
''Assalamu'alaikum!'' seru Arda dari luar.
''Wa;'alaikum salam, alhamdulillah anak mama sudah datang.'' sambut Swasti girang, begitu melihat Arda, Abyas dan Widuri telah datang.
Abyas dan Widuri mereka datang dengan mengendarai mobil, rasa bahagia terpancar dari wajah mereka bertiga.
"Mama!" Arda langsung menghambur dalam pelukan Swasti yang tengah duduk di kursi rodanya.
"Anak, mama sudah sangat besar sekali ternyata," puji Swasti, senang.
Mereka masuk ke rumah, duduk beristirahat di ruang tengah.
"Bagaimana kabar mama?" Abyas memeluk Swasti seperti biasa.
Bagi Widuri dan Swasti itu sudah merupakan hal lumprah melihat Abyas memeluk Swasti maupun Widuri, di depannya.
"Alhamdulillah, semua baik-baik saja, seperti yang Ayah lihat, mama semakin sehat." ujar Swasti.
Setelah saling berpelukan melepas kangen mereka ngobrol santai, Lingga sedang tidur dengan di temani olet Gayatri, sedangkan Violet sedang mengerjakan tugas untuk persiapan tugas di luar pulau.
Setelah beberapa saat Lingga terbangun dari tidurnya, Lingga langsung menghampiri Swasti yang sedang duduk santai bersama dengan Abyas, Widuri dan Arda. Lingga berada di dalam pelukan Swasti, manja khas anak-anak yang sedang baru bangun tidur.
"Cucu oma sudah bangun ya, Tu ada kak Arda," ucap Swasti.
__ADS_1
Lingga menggelengkan kepala dia tetap bermanja dan bermalas-malasan dalam pelukan Swasti.
"Dik Inga," panggil Arda.
Lingga tidak menyahut malah semakin sembunyi dalam pelukan Swasti.
"Assalamu'alaikum," dari luar Violet mengucap Salam.
"Wa'alaikum salam," sahut semua yang ada di dalam ruangan tersebut.
"Mbak!" seru Violet langsung memeluk Widuri.
"Tambah cantik saja," puji Widuri.
"Tapi tambah gebdut, lihat sekarang." Violet memperliharkan tubuhnya yang jauh lebih berisi dari sebelumnya.
"Saingan sama mama," sahut Violet lagi.
Semua orang di ruangan tersebut tertawa ceria, Violet setelah sembuh dari depresi dan faktor habis melahirkan memiliki berat badan yang jauh lebih segar, dengan tinggi seratus lima puluh lima dan berat badan hampir enam puluh kilo.
"Yah," Violet baru menyalami Abyas, setelah sedikit beranda tadi.
Abyas menyambut dengan senang hati "Selamat ya sayang."ucap Abyas haru.
__ADS_1
"Terima kasih Yah, sudah mengantar Vi, sampai seperti sekarang." ucap Violet tak kalah haru.
"Ini sudah kewajiban kami semua Vi," sahut Abyas lagi penuh kasih.
"Anak mama, tambah cantik saja." Violet berganti memeluk Arda yang berada di dekat Swasti.
"Mama," sahut Arda.
"Hai ganteng kok sembunyi di pelukan oma sih, kak Arda datang lo." ucap Violet sambil mengusap tubuh Lingga yang masih sembunyi di dalam dekapan Swasti" Mama cuci tangan dab ganti baju dulu ya, mau ikut mama." bujuk Violet pada Lingga.
Lingga tanpa menjawab dia langsung berpibdag tempat, Lingga memilih dalam pelukan Violet. Violet setelah pamit dia pergi ke kamarnya untuk mengganti pakiannya dan cuci tangan.
"Bahagia sekali bisa melihat Vi, seperti sekarang." ucap Abyas.
"Mama juga bahagia dan lega, setelah melewati Nasa sulit dulu, rasanya mama tidak percaya bisa melihat Vi, dan Lingga seperti sekarang." ucap Swasti haru.
"Mbak terima kasih sudah menjaga Vi, selama ini." ucap Widuri sopan.
"Tidak usah berterima kasih, Wid, ini kan sudah tugas Mama dan Ayah, rasanya terbayar lunas pengorbaban mama, sekarang kita istirahat kalian pasti capek." perintah Swasti.
"Aku, dan Arda ke kamar Vi, saja mbak soalnya sudah kangen dan sebentar ladu pasti jarang ketemu lagi." ucap Widuri.
Swasti dan Abyas mengangguk, setelah kepergian Widuri, Abyas membantu Swasti untuk menikmati udara segar di samping rumah mereka.
__ADS_1
(Baca yuk kak novel kak Aa cempreng, seru sekali )