Freya

Freya
episode 25


__ADS_3

pagi yang cerah..


freya yang saat itu baru saja terbangun dari tidurnya dengan samar samar mendengar suara ribut ribut di luar rumahnya


terdengar suara wanita dan laki laki seperti sedang beradu mulut disana..


freya bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan mengarah jendela


dia menyibakan kain gorden yang berwarna ungu yang terpasang pada jendela kamarnya itu.


" arga ..." sahut freya sambil membalikan diri dan menempelkan tubuhnya ke dinding ...


"pagi pagi gini dia ngapain kesini si " tanya nya dalam hati


"gue bilang freya gada disini arga...


lagian ngapain lagi si loe pake acara dateng dateng lagi kesini sgala.."ucapan rani terdengar jelas begitu freya sampai disana dan memutuskan untuk menemui mereka berdua


terlihat disana arga yang ingin masuk sedang dihalangi oleh rani dengan susah payah...


sedangkan arga dengan sekuat tenaganya berusaha untuk masuk.


"ran.. biarin dia masuk " ucap freya pada rani yang sebelumnya tidak mengetahui kedatangan freya..


rani diam dan menatap mata freya berusaha mencari ke yakinan kalo freya sedang baik baik saja dengan membiarkan org yg jelas jelas dulu pernah menyakitinya .


rani pun membukakan pintu lebar lebar yang sejak tadi ia tahan.


"masuk ga " ucap freya mempersilahkan masuk pada arga


dan kemudian duduk di kursi


"maksih frey.." jawab arga sambil melangkah ke dallam dan kemudian duduk.


ketiganya sempat terdiam saling diam dan hening...


"frey aku mohon kasih aku kesempatan buat memperbaiki semuanya " ucapan arga seketika membuat ricuh susana yang tadinya hening.


"ngomong apaan si loe..freya udah punya cowo tau"jawab rani nyelonong


arga diam dia lalu mengarahkan pandanganya pada freya yang kini tengah duduk


"apa bener yang rani omongin frey ..?" tanya arga


freya masih diam dan celingukan melihat ke arah rani dan arga..


"itu udah bukan urusan kamu kan ga. "jawab freya


"tapi ini penting buat aku..." jawab arga menghentikan ucapan freya yang belum selesai ..


"penting apa nya si ga..?


bukanya kamu sendiri yang membuat semua tentang aku udah ga penting lagi dihidup kamu."tekas freya


arga diam dan dia menatap ke arah rani yang kini tengah berlalu pergi meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.


"plis ya... kasih aku 1 kesempatan lagi biat memeprbaiki semuanya "mohon arga pada freya


"maaf ga ..aku udah bner bener ga bisa.


aku ga bisa untuk memulai lagi sesuatu yang sudah berakhir..aku harap kamu bisa ngerti sama keadaan kita sekarang.."


sejenak freya menarik nafasnya pelan..

__ADS_1


"ada satu hal yang pengen aku tanya sma kamu gha..."ucap freya


"soal ?"tanya balik arga pada freya


"kenapa dulu kamu tiba tiba ninggalin aku gitu ajah ..?"


pertanyaan freya sukses membuat arga terpaku diam..


dia diam seribu bahasa..dan kebingungan apa yang harus di katakannya atas pertanyaan freya


" jawab gha." desak freya


"aku dulu ninggalin kamu karena aku jatuh cinta sama orang lain frey..." jawab arga sambil menunduk .


freya yang mendengar jawaban arga pun langsung diam..ada perasaan sakit dalam hatinya ..


meskipun kejadian itu sudah 1 tahun berlalu namun jawaban yang selama ini ia cari kini terjawab..


tanpa terasa air matanya jatuh membasahi pipinya...


" alasanya kenapa dulu kamu sampe nyari cinta yang baru di hidup kamu.


sementar saat itu dihati kamu masih ada aku gha ..? tanya freya sedikit mendesak .


"maapin aku frey... aku hilaf " jawab arga sambil meraih tangan freya yang kini tengah mendingin..


