Freya

Freya
* Acara keluarga Derlene


__ADS_3

Acara besar dan meriah baru saja berlangsung. Para rekan bisnis tuan Addi maupun nyonya Daisy turut memeriahkan acara sang tuan rumah. Terlihat Adriano, alexander dan juga Alfino sedang berjabat tangan seraya menyambut kedatangan para tamu yang terus saja berdatangan.


Namun bagi sebagian orang ini salah satu kesempatan ajang untuk menjodohkan putri-putri mereka pada ketiga tuan muda Derlene yang mempunyai pengaruh serta para pembisnis muda nan hebat dan patut diperhitungkan.


ruangan ballroom yang disulap seindah mungkin mengundang decak kagum para tamu ditambah pertunjukkan perhiasan berlian dengan edisi terbatas akan di keluarkan oleh para model-model ternama di acara ini.


" Selamat malam tuan Addi, nyonya Daisy " ucap seorang lelaki merupakan salah satu rekan kerja mereka. Seorang lelaki paruh baya yang mengenakan setelan formal berwarna coklat begitupun dengan sang istri yang mengenakan gaun warna senada.


" ahh tuan Randy. Akhinya kau datang. Aku sangka kalian tidak akan hadir. " saut tuan Addi menyambut uluran tangan seraya tersenyum hangat. " siapa gadis cantik yang berada disamping mu ini tuan Randy " ucap tuan Addi tersenyum tipis.


" Perkenalkan ini Erika putri bungsu ku '' ucap tuan Randy tersenyum bangga memperkenalkan putri bungsu nya pada tuan Addi. " Bagaimana dia cantik bukan, sama seperti ibunya " celoteh tuan Addi melirik sang istri yang tersipu malu.


" benar dia cantik " ucap tuan Addi lagi dan tuan Randy balas tersenyum. Ucapan seputaran kedua lelaki itu terhenti kala seseorang menghampiri dirinya. Alexander ya orang itu adalah putra keduanya. Alexander yang bertubuh gagah dengan mengenakan pakaian formal berwarna hitam serta senyum tipis yang mempesona itu ikut menyapa rekan kerja ayahnya.


" Semoga kau menikmati jamuan malam ini tuan Randy " sapa Alexander tersenyum ramah seraya mengulurkan tangannya pada lelaki paruh baya itu untuk berjabat tangan.


" Hahaha aku sangat menikmatinya " saut tuan Randy terkekeh dan Alexander hanya tersenyum tipis menanggapi " ahh aku lupa untuk memperkenalkan putri ku yang cantik ini. Erika kenalkan dia tuan muda kedua dari keluarga Derlene namanya Alexander " ucap tuan Randy dan Erika tersenyum manis seraya mengulurkan tangannya untuk berjabat begutupun dengan Alexander.


" Baiklah jika begitu nikmati. Dad aku akan melihat Freya yang sedari tadi berada di atas bersama dengan ana. " ucap Alexander dan tuan Addi serta nyonya Daisy mengangguk tersenyum. Terlihat pandangan Erika tak pernah lepas dari sosok gagah seperti Alexander hingga tuan Randy sang ayah menangkap ketertarikan dari manik sang putri.


Disisi lain Freya terlihat enggan untuk turun dan bergabung dengan keluarganya. Juliana yang sedari tadi membujuk merasa gemas sendiri dengan sahabat nya itu.

__ADS_1


Freya justru asyik menatap pemandangan laut yang tersedia di kamar hotel miliknya. Juliana yang sedari tadi menatap Freya memilih untuk mengambil cemilan dan memakan nya seraya memegang ponsel miliknya.


CEKLEK


Alexander tersenyum saat melihat Freya yang tak menyadari kedatangan nya begitupun dengan ana. Kedua gadis itu seakan tenggelam dengan pikirannya masing-masing hingga Juliana melirik kearah pintu dan manik nya melihat Alexander yang berjalan menuju kearah Freya.


" Freya " ucap lembut Alexander dan gadis itu berbalik dan menatap kearah sumber suara. " Ada apa hmm ? kau terlihat tak menikmati waktu mu Freya. " ucap Alexander seraya membelai lembut rambut panjang nan halus milik Freya.


