
Afkar memutuskan untuk segera pulang ke Indonesia, setelah berdiskusi bersama Xavier dan juga Ryan tadi malam. Afkar langsung pulang ke Indonesia untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Artika.
Afkar hanya mempunyai waktu 1 Minggu, karena perjalanan dari London menuju Indonesia memakan waktu yang lumayan lama. Maka saat Afkar tiba di Indonesia nanti waktu yang dia miliki hanya tersisa 6 hari lagi.
Afkar pulang ke Indonesia seorang diri, karena Aydan tidak mau pulang ke Indonesia jika tidak bersama Artika. Maka dari itu Afkar memutuskan untuk meninggalkan Aydan di London bersama Artika.
Afkar tidak memberitahu Artika jika dirinya pulang ke Indonesia untuk mempersiapkan pernikahan mereka. Afkar memberitahu Artika jika dirinya ada urusan bisnis, Afkar berjanji 1 Minggu lagi akan menjemput Aydan di London.
Artika tidak keberatan sama sekali jika Afkar menitipkan Aydan pada dirinya, Artika hanya meminta pada Afkar untuk memberitahukan pada Azreel kalau Aydan bersama dirinya di London.
Afkar hanya mengiyakan permintaan Artika. Afkar, Xavier dan juga Ryan telah sepakat akan membuat kejutan untuk Artika. Maka dari itu mereke dengan kompak menyembunyikan semuanya dari Artika.
Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan juga melelahkan. Akhirnya Afkar sampai juga di kediaman orang tuanya. Afkar pulang tanpa memberitahu keluarganya.
"Afkar, kamu sudah pulang, kok kamu pulang gak ngabarin dulu. Aydan mana Afkar?"tanya Nyonya Anita yang melihat kedatangan Afkar hanya seorang diri.
"Aydan gak mau pulang jadi Afkar tinggalin aja di London" jawab Afkar dengan santai pada Nyonya Anita.
Nyonya Anita kaget mendengar jawaban Afkar yang meninggalkan Aydan di London. Afkar hanya mengajak Aydan liburan ke London sekaligus Afkar juga ada perjalanan bisnis disana selama 1 Minggu. Ini baru hari ke 4 tapi Afkar sudah kembali.
"Maksud kamu apa Afkar, kenapa Aydan kamu tinggalin di sana, di sana dia sama siapa, kamu tinggalin dia di mana Afkar"cerocos Nyonya Anita yang mencemaskan Aydan.
"Aydan di sana bersama Artika bunda, dia gak mau pulang kalau Artika tidak ikut pulang" ujar Afkar pada Nyonya Anita.
"Maksud kamu apa Afkar, kamu sudah bertemu dengan Artika begitu"tanya Nyonya Anita memastikan.
__ADS_1
"Iya bunda, Afkar sudah bertemu dengan Artika setelah sekian lama Afkar mencarinya" jawab Afkar pada Nyonya Anita.
Afkarpun menceritakan tentang pertemuannya dengan Artika. Afkar juga bercerita pada Bundanya jika Artika baik-baik saja dan sekarang Artika sudah menjadi dosen di kampus tempat Afkar kuliah dulu. Nyonya Anita sangat bahagia mendengar tentang kabar Artika.
Afkar mengatakan kepada Bundanya jika kepulanagnya ke Indonesia adalah untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Artika. Afkar juga meminta bantuan kepada Bundanya untuk membantu persiapan pernikahannya dengan Artika. Nyonya Anita dengan senang hati akan membantu Afkar untuk mempersiapkan pernikahan Afkar dan Artika.
"Kapan rencana kamu ingin melangsungkan pernikahanmu" tanya Nyonya Anita dengan antusias.
"6 hari lagi bunda, jika Afkar tidak bisa mempersiapkan semuanya maka Xavier akan membawa Artika pergi Bun"jawab Afkar dengan nada cemas.
"Kamu tenang saja Afkar, bunda akan membantumu katakan saja apa yang bisa Bunda bantu" ujar Nyonya Anita pada Afkar.
Afkar meminta pada Bundanya untuk mempersiapkan barang-barang untuk hantaran, masalah gaun pengantin akan di serahkan kepada Lia sesuai arahan dari Xavier, dan untuk masalah tempat Afkar akan menggunakan resort milik Ryan yang berada di kota B, sesuai arahan dari Ryan.
Sekarang hanya tinggal masalah dekorasi dan juga undangan, karena Xavier menginginkan pernikahan yang mewah untuk Artika.
