Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 112


__ADS_3

Gisha duduk di ruangan nya ia menaruh tas nya sebelum beraktivitas gisha minum terlebih dahulu setelah minum ia langsung mengerjakan pekerjaan nya yang sangat banyak, gisha pokus ke pekerjaan nya namun ia baru ingat bos nya belum datang ke kantor padahal sudah siang namun gio belum datang ke kantor nya.


"Tumben sekali jam segini belum datang biasanya juga sudah stay bay aja "Batin gisha.


"Tapi senang juga sih kalau dia engga ke kantor "Gisha ngomong dalam hati nya.


Tak lama kemudian gio pun datang ke kantor bersama radit, gio datang aga terlambat karena ada urusan sebentar jadi ia datang ke kantornya aga telat dan tidak memberi tahu gisha sekertarisnya sendiri.


"Selamat pagi pak"Sapa gisha.


"Pagi juga sha"Jawab radit, gio tidak menjawab ia langsung masuk ke ruangan nya.


"Masuk duluan ya"Radit pun masuk ke ruangan gio.


"Iya pak "Gisha sambil tersenyum.


"Dasar bos nyebelin gue nyapa malah kaya gitu"Batin gisha.


Di ruangan gio rahadia


Radit mengikut gio ke ruangannya karena ada satu hal yang ingin di bicarakan oleh radit kepada gio makanya ia masuk ke ruangan gio.


"Gio gue mau ngomong sebentar "Radit berbicara.


"Mau ngomong apaan luh ngomong aja kali "Gio sambil duduk.


"Eh luh jangan kaya gitu dong sama sekertaris luh "Radit kesal karena perlakuan gio seperti itu kepada gisha.


"Emang gue kenapa? "Tanya gio.


"Gue nanya malah balik nanya dasar, ngomong -ngomong luh engga ngomong ke si gisha kalau luh telat ke kantor. "


"Engga gue engga bilang "


"Lah kenapa engga luh engga bilang sama sekertaris luh"


"Buat apa gue bilang "


"Eh gio itu tuh sekertaris luh ya dia harus tau lah luh ke mana ada di mana kan dia sekertaris loh kalau ada yang nanyain terus luh engga ada gimana "

__ADS_1


"Luh bener juga ya "


"Ya iya lah luh ke sekertaris yang dulu aja gitu"


"Tapi gue kan engga punya nomer telepon nya "


"Yaelah kan luh bisa telepon kantor "


"Iya dah ya, luh mau ngomong apa lagi pagi-pagi udah ceramah aja"


"Udah ah gue mau ke ruangan gue kerjaan gue banyak nih"


"Yaudah sana luh"


Radit pun keluar dari ruangan gio ia pun menuju ke ruangan nya, sedang kan gio di ruangan nya masih ke bingungan karena sikap dia ke gisha kurang menyenangkan namun di sisi lain gio berfikir karena gisha sekarang jadi sekertaris dia.


"Ah dari pada gue mikirin kaya gitu mending gue kerja aja kerjaan gue juga numpuk"Batin gio.


Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu ruangan gio.


"Tok tok permisi pak "


Gisha pun masuk ke dalam ruangan gio, gisha membawa map dan dokumen yang lain nya untuk di tanda tangan oleh gio.


"Ini pak saya membawa beberapa dokumen untuk bapa tanda tangani"


"Taro aja di meja "


"Baik pak dan ini jadwal bapa hari ini"


"Okeh taro aja di situ "jawab gio sambil pokus ke layar komputer nya.


"Baik pak kalau gitu ada yang bisa saya batu lagi?"Tanya gisha.


"Tidak ada" jawab gio.


"Baik pak permisi "


Saat gisha mau keluar dari ruangan gio, gio malah panggil gisha kembali.

__ADS_1


"Gisha "Panggil gio.


"Iya pak ada apa? "Tanya gisha.


"Hmmm "


"Ada apa pak? "Tanya gisha sekali lagi.


"Saya boleh tidak minta nomor telepon kamu biar saya gampang menghubungi kamu"Gio langsung ngomong.


"Oh iya pak boleh "Gisha menyebutkan nomor telepon nya.


"Jangan ke Pd'an kamu saya minta nomor kamu karena pekerjaan "


"Iya pak saya juga tau "


"Saya cuman mengingatkan"


"Iya pak saya juga ngerti "


"Bagus lah "


"Ada lagi yang bisa saya bantu? "Tanya gisha.


"Engga ada"


"Baik kalau begitu saya ke ruangan saya dulu ya pak "


Gisha keluar dari ruangan gio ia merasa kesal dengan tingkah laku bos nya itu dia tidak pernah bersikap manis kepada nya.


.


.


.


**Happy Reading ☺🤗🤗


Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**

__ADS_1


__ADS_2