" Aku sangat menikmatinya kak hingga aku tak ingin beranjak kemana pun. Lihat lah, indah bukan ? '' ucap Freya menunjuk kearah laut dimana air yang berwarna biru itu seakan menyejukkan dan tenang. Alexander terkekeh dan mengangguk saja namun tetap saja keindahan gadis di samping nya ini melebihi apapun.


" Ayo kita turun " ucap Alexander dan Freya menatap lekat wajah sang kakak. " Ada aku Freya. Kau jangan khawatir " ucap Alexander lagi dan Freya kali ini hanya mengangguk patuh terlebih ini acara kedua orang tuanya dan Freya tak ingin membuat mommy dan Daddy nya kecewa.


Juliana akhinya tersenyum saat Freya memutuskan untuk turun dan bergabung dengan lainnya dibawah sana. Jujur Juliana sudah sangat merasa haus dan ingin mencicipi hidangan yang ada dibawah sana.


" Sangat ramai " ucap Freya melihat sekumpulan lautan manusia yang hadir di acara kedua orangtuanya. Manik nya terus menatap sekumpulan orang-orang itu. Akhinya Freya turun beserta dengan Alexander dan Juliana yang mendampingi.


Kehadiran Freya mampu mengalihkan perhatian semua tamu yang hadir terlebih sebagian dari mereka banyak yang tak tau akan identitas Freya.


Wajah nya yang cantik tersapu riasan tipis dengan polesan bibir berwarna merah muda yang sangat pas untuk nya. Penampilan Freya tak seperti kebanyakan gadis lainnya yang terlihat glamor dan mewah.


Freya tersenyum saat sang ayah mengulurkan tangan untuk dirinya sambut. Tuan Addi tersenyum dan mengecup lembut punggung tangan sang putri kesayangannya. Semua itu tak luput dari banyak pasang mata yang melihatnya.

__ADS_1


" Kau sangat cantik " ucap tuan Addi dan Freya tersipu malu. Tuan Addi membawa Freya menuju dimana istrinya berada. Adriano dan Alfino rasanya ingin menghampiri namun sikap profesional nya pada tamu yang hadir membuat mereka tak bisa bersikap sembarangan.


" Aku tak menyangka kau mempunyai putri secantik ini " ucap seseorang berjalan dengan santai namun sorot matanya tak lepas akan sosok Freya.


" Terimakasih atas pujiannya " saut nyonya Daisy menimpali perkataan seseorang. Freya diam saja dengan tatapan yang lurus seakan tak tertarik dengan orang-orang yang berdatangan menghampiri kedua orang tuanya hanya untuk berbincang hal yang dirinya tak tau.


Untung saja Alexander berada disamping Freya hingga gadis itu merasa tak bosan sepanjang acara berjalan. Freya tampak menikmati acara ini dengan keterbungkaman nya. Bahkan saat para model-model berjalan serta menunjukan perhiasan dengan edisi terbatas Freya hanya menunjukkan senyum simpul nya.


" Kita bertemu lagi nona " ucap suara bariton seorang lelaki hingga Freya dan Alexander sontak menoleh.


" tuan silver " ucap Freya ramah dan lelaki itu tersenyum manis membalasnya lalu duduk di samping Freya tanpa memperdulikan tatapan tajam dari seorang Alexander.


Ya silver lelaki yang pernah mengajak Freya untuk berdansa disebuah acara seseorang pada kala itu, hingga dirinya tak menyangka akan mendapatkan undangan dari tuan Addi dan nyonya Daisy.


" Kau sangat cantik malam ini nona " ucap silver lagi dan Freya hanya tersenyum tipis dan tersipu malu. "


" Freya panggil saja nama ku tak perlu kau memanggil ku dengan sebutan nona '' ucap Freya dan lelaki itu hanya tersenyum lalu mengangguk saja. Kedekatan silver dan Freya tak luput dari pandangan Adriano dan juga Alexander bahkan tuan Addi yang sudah mengetahuinya tak banyak berbicara namun pandangan nya terusik Kaka melihat siluet seseorang yang berada tak jauh dari putrinya. Detak jantung tuan Addi seakan berdetak cepat maniknya terus menatap sekelilingnya untuk memastikan sesuatu hingga tuan Addi melihat senyum simpul yang diberikan oleh seorang disana.


......................


Jangan lupa like, komen dan vote yah hingga hadiah dan fav.

__ADS_1


TnQ ❤️❤️


__ADS_2