Guru Cantik Pujaan Hati

Guru Cantik Pujaan Hati
Bab 61


__ADS_3

Saat Ryan pulang ke mansionnya, Ryan terkejut melihat Afkar yang duduk di ruang tamunya bersama Aydan, Artika dan juga Raissa adiknya.


"Kakak sudah pulang?" tanya Artika seraya berjalan menghampiri Ryan, dan membantu Ryan melepas jas dan mengambil tas kerja Ryan. Karena sudah menjadi kebiasaan Artika setiap kali Ryan pulang dari kantor, Artika akan melakukan itu semua.


Afkar yang melihat Artika begitu perhatian pada Ryan, menjadi cemburu. Afkar berpikir jika Artika memiliki hubungan khusus dengan Ryan.


"Iya, siapa dia?" tanya Ryan pada Artika yang pura-pura tidak mengenal Afkar.


"Kak, kenalkan ini mas Afkar, dan mas Afkar kenalkan ini kak Ryan yang aku ceritakan padamu" jawab Artika seraya memperkenalkan Afkar dan Ryan.


Mereka berdua segera bersalaman dan menyebutkan nama mereka masing-masing, namun Afkar menatap Ryan dengan tatapan tajam, begitupun sebaliknya.


Ryan tahu jika Afkar, merasa cemburu pada dirinya. Namun Ryan tidak menghiraukannya, Ryan segera berpamitan untuk masuk ke kamar dan membersihkan dirinya.


Afkar heran yang melihat, sikap dingin Ryan, jika Ryan memilki hubungan dengan Artika, tidak mungkin Ryan akan bersikap dingin seperti itu.


"Mas, jangan di ambil hati sikap kak Ryan, dia memang seperti itu" ucap Artika pada Afkar.


"Kakakku memang seperti itu, biarkan saja dia. Afkar, aku ingin bertanya" ucap Raissa membenarkan perkataan Artika.


"Kamu ingin bertanya apa?" tanya Afkar pada Raissa.


"Emm..em.. ini tentang ayahnya Aydan, aku merasa sangat penasaran seperti apa wajahnya. Aku melihat jika Aydan begitu tampan, pasti ayahnya juga sangat tampan" ucap Raissa dengan malu-malu.


Afkar segera mengambil ponselnya,serta membuka ponsel tersebut untuk mencari foto Azreel kakaknya yang merupakan ayah dari Aydan. Setelah ketemu foto yang di cari Afkar segera memberikan ponselnya pada Raissa, agar Raissa melihat foto Azreel.


"Waaahhh... ternyata tebakanku tidak salah Arti, ayahnya Aydan sangat tampan, dan lihat ini dia adalah seorang pilot Arti" ujar Raissa dengan penuh semangat seraya memeluk Artika.

__ADS_1


"Apakah kamu sesenang itu Raissa, Ayahnya Aydan memamg seorang pilot, bukan sekedar pilot saja tapi dia juga seorang kapten" ucap Artika memberitahu Raissa jika Azreel adalah seorang kapten.


"Heeeii boy, bagaiman kalau Tante yang jadi ibumu. Apakah kamu setuju" tanya Raissa pada Aydan yang sedang duduk samping Artika.


Afkar dan Artika hanya bisa melongo mendengar ucapan Raissa,jika dirinya ingin menjadi ibu dari Aydan setelah melihat foto Azreel.


"Terserah Tante saja, Aydan gak peduli, yang penting Mami tetap akan menjadi maminya Aydan"jawab Aydan dengan acuh pada Raissa.


"Oh... baiklah jika begitu, aku sudah mendapat restu dari anaknya, sekarang bagaimana caranya aku mendekati ayahnya" ucap Raissa sambil berpikir.


"Raissa apakah kamu sakit, atau otak kamu yang bermasalah"tanya Artika pada Raissa seraya menempelkan tangannya di kening Raissa.


"Heeeiii Arti, aku ini tidak sakit dan juga otak masih berfungsi dengan baik" jawab Raissa seraya melepaskan tangan Artika yang berada di keningnya.


