Gelora Noda Dan Cinta

Gelora Noda Dan Cinta
Part 36


__ADS_3

Abyas bersama dengan  Widuri beresama dengan Arda pergi ke kantor polisi untuk membesuk Dewanadaru, sebulan sekali Abyas selalu membesuk Dewandaru di dalam tahanan, Dewandaru sangat senang sekali bisa beretemu dengan keluarganya. Dewandaru menyalami kedua orang tuanya secara ta"dzim. Bearad di dalam penjara selama lima tahun membuat dewandaru semakin dewasa dalam segala hal.


''Yah,Bund,'' sapa Dewandaru sopan,'' adik kakak ini tambah cantik,'' ucap Dewanadaru gemas pada Arda, mereka  duduk di bungku depannya setelah salig sapa dan melepas rindu.


Arda sangat senang sekali bisa bertemu dengan Dewandaru, kareana Dewandaru sendiri jug sangat menyayangi Arda, kedua kakak beradik itu memiiki chemistri yang sangat kuat, sehinga membuat mereka sangat dekat walau jarang sekali bertemu.


''Bagaimana keadaan kamu, maaf Ayah sangat sibuk jadi tidak bisa menjenguk kamu terlalu sering.'' ucap Abyas, sedih.


''Alhamdululillah semua baik-baik saja Yah, bunda bagaiaman kabarnya? mama, Lingga  dan Vi, bagaimana kabarnya Yah, Bund?'' tanya Dewandaru pensaran.


''Semua baik-baik saja kelakuan Linggga sama persis dengan kamu waktu kecil,'' jelas Abyas.''Sudah ada kabar kapan kamu bisa keluar dari sini?'' tanya Abyas.


''Ndaru belum tahu Yah, semoga ada perubahan, aku sudah tidak sabar untuk bisa melihat Lingga secara lanagsung.''  ucap Dewandaru sangat yang sangat merindukan putranya, walau mereka belum pernah bertemu walau sekali saja, karena Violet, tidak mengijinkan Lingga, bertemu dengan Dewandaru.

__ADS_1


''Nda, jangan kecewa pada kami semua , Vi, pergi ke luar pulau bersama dengan mama dan Lingga serta mabk aya, Vi sudah selesai kuliah dan mendapatkan tugas untuk mengabdi di desa yang sangat terpencil, aku sebagai kakak Vi, mohon maaf karena belum bisa membujuk Vi, agar mau merelakan Lingga bersama kami.'' ucap Widuri sedih, tulus.


''Ndaru memaklumi itu semua Bunda, sebenarnya Ndaru yanga seharusnya minta maaaf karena semua terjadi karena kecerobohanku.'' ucap Ndaru berusaha tenang dan legowo.


''Semua sudah garis hidup kita, jalani saja yang iklas Nda,'' nasehat Widuri.


''Kapan Vi,wisuda?''' tanya Dewandaru ingin tahu tentang istri dan anaknya .


''Seminggu lagi ,Vi, baru wisuda, sebab itu kami minta maaf jika habis ini kita jarang bertemu, seperti biasa Ayah akan membantu mengurus keperluan kepindahan,'' ucap Abyas..


pertemuan mereka selama satu jam, mereka saling bercengkerama, berbagi cerita, di sini Arda yang sangat antusias menceritakan kegiatannya mulai dari kegiatan sekolah maupun di rumah.


''Semoga semua bisa cepat selesai.'' ucap Widuri, berusaha menghibur Dewandaru.

__ADS_1


''Iya Bunda,'' sahut Dewandaru, sebenarnya sedih namun Dewandaru mampu menutupinya.


''Kami pamit kamu jaga diri ya, semoga sebentar lagi kita bisa segera berkumpul lagi ,bahagia seperti dulu.'' ucap Abyas.


''Terima kasih Yah, Bund, dan adik kakak yag paling cantik dan pintar,'' ucap Dewandaru gemas dengan Arda.


Abyas pergi meninggalkan kantor plsi dengan di iringi oleh Widuri dan Arda.


''Yah, Bunda ,kenapa mas alu tidak pulang dengan kita?'' tanya Arda polos, khas anak usia segitu.


''Mas lagi sekolah, jadi harus tetep berada di sini, jika sudah lulus, baru bisa pulang sama-sama.'' sahut Abyas, memberi penjelasan pada Arda.


Arda berusa mengerti dengan apa yang telah di ucapkan oleh Abyas, mereka datang membesuk Dewandaru dengan menggunakan sepeda motor. Setelah dari membesuk Dewandaru mereka bertiga bersantai jalan-jalan di mall, Arda sangat bahagia karena banyak mainan di zona bermain.

__ADS_1


(Jangan lupa baca novelnya kak Ummu salamah, kak terima kasih)



__ADS_2