Freya

Freya
episode 3 hari tanpa arga


__ADS_3

pagi yang cerah....


ditemani kicauan burung yang merdu dan angin yang menderu freya berjalan lemas di tepi jalan ...


waktu sudah sebulan berlalu, tapi masih saja tidak tampak adanya rona kebahagiaan trpancar dari wajah mungil nya freya..


dia hanya berjalan sendiri menyusuri tiap inchi jalanan..


dengan perasaanya yang masih bertanya tanya kenapa arga meninggalknnya, dia hanya trus terdiam melamun sepanjang jalan tanpa adanya tujuan.


drrtr... drrrttt


tiba tiba freya menghentikan langkahnya..


dengan buru buru dia langsung merogoh ponselnya yg berada disaku seragamnya...


wajah nya murung kembali saat melihat kalo di ponsel itu bukan nama arga yang tertera..


sejenak freya menghela nafas nya dalam dalam ....


dan mulai memencet tombol menerima panggilan dari ponselnya


" halloo frey .. elo dimana?????! " tanya meta setengah berteriak


" aku dijalan met " jawab freya lemah


" loe dijalan mana frey?"tanya meta


sejenak obrolan dua orang itu hening

__ADS_1


meta hanya mendengar suara isak tangis yang tak bersuara...


" loe ga lagi ngalkuin hal gila kan frey?" tanya meta sedikit pelan


namun yang ada disana bukannya menjawab tapi hanya suara isakan tangis yang semakin manjadi


" ywdah sekarang loe dimana?


biar gua jemput " ujar meta


*************


ckiit suara motor terhenti ...


meta memarkirkan dulu motornya ditepian jalan ...


perlahan meta mendekati freya yang sedang duduk memandang kedepan dengan tatapan kosong


" frey " sapa meta sambil tanganya meraih tangan freya


di usaplah pundak freya tanda meta menenangkan freya yang sedang menangis itu


" udahlah frey ... ayo frey kamu harus bangkit.kamu ga bisa kaya gini trus frey" ucap meta menyemangati temannya itu


sejenak freya menoleh ke arah nya


matanya sembab dan mukanya kucel meta seakan tidak mengenali freya. dia seprti org lain pipinya sedikit lebih tirus


kondisinya sangat memprihatinkan

__ADS_1


"meta " ucap freya lirih yang langsung berhambur ke pelukan meta .


keduanya menangis di taman itu.. seolah angin menjadi saksi kesakitan hatinya freya terhadap arga


jam menunjukan pukul 5 sore ...


freya yang pulang dibonceng oleh meta pun perlahan turun dari motornya...


" frey lebih baik skrg loe mandi dan istiraht ga usah mikirin dia trus.jangan buat diri loe sendiri menjadi tidak berarti frey.. gue yakin suatu saat nanti dia bkalan sadar kalo loe itu terlalu berharga buat dia." seru meta pada freya yang kala itu sudah sedikit aga tenang..


freya pun mengangguk dan memeluk sahabatnya itu


" thanks met" ucap freya sambil memeluk sahabat nya itu


tak lama mereka berpelukan meta pun melepas peluknnya dari freya


" ok kalo begitu, and now gua harus pulang kerumah karena gara gara elo gue jadi bolos sekolah dan itu ga boleh smp nyokap gue tau " ucap meta sedikit menyinggung freya


" sori met ,gue ga maksud gitu" jawab freya.


"hahahahaa..." tawa meta pecah


" ywdah gih loe masuk sanah " titah meta pada freya


" ok met, sekali lagi gua mkasih bagt sma loe" jawab freya


"ok .. " jwab meta sambil mngedipkan sebelah matanya smabil tersenyum


keduanya pun berpisah tepat di depan rumah freya ..

__ADS_1


__ADS_2