Freya

Freya
50


__ADS_3

sesampainya di restoran yang tidak terlalu jauh dari perusahan Adriano, Freya lansung berlari tat kala matanya menangkap dua sosok pria tampan nya yang sedang tersenyum manis.


Freya langsung memeluk tubuh Alexander dan Alfino secara bergantian, mereka hanya terkekeh dengan tingkah Freya yang selalu menggemaskan walaupun usianya sudah tak kecil lagi.


" Aku kira kalian berdua melupakan nya " ucap Freya yang mengerucutkan bibirnya sehingga membuat Alexander merasa gemas dan akhirnya mencubit pelan pipi Freya.


" mana mungkin kami melupakan permintaan tuan putri " canda Alexander dan Freya hanya tersenyum.


Freya meminta Ken dan Kai untuk duduk di meja dan kursi yang sama dengan mereka, bahkan ketiga pria tampannya tak keberatan dengan permintaan Freya, tapi itu membuat kedua bodyguard Freya merasa sungkan.


" tidak apa-apa duduklah. " ucap Freya lembut dan pada akhirnya mereka berdua mengangguk pelan dengan sungkan.


Adriano dan Alexander memilih makanan seafood untuk makan siangnya, sedangkan Alfino lebih memilih sup ikan untuk meminta hari ini dan Freya ia tampak menimang-nimang apa yang akan ia pesan, tapi matanya menatap binar sesuatu menu disana.


" ada apa ? " tanya Alfino yang melihat tatapan penuh harap milik Freya.


" Kak apa aku boleh memesan ini ? " tunjuk Freya dengan ragu.


" Freya, ini makan pedas. Apa kau tak ingat kau terkahir kali dimana kerena makanan seperti ini " ucap tegas Adriano tapi masih terselip rasa lembutnya disana, Freya hanya diam dan menatap menu lainnya, membantah pun percuma.


" Aku pesan nasi goreng spesial saja kak " ucap Freya akhirnya memilih menu sederhana dan membuat ketiga tuan muda itu heran, akhirnya Alexander lebih memilih makanan lainnya untuk Freya seperti olahan daging dan sayur berkuah.


Ken dan Kai hanya bisa diam saat ketiga tuan muda itu bertingkah posesif pada putri bungsu tuan Addi dan nyonya Daisy. Mereka sangat kompak dalam menjaga Freya nya.


setelah semua hidangan tersaji, semuanya langsung menyantap hidangan itu dengan penuh selera, seperti biasa Freya akan diam saat acara makannya berlangsung tidak ada suara dentingan sendok dan garpu yang beradu, Ken dan Kai yang baru pertama kali lihat cara makan Freya hanya tertegun seketika.


" Kak boleh aku cicipi menu sup ikan mu ? " ucap Freya dan Alfino mengangguk lalu mengambilkan nya untuk Freya Adriano dan Alexander hanya menatap Freya dan Alfino dengan wajah masam.

__ADS_1


" Hmm lumayan seperti makanan yang mom buat, tapi tetap saja masakan mom yang paling enak " ucap Freya dengan suara pelan. Alfino hanya terkekeh bahkan ia membenarkan ucapan Freya jika masakan mommy nya itu sungguh sangat lezat.


Tak terasa waktu malam siang pun berlalu, dan pada akhirnya mereka kembali kepada perusahaan nya masing-masing dan Alfino akan kembali ke kampus.


" kak.. aku akan pergi menuju perusahaan kak Alex tidak apa-apa kan ? '' ucap Freya meminta ijin kepada Adriano dan Alexander tentunya ia senang bukan main.


Adriano melirik Alexander yang tampak tersenyum lalu ia mengumpat dalam hatinya, dan pada akhirnya Adriano memberikan ijinnya untuk Freya pergi, karena ia juga harus menghadiri rapat dengan para petinggi lainnya dan Adriano tak mau jika lelaki lain menatap Freya dengan tatapan penuh damba.


" terimakasih kak, aku menyayangimu " ucap Freya dengan memberikan kecupan sayangnya di pipi Adriano dan Adriano hanya tersenyum dan memeluk Freya sebentar.


