
hari hari berlalu tidak terasa sudah 6 bulan freya melewati hari nya tanpa arga..
meskipun waktunya sudah berlalu cukup lama namun dihatinya masih menyimpan rasa yang sma terhadap arga..
rasa rindu yang menyelimutinya tidak permah hilang.
ia bersahabat dengan rasa sepinya
ia terus menanti dan menanti hingga berharap ada keajaaiban bahwa waktu bisa membawa arganya kembali..
kriiiiiiiing....
suara bel berbunyi nyaring
"hot coffe lattee pick up"
seru seorang bartenders di sebuah cafe
freya yang sedang duduk pun beranjak bangkit dari duduknya
"makasih mas " ujar freya
freya pun mengambil hot coffee lattenya itu. dan mulai berjalan menuju mejanya
namun belum sempat ia sampai di mejanya
tiba tiba
"brukkk"
seseoraang mebaraknya dari belakang
dan seketika coffe nya tumpah hingga megenai tangannya
"aduuhhh panas...." seru freya yang smabil menggibas gibaskan tanganya yang terkena kopi itu...
" sori sori aku bener bner ga sengaja " ucap seorang laki laki padanya sambil memegang tanganya freya..
" sini aku liat" seru laki laki itu
dengan seksama dia memperhatikan tangan freya yang tersiram kopi tadi ...
dan mencoba memberikan tiupan kecil pada punggung tangan freya yang kini sudah mualai memerah ...
__ADS_1
freya pun tertegun diam...
" kita harus ke dokter " ajak laki laki itu
freya pun langsung melepaskan tanganya dari genggaman tangan laki laki itu secara perlahan
" gue gpp ko" jwab freya sinis
" ga ga ga .kita ke dokter " ucap laki laki itu yang dengan seketika memegang tangan frey sambil menariknya keluar ...
*****
beberapa saat kemudian
keduanya sampai di klinik terdekat
laki laki itu dengan santai membaca majalah sambil sesekali dia menoleh ke arah ruangan yang pintunya masih ter tutup rapat
dan tak lama kemudia
cekrek ...
suara pintu terbuka disusul dokter dan freya yang keluar secara bersamaan
nanti 3 hari lagi mba datang kesini untuk cek up" ucap dokter pada freya
" baik dok .terimaksih " jawba freya sambil memegang tangan kanan nya yang kini tengah di perban
sementara itu...laki laki yang sejak tadi menunggu freya pun menghampiri keduanya setelah bberapa saat ia memperhatikan keduanya mengobrol dari jauh
" gimana dok keadaanya ?" tanya laki laki itu secara tiba tiba di sisi kanan freya
freya pun menoleh kaget...
" ko dia asih disini?" tanya freya dalam hati
laki laki itu pun tersenyum kecil pada freya yang memandangnya l
" lukanya tidak terlalu parah mas.cuma 3 hari lagi pasien harus cek up" jawab dokter itu
"ooh kalo gitu trimaksih banyak dok" jawab laki laki itu sambil tersenyum kecil ...
" baik kalo gitu kita permisi dok " ujar laki laki itu meminta ijin pada dokter
__ADS_1
"oh ia silahkan.." dokterpun mempersilahkan mereka
*******
keduanya pun berjalan menyusuri lorong klinik itu secara bersamaan..
sampai di depan pintu keluar langkah merekapun terhenti
" thanks yah buat semuanya" ucap freya pada laki laki itu
" sama sama.. aku yang harusnya minta maaf sma kamu" jawab laki laki itu
freya menebarkan senyum manisnya pada laki laki itu
sejenak dia memandang keseluruhan tubuh laki laki itu.dia pandangi laki laki itu dari ujung kepala hingga ujung kaki dari cara berpakaiannya freya tau kalo laki laki itu pasti pekrja kantoran
" kamu kenapa?" tanya laki laki itu pada freya
seolah membuyrakan konsentrasi freya yang sejak tadi matanya sibuk memperhatikannya
"oh ya kenalin nama gue freya " sahut freya sambil mengulurkan tangan pada laki laki itu
" aku dava " jawabnya sambil mngulurkan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya sibuk melonggarkan dasi nya karena dia sudah mulai merasa kepanasan .
sekali lagi freya tersenyum pada nya ...
namun dalam hatinya freya tak mampu menyembunyikan rasa sakitnya yang masih teramat dalam.
" ywdah kalo gitu gue duluan " ucap freya meminta pamit pada dava
"hmmm.. kamu pulang kemana ?" dava balik bertanya
sejenak freya menoleh ke arah dava
" rumahku ga jauh ko dri sini " jawab freya
" boleh aku anter ?" tanya dava sekali lagi
dan freya pun hanya tersenyum kecil....
"hey ...aku tanya boleh aku anter kamu pulang ?"tanya dava sekali lagi
freya pun hanya mengangguk tanda setuju
__ADS_1
********