Guru Cantik Pujaan Hati

Guru Cantik Pujaan Hati
Bab 34


__ADS_3

Setelah selesai makan malam dengan keluarga Afkar, Artika langsung pulang dan di antar oleh Afkar.


Artika sangat senang karena keluarga Afkar menerima dirinya masuk ditengah-tengah keluarga mereka.


Keluarga Afkar tidak melihat, latar belakang yang Artika miliki. Tapi Artika masih kepikiran dengan ucapan Afkar yang mengatakan bahwa mereka akan menikah 3 bulan lagi


" Mas, apa mas serius akan perkataan mas tadi, kalau kita akan menikah 3 bulan lagi, dan tepat di hari ulang tahunku" tanya Artika penasaran akan ucapan Afkar tadi.


"Iya sayang, itu benar dan mas serius akan ucapan mas tadi" jawab Afkar dengan nada seriusnya.


"Tapi mas, apa ini tidak terlalu cepat, aku masih ingin melanjutkan pendidikanku mas" ucap Artika dengan cemas.


"Kamu tidak usah khawatir sayang, aku tidak akan melarang kamu untuk melanjutkan pendidikan dan karirmu sekalipun. Aku akan selalu mendukungmu" ucap Afkar dengan tegas.


" Sayang, mas ingin menjalani hubungan yang serius denganmu, mas ingin membangun keluarga kecil kita bersama nantinya" sambung Afkar lagi.


"Baiklah mas, aku setuju untuk menikah dengan mas" ucap Artika dengan penuh keyakinan.


"Terima kasih sayang" ucap Afkar seraya menggenggam tangan Artika dan menciumnya.


"Semoga aku tidak salah dalam mengambil keputusan"gumam Artika dalam hatinya.


*Di kota Z


"Bagaimana Pa, apakah papa sudah berhasil mencari tahu siapa sebenar CEO AG COMPANY?" tanya Nyonya Diana pada suaminya.


"Papa belum menemukannya ma, orang-orang yang papa sewa belum berhasil. Mereka mengatakan sangat susah untuk mencari informasi tersebut, karena semua data-data informasi sangat di lindungi" ucap Tuan Hari pada istrinya.


"Terusa bagaimana dong pa, ini sudah berbulan-bulan dan papa belum berhasil menemukannya. Mama itu sangat ingin menjodohkan Anggun dengan CEO itu pa" ucap Nyonya Diana dengan kesal pada suaminya.


"Kenapa harus dengan CEO AG COMPANY sih ma, masih banyak anak rekan bisnis papa yang lainnya, yang jelas-jelas mereka sangat menyukai Anggun" ucap Tuan Hari.

__ADS_1


"Anak rekan bisnis papa yang lain itu, tidak sebanding dengan CEO AG COMPANY itu pa. Anggun anak kita adalah seorang model papan atas yang terkenal. Jadi Anggun juga harus bersanding dengan orang yang sebanding atau di atas dia pa" cerocos Nyonya Diana pada suaminya Tuan Hari.


"Tapi ma, Anggun itu masih muda, bahkan pendidikannya belum selesai. Papa tak ingin jika Anggun menikah muda ma" ujar Tuan Hari.


"Kita hanya akan menjodohkan Anggun pa, bukan berarti setelah di jodohkan, Anggun akan langsung menikah. Setidaknya kita bergerak dengan cepat untuk mencarikan Anggun pasangan yang tepat dan sepadan pa" pujuk Nyonya Diana pada suaminya.


"Ma, bagaimana jika CEO itu adalah seorang laki-laki tua. Apakah mama tetap akan menjodohkan Anggun dengannya" tanya Tuan Hari.


"Papa ini bagaiman sih, jika CEO tersebut adalah seorang laki-laki tua, maka kita akan menjodohkan Anggun dengan anaknya pa. Papa itu harus mikir pakai logika dong pa, jika CEO tersebut sudah tua, pasti dia memiliki anak kan. Dan suatu saat nanti dia akan mewariskan semua kekayaannya pada anaknya tersebut"jelas Nyonya Diana panjang lebar pada suaminya.


"Iya, mama benar, tapi yang jadi permasalahannya kita belum mendapatkan informasi mengenai siapa sebenarnya CEO itu ma"ucap Tuan Hari dengan nada frustasinya.