Freya akhirnya masuk kedalam mobil Alexander dan Alexander menyuruh Ken dan Kai untuk kembali karena dirinya yang akan menjaga Freya.


Di dalam perjalanan Freya hanya diam saja dan asyik memainkan ponselnya tersebut dengan membuka sosmed pribadi miliknya. Alexander tampaj melirik apa yang Freya lakukan.


" Kau bermain sosial media ? " tanya Alexander dan Freya hanya tersenyum lalu mengangguk " sejak kapan ? " tanya Alexander lagi.


" hmm sekitar satu bulan yang lalu " ucap Freya dan Alexander hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja.


" Tuan Alexander '' ucap seorang wanita yang menghentikan langkah Alexander dan juga Freya.


Freya terkejut karena yang memanggil Alexander adalah Karina yang tadi sempat ia temui di perusahan Adriano. Karina pun tak kalah terkejut akan kehadiran Freya.


benar-benar jalang kecil. setelah Adriano kini ia mencoba untuk menggoda Alexander cihh murahan sekali. batin Karina geram.


Freya yang melihat tatapan tak suka karima hanya bisa menghembuskan nafasnya perlahan, Alexander menatap Karina dengan tatapan datarnya.


" ada apa nona Karina ? " tanya Alexander dingin dan Karina mencoba untuk tersenyum dengan ramah.

__ADS_1


" saya mau bertanya bagaimana dengan model yang saya ajukan pada waktu lalu tuan Alexander " ucap Karina sopan dan Alexander hanya diam saja.


" maksud anda dengan nona Saskia ? " ucap Alexander dan Karina mengangguk antusias.


" kak bagaimana jika kita berbicara di ruangan kakak saja bukankah lebih nyaman, dan aku pun merasa pegal. " manja Freya dan Alexander tersenyum lembut dan mengangguk setuju.


Karina tampak geram saat Freya berbicara seperti itu dalam fikirannya karina jika Freya benar-benar wanita penggoda.


akhirnya mereka telah sampai di ruangan milik Alexander yang terkesan lebih kalem dengan nuansa coklat muda dan beraroma maskulin tercium sangat menggoda di ruangan itu.


Freya dan Alexander duduk berdampingan dan Karina duduk di kursi tamu yang kini berhadapan langsung dengan Alexander. Freya tampak acuh dan hanya memainkan ponselnya saja, sedangkan Karina ia tampak berbincang dengan Alexander.


" baiklah, terimakasih tuan Alexander aku akan menghungi Saskia untuk bertemu dengan anda pada esok siang " ucap Karina ramah dan Alexander hanya mengangguk kecil. Lalu ia berjabat tangan dengan Alexander lalu Karina menatap Freya dengan sopan Freya ikut mengulurkan tangannya dan Karina menyambutnya dengan senang hati.


" shhh " erang Freya saat tangannya diremas kuat oleh Karina.


" apa yang kau lakukan ? " tekan Alexander dan segera melepaskan jabatan tangan Karina dari tangan Freya hingga Karina tersadar seketika.


" ahh maaf nona, saya tidak sengaja " ucap Karina merasa bersalah dan Freya hanya diam lalu mengangguk kemudian. Alexander hanya menatap dingin Karina lalu wanita itu berlalu pergi dan pamit mengundurkan dirinya.


'' Freya ada apa ? " cemas Alexander saat melihat Freya yang menatap pintu ruangan Alexander sedari tadi.


'' tidak ada kak '' ucap Freya singkat dan Alexander langsung menangkup kedua pipi Freya dengan lembut hingga netra keduanya bertemu satu sama lain, Alexander menatap Freya dengan tatapan penuh cintanya.


" Kau tidak pandai berbohong Freya. " ucap Alexander dengan mengelus lembut pipi Freya yang merona itu.


" ishh.. kakak aku tidak apa-apa " ucap Freya mencoba untuk meyakinkan dan Alexander hanya terkekeh lalu mengecup singkat dahi Freya dengan lembut.

__ADS_1


" Aku sangat menyayangimu Freya, tidak akan aku biarkan orang lain melukai mu " ucap Alexander yang kini memeluknya Freya dengan erat, dan Freya membalas pelukan itu.


'' akupun menyayangimu kak " ucap Freya lagi.


__ADS_2