
Widuri dan Violet setelah menidurkan anak-anaknya mereka berdua memasak di dapur sedang Gayatri di suruhnya beristirahat, karena bebarapanhari ini Gayatri juga di sibukkan dengan persiapan wisuda Violet.
''Vi, sampai kapan kamu akan begini terus, belajarnlah berdamia dengan keadaan ,'' nasehat Widuri pada Violet.
''Mbak dari dulu mbak sudah tahu kan karakterku, akubmasih ingin sendiri aku masih ingin mewujudkan mimpiku.'' ucap Violet menegaskan .
''Biar Lingga bersama kami Vi, agar kamu bisa lebih fokus pada tugasmu nanti, dan lagi sekarang saatnya Lingga duduk di bangku taman kanak-kanak, semua ini demi masa depan Lingga Vi.'' nasehat Widuri lagi.
''Mbak sampai kapanpun aku tidak akan menitipkan Linnga pada siapapun, aku akan menjaga dan mendidiknya sendiri, sudah terlalu lama aku merepotkan kalian semua terutama kamu mbak, Vi, tahu kesehatan mama juga sudah menurun itu sebabnya Vi, tidak ingin mama dan ayah berpisah lagi, cukup Vi dan Lingga saja yang pergi, aku tahu jika mama sangat mengkawatirkan Vi dan LIngga, sekarang aku seorang ibu, aku sadar itu mbak'' tutur Violet.
__ADS_1
''Vi, tidak ada yang di repotkan dan kehadiran kamu dan lingga merupakan anugerah bagi kita semua, mbak percaya jika kamu mampu, bagaimanpun kami tidak tega kalau kamu berjuahan dari kami, sebenarnya aku ingin ikut dengan kamu Vi, mama selalu melarang, kadang aku tidak paham dengan jalan pikiran mama,'' keluh Widuri.
''Vi, tahu itu mama selalu menomorsatukan orang yang di sayangnya, termasuk Vi, mbak tolong jangan sampai dia tahu aku dan lingga ada di mana, aku benar-benar belum siap untuk bertemu dengan dia, dan aku juga belum bisa menerima jika dia ayah dari anakku, aku masih belum bisa mbak.'' pinta Violet mengiba. pada Widuri
Widuri hanya bisa bernafas berat mendengar penuturan dari Violet''Vi, maafkan mbak karena tidak bisa menjagamu dengan baik, hingga membuat kamu mengalami ini semua.'' tutur Widuri, merasa bersalah.
''Mbak sudah banyak berkorban untuk Vi, sekarang mbak harus bisa menikmati kebahagiaan mbak bersama dengan ayah, Arda dan mama, Vi bisa jaga diri baik-baik mbak, suatu saat nanti kta bisa hidup bersama, dulu Vi, pernah bilang kan ke mbak, tentang anak kita yang terlahir hampir bersamaan dan sudah menjadi kenyataan.'' ucap Violet mengingat perkataannya dulu.
''Mbak jangan kawatir itu, Vi tahu status Vi,seperti apa, sekarang cukup doakan agar Vi, bisa segera menyelesaikan tugas-tugas Vi. ucap Violet berusaha menenangkan Widuri'
__ADS_1
Widuri dan Violet terus memasak sambil ngobrol, sedangkan Arda dan Lingga bangun bersamaan, Gayatri membantu mereka berdua penuh kasih, Gayatri membantu Arda untuk cuci muka dan cuci tangan. Setelah mereka berdua cuci muka dan terlihat segar kedua bocah itu menghampiri ibunya masing-maisng.
"Sayang tambah pinter saja," puji Violet, memeluk Lingga yang datang dan berhambur pada orang tuanya.
"Mama aku bagaimana?" tanya Arda.
"Sini, mama peluk sayang." Widuri segera memeluk tubuh Arda.
Sore ini mereka menghabiskan waktu di rumah saja, Violet dan Widuri melihat tingkah anak-anaknya sambil terus memasak. Lingga dan Arda menikmati bermain bersama di taman belakang rumah.
__ADS_1
(Hai readerku sayang jangan lupa ya baca juga novelnya kak Choooya, seru banget lo novelnya)