"aku minta kamu pergi sekarang ga dan jangan pernh lagi kamu usik kehidupan aku "


jawab freya yang kini sedikit emosi


"tapi frey aku..-"


" aku mau istiraht ga aku cape " jawab freya memotomg pembicaraan arga yang belum slesai itu sambil berlalu pergi meninggalkn arga


sementara dari belakang suara teriakan arga masih terdengar keras ditelinga nya


sesampainya di kamar freya menangis sesegukan di dalam kamar...


perasaan sedih dan kecewa kini menyelimuto hatinya..


ditambah dengan masalahnya bersma dava dan clara membuat hatinya semakin hancur...


"ya udah yah elo ga usah nangis kaya gini lagi buat dia "ucap mala sambil memegangin pundaknya freya


namun freya hanya mengaguk dan menenggelamkan wajahnya ke dalam pelukan mala .


sedangkan rani dan meta mereka hanya bisa melihat freya menangis.


"drrt...dett..."


terdengar suara ponsel freya bergetar di sela sela tangisan freya...


meta meraih ponsel freya yang tergeletak di nakas


lalu menjawab panggilan yang maasuk ke ponsel freya..


"halo "sapa mala pada orang yang berada disebrang sana.


"ohh..thakns good...makasih sayang kamu akhirnya mau jawab telpon dari aku" ucap dava senang tanpa menghiraukan suara siapa di ponsel nya..


" sori ka .. ini meta bukan freya.."


seketika suara meta membuat dava tercengang diam..

__ADS_1


rasa senang yang ia tunjukan tadi seolah hilang


meta melihat ke arah freya yang masih menangis..


dann ia melangkah keluar meninggalkn kamar.


"ka freya lagi nangis sekarang .tadi mantanya yang dulu ninggalin dia dateng lagi kerumah.." ujar freya menjelaskan keadaan freya saat ini


dava yang mendengar kabar freya seperti itu dari meta pun diam.


hatinya bimbang dan bingung disisi lain dava


kaget mendengar bahwa arga kini hadir kembali dikehidupan freya..


tapi disisi lain dava juga tidak bisa mendatangi freya dan saat ini karena janjinya ia terhadap pa wisnu bahwa ia tidak akan lagi menemui freya meskipun ia belum memberi keputusan pada freya.


"arga ngapain kesana met..?"


"yah biasalah ka kalo mantan selain ngajakin balikan ngapain lagi ..."jawab meta


dava diam dia kaget ....seketika pikirannya melayang kalo freya pasti akan menerimanya lagi..


"aku boleh ngomong sm freya sebentar ?" minta dava ..


" hmmm boleh ka sebntar yah .." jawab meta sambil berjalan mendekati freya


tak laama kemudian meta sampai di kamaar


freya yang masih menangis dalam pelukan mala.


"frey..telpon buat loe.." ucap meta sambil menyodorkan ponselnya ke hadapan freya


freya melepaskna pelukanya pada mala dan mendogkakan kepalanya pada meta


"siapa ?" tanya freya dengan nada sedikit bergetar


"dava " jawab meta


sejenak freya mengusap air matanya ..dan meraih ponsel nyya dati tangan meta


"sebentr yah"ujar freya sambil melihat ke sekeliling teman temnnya seolah meminta ijin meminta waktu untuk sendiri di dalam kamrnya.


ketiga temanya pun seakan mengerti mereka bertiga akhirnya pergi dari kamar meninggalakn freya sendiri di dalam kamarnya .


dengan posisi yang masih duduk freya memegangi ponselnya


seolah ragu untuk menerima panggilannya dari dava.


"halo "sapa freya pelan


"halo frey.." terdengar suara balasan dari dava ...


yang kini membuat hati freya semakin begetar


"gimana keadaan kamu skrang ?" tanya dava


" aku baik dav.dan akan selalu baik baik ajah " jawab freya seolah menyembunyikan peradaanya pada dava.


" nanti sore kita ketemu di cafe biasa yah "


tegh...


ajakan dava yang secara tiba tiba membuat hati freya kaget ..

__ADS_1


hatinya berdetak lebih cepat dan bibirnya seolah terpaku .


*******


__ADS_2