Gelora Noda Dan Cinta

Gelora Noda Dan Cinta
part 33


__ADS_3

''Menurutmu?'' tanya Swasti,ambigu.


"Hati Ndaru mengatakan jika Vi,telah mengandung anak Ndaru," jawab Dewandaru yakin .


"Kamu yakin?" tanya Swasti.


"Yakin,Ndaru yakin jika Vi,telah hamil." jawab Dewandaru semakin yakin.


"Apa yang membuatmu yakin?,


"ganti Widuri yang bertanya.


"Sebenarnya sebulan yang lalu aku telah bermimpi,menangkap seekor burung, burung itu sangatlah indah." jawab Dewandaru semakin yakin.


" kenpa baru sekrang kamu bertanya?'' tanyaSwasti.


"Aku melihat perubahan pada tubuh Vi, ya aku dapat melihat perubahan dalam diri Vi,Ma.Yah, Bun, Tolong jaga anak dan istriku,Ndaru mohon jangan pisahkan antara aku dengan anak dan istriku." Dewandaru memohon dengan tulus.


Antara Abyas,Swasti dan Widuri kembali sama-sama diam, ketiganya tidak ada yang menjawab.

__ADS_1


"Diamnya kalian semua membuatku semakin yakin jika Vi,telah mengandung anakku.'' ucap Dewandaru, gusar.


Mereka bertiga menghela nafas berat, dan saling pandang tanpa menjawab pertanyaan dari Dewandaru.


"Vi, memang hamil untuk menghimdari depresi berkepanjangan Mama akan membawa VI, ke luar kota untuk berobat sesuai dengan saran dokter, jadi selama Mama tidak di kota ini Ayah dan Bundamu yang akan sering menjengukmu, jaga diri baik-baik jangan bikin keributan." pesan Swasti pada Swasti pada Dewandaru.


Kini giliran Dewandaru tidak bisa berkat apa-apa setelah  mendengar penuturan dari Swasti, Dewandaru luruh matanya lansung berkaca-kaca, wajah Dewandaru benar-benar memancarkan kesedihan yang mendalam.


Pertemuan dengan Dewaandaru dan keluarga berjalan selama tiga puluh menit saja, sealin pertemuan biasa kali ini juga merupakan pamitan Swasti pada Dewandaru. Setelah selesai pamitan dengan berat ahti Dewandasru melepas kepergian Swasti dan Violet, pihak keluarga juga tidak memberitahuakan pada dewndaru kemana Swasti dan Violet pergi.


Abyas dan Widuri ikut mengantar Swasti membawa Violet ke luar kota yang jarak tempuhnya mencapai lima jam dalam perjalanan, Swasti memilih tinggal di tengah kota,mereka menyewa sebuah ruma di awasan perumahan tidaklah besar namun cukup strategis jika mau beprgian entah itu ke pasar maupun pergi ke rumah sakit tidaklah jauh  mengingat  Violet yang harus sering kontrol ke dokter dan juga rumah sakit.


"Mama seorang ibu, Ayah jangan kawatir semua akan baik-baik saja, Mama yang menjaga Vi, Ayah jaga kakek , Widuri, Ndaru serta anak kita, Mama yang merawat dan menjaga menantu da  cucu kita.'' ucap Swasti meyakinkan Abyas dari rasa kekawatirannya.


''Dua puluh tahun lebih kita tidak pernah berjauhan seperti ini dalam waktu yang lama,'' ucap Abyas sedih.


''Cepat atau lambat kita akan tetap berpisah Yah, kadang Mama juga merasa capek dengan kesehatan Mama sekarang, Mama ingin Ayah bahagia."


Abyas langsung memeluk erat Swasti tanpa bisa berkata apa-apa, hanya butiran bening yang jatuh dari pelupuk mata Abyas.

__ADS_1


"Ayah, sudah sangat bahagia bisa memiliki Mama dan Ndaru, sudah cukup buat Ayah." ungkap Abyas.


"Sekarang Ayah harus tetap ingat, ada Widuri dan adik Ndaru, di rahim Widuri, ada cucu kita yang akan lahir, Mama selaku berdoa semoga Mama masih bisa di beri umur panjang hingga bisa mengantarkan Putra kita ke pelaminan bersama dengan Violet."


"Kita bisa, Ma, Mama harus yakin." ungkap Abyas memberi semangat hidup pada Swasti.


Hidup berpisah dengan Swasti merupakan hal yang sangat berat buat Abyas, meski sekarang sudah memiliki Widuri.


"Maafkan Mama, Yah, semoga hidup mama tidak seperti yang di katakan oleh dokter beberapa tahun lalu." gumam Swasti dalam hati.


Flash back on.


"Bagaimana denagn keadaan saya dok?" tanya Swasti pada dokter yang merawatnya "Apa benar kesempatan hidup saya tidak akan lama lagi?" tanya Swasti ingin tahu lebih lanjut karena secara tidak sengaja Swasti telah mendengar percakapan dokter dengan suster waktu di rawat di rumah sakit, dokter bilang umur Swasti tidak akan lebih dari satu tahun.


"Hidup dan mati hanya Tuhan, yang menentukan bu, kami akan berusaha semaksimal mungkin," jawab dokter tanpa mau menjelaskan secara gambalang.


Flash back off.


Jangan lupa baca novel keren di bawah ini ya kak.

__ADS_1



__ADS_2