Afkar sangat berterima kasih pada Bundanya, karena sudah bersedia membantu dirinya. Afkar juga sudah menghubungi Lia, agar Lia mempersiapkan gaun pengantin untuk Artika dalam waktu 5 hari, gaun tersebut harus jadi.
Lia tidak menyanggupi permintaan Afkar, pada awalnya Lia marah-marah pada Afkar yang dengan seenaknya meminta dirinya menyiapkan gaun pengantin dalam waktu 5 hari. Namun setelah mendengar bahwa gaun tersebut untuk Artika, dan Afkar pun memberitahukan pada Lia, jika dia dan Artika akan menikah 6 hari lagi.
Lia langsung menyanggupi permintaan Afkar, karena Lia sudah menganggap Artika seperti adiknya sendiri. Lia sangat merindukan Artika dan sangat ingin bertemu dengan Artika. Namun Afkar mengatakan jika saat ini Artika masih berada di London. Afkarpun mengatakan kepada Lia jika dirinya akan membuat kejutan untuk Artika.
Lia sangat bahagia mendengar Afkar dan Artika akan menikah. Lia berdo'a semoga pernikahan Afake dan Artika berjalan lancar tanpa ada kendala.
Sementara Artika yang sedang berada di London mengkhawatirkan Afkar, karena sudah 5 hari semenjak Afkar pulang ke Indonesia, Afkar sama sekali tidak bisa di hubungi. Apakah Afkar benar-benar sibuk sehingga dia tidak bisa di hubungi, bahkan Afkar juga tidak menghubungi Artika.
__ADS_1
Aydan juga tidak pernah menanyakan Afkar, setiap hari Aydan mengikuti Ryan. Ryan mengajari Aydan ilmu beladiri, memanah dan menembak. Ryan bahkan memberikan Aydan senjata api sungguhan, saat melatih Aydan menembak.
Aydan adalah anak yang cerdas, sehingga dengan mudah menerima apa yang di ajarkan oleh Ryan padanya. Ryan menasehati Aydan, jika anak laki-laki harus bisa ilmu beladiri agar bisa melindungi orang yang di sayang dari orang-orang yang jahat.
Artika sangat mendukung keputusan Ryan untuk mengajari Aydan ilmu beladiri, Artika berpikir jika Aydan sudah dewasa nanti Aydan mampu untuk melindungi dirinya sendiri.
Walaupun Aydan hanya belajar dalam waktu yang singkat, namun Aydan sudah menguasai dasar-dasar ilmu beladiri, Aydan juga sudah bisa memanah dan menembak tepat pada sasaran.
Xavier berjalan tergesa-gesa untuk menemuimu Artika, karena Xavier sudah mendapatkan kabar dari Afkar jika semua persiapan pernikahannya dengan Artika sudah siap. Xavier segera menjalankan rencana yang telah di susunnya bersama Ryan dan juga Afkar.
"Artika, apa kamu sudah mendapat kabar dari Afkar?"tanya Xavier pada Artika yang sedang di taman belakang sambil melihat Aydan yang sedang berlatih menembak bersama Ryan.
"Aku belum mendapat kabar apapun tentang Afkar kak, ini sudah hari ke 5 sejak Afkar pulang ke Indonesia tapi dia tidak pernah memberikan kabar apapun padaku. Seharusnya lusa dia sudah kemari untuk menjemput Aydan" jawab Artika.
"Eemm... sebenarnya kak sudah mendapat kabar tentang Afkar. Kamu yang sabar yaa, anak buah kakak memberikan kabar jika Afkar kecelakaan dan sekarang sedang kritis" ucap Xavier dengan lembut pada Artika.
Mendengar ucapan Xavier yang mengatakan jika Afkar sedang kritis, Artika langsung menangis dan langsung meraih ponselnya untuk menelepon Afkar, namun ponsel Afkar tidak bisa di hubungi sama sekali.
Tangis Artika semakin pecah, karena Ponsel Afkar tidak bisa di hubungi, kemudian Xavier menunjukkan sebuah foto yang memperlihatkan kondisi Afkar yang tengah berbaring di ranjang rumah sakit dengan kondisi yang memprihatinkan. Xavier mengatakan pada Artika jika anak buahnya yang berada di Indonesia yang mengirimkan foto tersebut.
Terima kasih telah membaca karya saya
Mohon maaf bila terdapat banyak kesalahan
Mohon kritik dan sarannya
__ADS_1
Jangan lupa untuk Vote,like,komen dan share yaa