Freya

Freya
tempat ini milikmu !


__ADS_3

sesampainya Freya dirumah ia segera berlari kecil menuju kamarnya dengan menenteng barang belanjaan di kedua tangannya


kepala pelayan yang melihat Freya berlari segera menghentikannya


'' nona jangan berlari " ucap kepala pelayan sedikit berteriak karena Freya sudah berada di atas tangga untuk mencapai kamar pribadinya Freya yang mendapat teguran seperti itu langsung membalikkan tubuhnya


" iaa bi, terimakasih " saut Freya lagi lalu berjalan santai sampai ia tiba di pintu kamarnya


CEKLEK


Freya meletakan barang belanjaan nya di kasur miliknya lalu ia mulai menata di sebuah ruangan khusus di samping pintu kamar mandi


Freya menyusunnya secara rapi sesuai dengan model dan tipe nya, setelah selesai lalu ia memilih untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket


aroma lavender pilihan Freya sore ini !


jika sebelumnya Freya selalu memilih aroma mawar tapi kali ini Freya lebih memilih aroma lavender yang menurutnya lebih terasa kalem


****


waktu sudah menunjuk kan pukul enam sore tapi di mansion keluarga Derlene sangat sepi lalu Freya mencoba untuk ke kamar ibunya berharap ia menemukan mom atau dad nya disana


CEKLEK


kosong ! itulah pemandangan yang Freya lihat tidak ada siapa-siapa disana


" kemana mereka " gumam Freya yang menutup pintu nya kembali lalu memilih menuju ruang keluarga untuk menonton acara pertelevisian disana


hening_


hanya ada suara yang berasal dari televisi

__ADS_1


Freya lebih memilih bungkam pasalnya acara yang ia tonton adalah Smackdown yang pemainnya adalah para wanita tangguh


jika aku tidak di ijinkan untuk belajar bela diri, maka aku akan belajar secara diam diam saja , hmm ya itu lebih baik setidaknya jika aku sudah bisa itu akan menjadi perisai untuk melindungi diriku sendiri tanpa harus melibatkan orang lain, batin Freya


Freya kemudian mematikan televisi dan beranjak pergi untuk menuju kamar pribadinya tapi saat ia baru ingin membuka pintu kamarnya ia teringat akan Alfino yang sakit !


" ya tuhan bukan kah kak Alfino sakit ! itu berarti ia berada di dalam kamarnya " ucap Freya sambil menepuk jidatnya sendiri lalu ia bergegas menuju kamar milik Alfino


CEKLEK


Freya membuat pintu itu secara perlahan dan dilihatnya Alfino sedang tidur tanpa menggunakan selimut disana


Freya mencoba mendekat kan dirinya dan duduk di sisi ranjang milik Alfino


" kak " panggil lembut Freya tapi Alfino tak bergeming lalu Freya menatap lekat lekat wajah tampan milik Alfino


lihatlah wajah mu yang tampan ini sedikit lebih pucat tapi itu semua tak menutupi ketampanan kak Alfino , mata hidung dan bibir nya sungguh sempurna tapi kenapa aku harus mencintai tiga orang lelaki secara bersamaan. batin Freya sendu


" Freya ! " ucap serak Alfino orang yang pertama ia lihat dari tidurnya adalah wajah cantik Freya


" kak, apa kau sudah lebih baik " tanya Freya kikuk Alfino yang melihat itu hanya tersenyum samar


" sudah lebih baik, kau tenang saja " ucap Alfino lembut " kau sedang apa disini ? " tanya Alfino lagi


" aku hanya melihat keadaan kakak saja " ucap Freya jujur " baiklah jika kakak sudah membaik aku akan ke kamar milikku " ucap Freya yang beranjak tapi tangannya di tahan oleh Alfino


'' temani aku Freya " ucap Alfino pelan dan Freya lalu menatap balik Alfino


" tapi bagaimana jika aku tertidur " ucap Freya lagi


" tidak apa-apa walaupun kau tertidur disini aku tidak akan menyakitimu Freya " kekeh Alfino membuat Freya mengerucutkan bibirnya

