Gairah Adik Istriku

Gairah Adik Istriku
malam pertama 2


__ADS_3

ceklek..


Mayang keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melekat sebatas dada dan panjang di atas lutut.


Dimas dan Mayang sama-sama terkejut hingga pandangan mereka bertemu untuk sesaat.


"Mas Dimas!" pekik Mayang dan menutup mulutnya karna terkejut.


"Ngapain mas Dimas dikamar Mayang?!." tanyanya ketus sambil menyilangkan kedua tangan di bagian atas dan bawahnya.


"Bukankah kamu yang bawa aku masuk ke kamar ini" jawab Dimas datar dan menunduk.


Mayang menepuk jidatnya, benar kata Dimas Mayang yang membawa Dimas masuk kedalam kamarnya. "bodohnya aku" ucapnya dalam hati.


pada saat Mayang tersadar Mayang segera berlari masuk kembali ke kamar mandi.


"Mas, tolong ambilkan baju saya." teriak Mayang, dari dalam kamar mandi.


namun Dimas tidak menyahut, kembali Mayang berteriak-teriak meminta pertolongan dari Dimas.


Mayang pun akhirnya menyembul di balik pintu, penasaran apa yang dilakukan Dimas di kamarnya hingga laki-laki itu tidak menyahut panggilannya.


pada saat Mayang menoleh ke kanan dan ke kiri namun Mayang tidak menemukan keberadaan Dimas disana.


mendapati bahwa dirinya hanya sendiri.Mayang keluar dari kamar mandi dan buru-buru mengambil bajunya di dalam almari.

__ADS_1


pada saat Mayang sedang asik mengenakan pakaiannya tiba-tiba Dimas sudah berada dibelakangnya.


"Aaaa..." pekik Mayang. dengan cepat Dimas menutup mulut Mayang menggunakan telapak tangannya, Mayang terbelalak dan.


deg.


lagi-lagi pandangan mereka bertemu dalam waktu yang cukup lama.


☘️☘️☘️


Maria meremas dadanya, merasa sangat sesak. tatkala iya mendengar suara teriakan Mayang dari ruangan atas sana.


sakit memang sakit, tapi ini sudah menjadi konsekuensinya atas perbuatannya sendiri. Maria menitikkan air matanya.


"Bu, kita tidur saja ya." ajak baik Ning Maria mengangguk. akhirnya mereka merebahkan diri di atas ranjang.


bayangan Dimas dan Mayang sedang bercumbu mesra terasa jelas di pandangannya.


Maria kembali menangis' disela tangisnya terukir senyum getir. senang Dimas sudah memenuhi keinginannya, sesak ternyata tidak mudah untuknya harus menahan sakit walau dengan adiknya.


apakah Maria cemburu? tentu! siapa yang tidak cemburu melihat suaminya dipeluk dan di cium di depan mata telanjangnya.


Maria memang b**oh, Sudah tau akan jadi seperti ini masih juga memaksa suaminya menikahi adiknya.


"Ternyata mudah bagi mu mas, berpaling dariku" ucap Maria getir dengan bibir bergetar menahan tangisnya agar tidak bersuara.

__ADS_1


Maria pikir Dimas tidak akan semudah itu menerima Mayang sebagai istrinya. mengingat, Dimas selalu menolak permintaannya. "Tapi ternyata itu kebohongan mu mas" ujarnya lagi.


"Ternyata bulshit" kembali Maria menangis dan meremas dadanya yang begitu sesak. agar tidak menimbulkan suara tangisnya, Maria terpaksa harus mengigit bibir bawahnya sampai berdarah.


di usapnya air matanya dengan tangan kanannya iya terduduk dengan menatap bik Ning yang sudah terlelap.


Maria kembali merebahkan diri, Maria seperti orang yang linglung. seolah tidak sadar apa yang iya lakukan.


☘️☘️☘️


jantung Mayang berdetak lebih cepat. seolah habis lari dari kejauhan. terlihat jelas dadanya yang naik turun.


"****" umpat Dimas, lalu iya melepaskan Mayang.


"Jangan dekat-dekat saya" ucap Mayang jutek.


"Bukankan kamu yang mengajak saya, untuk melakukan malam pertama kita" pungkas Dimas. Mayang terbelalak.


"Ayo, kita nikmatin malam pertama kita sayang." ajak Dimas, Mayang menganga dengan mulut sedikit terbuka.


"oh iya, bibir mu sangat manis" ujar Dimas dengan senyum manisnya.


Mayang menjauh dari Dimas dan menutup di bagian dadanya. disaat bersamaan Dimas maju mengikuti langkah Mayang.


"Mau apa mas?." tanya Mayang ketakutan.

__ADS_1


"Mau apalagi, ya melakukan itulah!" pungkas Dimas cepat..


"Oh no.." ucap Mayang cepat wkwk


__ADS_2