkit dari duduknya mendekati meja dan mengambil novel itu
' TRUE LOVE 'judul novel yang tetulis sangat besar di depan cover novel itu
freya membalikan novel itu ke halaman paling belakangnya karena ia merasa tertarik dengan prolog yang tertulis di sampul belakangnya ia pun memutuskan untuk membacanya..
diambilah novel itu oleh freya dan ia segera kembali ke tempat duduknya dan membuka novel itu
tok..tok..!!!
tiba tiba terdengar suara ketukan pintu ..
freya yang sedang membaca pun dengan sigap langsung membuka pintu
" maaf mba ini pesanan kopi dan hot coklatnya pa dava" ucap seorang ob pada freya
" ohh maksih yah mas" jawab freya lalau ia pun dengan sigap langsung menerimanya dan membawanya ke dalam
tek ,,suara gelas disimpan diatas meja kaca
sontak suara itu membuat dava terdiam dan menoleh ke arah gelas itu.
" kopinya pa" ucap freya tersenyum sambil menyimpanya di pinggiran meja kerja dava.
dava pun hanya tersenyum ..dia meraih kopinya dan mulai meneguknya
" maksih mba" ucap dava tersenyum usai meminum kopinya..
lalu ia meneruskan lagi pekerjaannya ...
dan freya pun kembali menyimpan kopinya di tempat lain.
maksud agar tidak menghalangi saat dava bekerja
1 jam berlalu mereka berada di ruangan..
dava yang mulai berespun segera membereskan berkas berkasnya..
namun saat menoleh ke arah freya..
disana freya sudah tertidur pulas
entah dari kapan yang jelas dava tidak menyadarinya karena terlalu sibuk dengan pekerjaanya...
lalu dava menghampiri freya dilihatnya novel yang tadi ia baca masih berada di pelukanya
ia melihat wajah freya yang sedang tertidur pulas ..
ada rasa damai saat dava memperhatikan wajah freya ...
lalu ia teringat akan cerita dari temanya temannya bahwa freya sedang melawan patah hatinya sendiri terhadap seseorang
yang telah meninggalknnya secara tiba tiba.dan tanpa sengaja dari dalam tasnya dava melihat sebuah kota menjulang keluar
ia kotak yang tadi pagi diberikan oleh arga padanya..
perlahan dava meraih kotak itu dengan hati hati...
lalu ia membuka kotak itu dan melihat ada beberapa foto freya bersma seorang laki laki..
terlihat jelas di dalam foto freya sangat bahagia...
dava tersenyum melihat foto foto itu
dia merasakn sensasi berbeda.. karena semenjak pertemuanya dengan freya dari awal dava memang tidak pernah melihat freya seceria seperti di foto.
lalu dava pun menutup kembali kotak itu dan memasukanya lagi ke dalam tas freya
******
__ADS_1