"Apakah kamu yakin, ingin mendekati kakakku?" tanya Afkar dengan hati-hati pada Raissa.


"Iya, aku sangat yakin walaupun aku belum pernah bertemu dengannya. Tapi aku yakin jika dia adalah jodohku"jawab Raissa dengan penuh percaya diri.


Afkar menceritakan semua tentang Azreel pada Raissa, Afkar memberitahu Raissa jika Azreel adalah seorang duda dan istrinya meninggal saat melahirkan Aydan. Afkar juga memberitahu tentang sifat dan sikap Azreel, hobi, makanan kesukaan, dan hal-hal yang di sukai dan tidak di sukai oleh Azreel.


Afkar merasa jika sudah saatnya bagi Azreel untuk membuka hatinya untuk wanita lain, dan memulai kehidupannya. Maka dari itu Afkar memberitahu Raissa semua tentang Azreel. Siapa tahu apa yang di ucapkan oleh Raissa memang benar jika dirinya dan Azreel berjodoh.


Afkar yang melihat sifat Raissa yang sangat ceria, sangat cocok untuk kakaknya yang masih memendam kesedihan setelah 7 tahun di tinggal oleh istrinya. Walaupun umur Raissa mungkin sepantaran dengan Artika, tapi tidak ada salahnya jika mencoba untuk mendekatkan Azreel dan Raissa.


"Terima kasih banyak Afkar, mulai sekarang kamu adalah calon adik iparku. Kamu tenang saja aku adalah orang pertama yang akan mendukungmu dan Arti untuk bersatu kembali"ucap Raissa pada Afkar dan juga Artika.


Mereka sedang asyik berbincang-bincang, tiba-tiba ada seorang pelayan datang dan memberitahukan jika makan malam sudah siap, dan Ryan juga sudah menunggu di meja makan.

__ADS_1


Mereka semua bergegas pergi ke meja makan, karena Ryan sudah menunggu mereka. Mereka memulai makan malam tanpa suara hanya dentingan sendok dan garpu yang terdengar.


Setelah selesai makan malam, mereka semua kembali ke ruang tamu. Saat makan malam Ryan dengan lekat memperhatikan Aydan, dia sangat menyukai Aydan.


"Haii.. boy siapa namamu?" tanya Ryan pada Aydan.


"Namaku Aydan Gafi Gazali om" jawab Aydan atas pertanyaan Ryan.


"Malam ini maukah kamu menginap di rumah om, dan tidur bersama om?" tanya Ryan pada Aydan.


"Aydan mau om, tapi Aydan inginnya tidur bersama mami, Aydan takut jika mami pergi lagi" ucap Aydan dengan raut wajah yang berubah menjadi sendu.


"Kamu tenang saja, mamimu tidak akan bisa pergi dari rumah om. Kamu lihat di luar sana banyak anak buah om yang sedang berjaga" bujuk Ryan pada Aydan supaya Aydan menuruti kemauannya.


"Baiklah, Aydan akan tidur bersama om. Tapi om janji, tidak akan membiarkan mami pergi" ucap Aydan pada Ryan.


"Om janji. Afkar menginaplah di sini selama kamu kamu berada di London kamu harus tinggal di sini, untuk barang-barangmu biar anak buahku yang akan mengurusnya" ucap Ryan dengan tegas.


"Baiklah, aku akan tinggal di sini. Aku di London tidak lama, mungkin 3 hari lagi aku akan pulang. Terima kasih Ryan telah mengizinkanku untuk tinggal di sini" ucap Afkar dengan tulus.


"Sama-sama. Besok Xavier akan datang ke sini, ada hal yang ingin aku dan Xavier bicarakan pada dirimu" ujar Ryan.


Afkar hanya menganggukkan kepalanya, dengan adanya Xavier akan mudah bagi Afkar untuk memberitahukan pada Xavier jika dirinya dan Artika akan kembali bersama dan akan segera menikah.


Terima kasih telah membaca karya saya


Mohon maaf bila terdapat banyak kesalahan

__ADS_1


Mohon kritik dan sarannya


Jangan lupa untuk Vote,like,komen dan share yaaa


__ADS_2