__ADS_1


lalu Freya mendekat dan berbaring di sisi Alfino dengan wajah yang menghadap ke dada bidang milik Alfino, Freya bisa merasakan hangat dari suhu tubuh Alfino


Alfino dengan lembut membelai rambut dan pipi Freya ia sangat suka jika melihat wajah Freya yang sedikit memerah seperti ini, Alfino lalu membelai bibir dan leher Freya dengan sangat lembut membuat si mpunya menggelinjang geli


" Freya apa kau tahu kenapa aku sangat mencintaimu " ucap Alfino lagi dan Freya menggeleng tidak tahu " karena hati ku hanya mau menerima kehadiran mu ! karena hatiku hanya menerima dirimu untuk menempati hati terdalam ku Freya " ucap Alfino terjeda dan menatap bola mata silver milik Freya dengan tatapan lembutnya " cintaku lebih besar dari segalanya untuk mu, di sini ! " ucap Alfino sambil menunjuk dada nya sendiri " ini milikmu tempat ini milik mu " ucap Alfino lalu mencium bibir Freya sedikit kasar bahkan ia ******* nya dengan tergesa-gesa Freya yang mendapat serangan tiba tiba sempat terkejut


Alfino terus ******* serta menghisap bibir milik Freya dan sedikit menggigitnya agar terbuka setelah merasa ada celah Alfino langsung menerobosnya dengan sedikit rakus bahkan Freya sampai kewalahan mengimbangi permainan Alfino


nafas keduanya memburu tak tentu arah sejenak keduanya saling berpandangan satu sama lain menelusuri dan mencari sesuatu di dalam sana


Alfino terus melanjutkan permainannya kali ini sangat lembut seolah tak ingin melepaskan Freya, Alfino mengunci pergelangan tangan milk Freya


" hmm " hanya itu suara yang di keluarkan oleh Freya dan Alfino semakin gencar mencium ******* menghisap bahkan lidahnya saling membelit


" aku mencintaimu " ucap Alfino yang mengakhiri ciuman itu dengan kecupan singkat di bibir, pipi dahi Freya


Freya membeku di tempat nya, dan langsung terduduk di sisi ranjang milik Alfino


" akupun mencintaimu kak " ucap Freya lalu berlari keluar dari kamar Alfino untuk menuju kamar miliknya


Alfino yang melihat itu hanya tersenyum kecil tingkah gemas dan lucu Freya membuat suatu pesona tersendiri untuk Alfino


Freya mengunci pintunya kamarnya rapat-rapat detak jantung nya berpacu lebih cepat bahkan ciuman Alfino yang terkesan kasar itu masih saja terngiang di kepala


Freya mencoba membasuh wajahnya dengan air, lalu ia melakukan serangkaian perawatan pada malam hari


" ya tuhan ada apa dengan diriku ! bahkan aku mencintai ketiga nya. bagaimana bisa ? " ucap Freya lagi


lama termenung dalam kamar nya akhirnya Freya memutuskan untuk tidur walaupun ia belum melakukan makan malam bersama dengan yang lainnya tapi otaknya saat ini tidak bisa di ajak bekerja sama membuat Freya lebih memilih tidur dan berharap bermimpi yang lebih indah lagi


sedangkan di kamar milik Alfino ia hanya tersenyum simpul dan gemas dengan tingkah malu-malu Freya yang menurutnya sangat mempesona

__ADS_1


benarkah cinta Alfino sangat besar untuk Freya ? ya semuanya hanya untuk Freya dan dunianya hanya untuk Freya walaupun ia tahu jika kedua kakak nya yang lainpun mencintai wanita yang sama yang notebene nya adalah seorang adik, bahkan ketiga tuan muda Derlene itu tak keberatan jika harus membagi cinta diantara mereka ! tapi bagaimana dengan tanggapan Freya ?


__ADS_2