"Ya papa harus usaha dong pa, papa pikir deh jika kita bisa menjodohkan Anggun dengannya, kita juga akan mendapatkan keuntungan pa. Bisnis kita akan semakin maju dan Anggun anak kita juga akan hidup enak pa, masa depannya sudah terjamin" ujar Nyonya Diana mempengaruhi suaminya.


"Mama benar, papa akan lebih berusaha lagi, dan papa juga akan menyewa detektif yang handal untuk menyelidikinya" ujar Tuan Hari membenarkan perkataan sang istri.


Nyonya Diana langsung tersenyum mendengar ucapan suaminya, ternyata sangat mudah mempengaruhi suaminya.


*Di London


Xavier saat ini sedang berada di London untuk menemui Ryan Smith sahabatnya. Karena Ryan mengatakan kalau anak buah yang Ryan perintahkan untuk mencari informasi mengenai Afkar, sudah mendapatkan informasi yang Xavier inginkan mengenai Afkar.


Xavier dan Ryan telah berjanji untuk bertemu di sebuh club malam milik Ryan.


Ryan adalah seorang ketua Mafia terbesar di London, yang bernama Eagle Eye. Organisasi mafia yang sangat di takuti di London.


Selain sebagai seorang ketua mafia, Ryan juga seorang CEO dari Smith group yang bergerak di berbagai bidang dari perhotelan, pendidikan, kesehatan, properti dan masih banyak lagi.


Sedangkan organisasi Mafianya bergerak di bidang pembuatan senjata, bom rakitan, dan juga racun.


"Xavier, aku ingin bertanya kenapa kamu meminta bantuanku untuk menyelidiki pria itu" tanya Ryan pada Xavier.

__ADS_1


Kemudian Ryan memberikan sebuah flash disk yang berisi semua informasi mengenai Afkar. Xavier pun segera menyimpan flash disk yang di berikan oleh Ryan ke dalam sakunya.


Saat ini mereka sedang berada di ruangan VIP di club malam milik Ryan. Di ruangan tersebut tidak hanya ada Xavier dan Ryan saja, tapi juga ada dua orang kepercayaan Ryan.


Di ruangan itu ada Steven dan Axel, mereka berempat sedang menikmati Wine dan Whisky.


"Aku hanya ingin melindungi adikku saja Ryan, kau tahu pria itu mengaku bahwa dirinya adalah CEO dari AG COMPANY. Sedangkan kau sendiri tahu bahwa CEO itu tidak pernah menampakkan dirinya" jawab Xavier atas pertanyaan Ryan.


"Kau benar Xavier CEO itu tidak pernah menampakkan dirinya di hadapan publik. Tapi pria itu mengatakan yang sebenarnya bahwa dia memang CEO dari AG COMPANY" ujar Ryan pada Xavier.


"Baguslah jika memang benar dia seorang CEO dari AG COMPANY, berarti dia tidak membohongi adikku" ucap Xavier dengan tenang.


"Heii.... Xavier, aku bingung sejak kapan kau memilik seorang adik, kau itu adalah seorang anak tunggal. Atau jangan-jangan pria itu mencuri wanitamu" tanya Ryan pada Xavier yang bingung sejak kapan Xavier memiliki seorang adik.


"Heii jangan sembarangan kau berbicara Ryan, tak ada seorang pun yang bisa mencuri wanitaku, lagian aku juga belum memiliki wanita" ujar Xavier dengan santainya.


"Sejak aku pulang dari Indonesia, aku baru tahu jika aku memiliki seorang adik, lebih tepatnya adik sepupu" sambung sambung Xavier lagi.


"Heiii kau ingin menipuku lagi ya, aku tahu bahwa ayah dan ibumu itu adalah anak tunggal, dari mana datangnya adik sepupumu itu" ujar Ryan


"Aku tidak menipumu Ryan dia memang benar adik sepupuku, lebih tepatnya dia adalah anak dari keponakan kakekku yang sudah meninggal dunia" ujar Xavier pada Ryan.


Xavier pun menceritakan bagaimana kehidupan Artika, apa saja yang di alami oleh Artika. Dan juga saat ini Artika sedang menjalin hubungan dengan Afkar, maka dari itu Xavier meminta bantuan pada Ryan untuk mencari informasi mengenai Afkar.


Xavier takut jika Afkar hanya membohongi adiknya, dan mempermainkan adiknya saja.


*Terima kasih telah membaca karya saya


Mohon maaf bila terdapat banyak kesalahan


Mohon kritik dan sarannya

__ADS_1


Jangan lupa Vote,like, komen dan share yaa


__ADS_2