
Seiring berjalannya waktu gio dan gisha akhir -akhir ini makin dekat entah soal pekerjaan atau pun tidak, dan sekarang tidak banyak ribut nya malah makin serasi kelihatan nya karena mereka ke mana-mana selalu berdua.
Radit yang sudah tau hal itu ia biasa saja namun tidak dengan karyawan gio yang lain nya, apa lagi rena ia adalah bisa di bilang paling dekat dengan gisha namun saat satu kantor membicarakan gio dan gisha ia baru tau.
"Baru datang loh sha?. "Tanya rena.
"Iya rena. "Jawab gisha.
"Tumben loh engga dateng bareng sama pak gio. "Ucap rena.
"Kan rumah gue sama dia beda jauh. "Ucap gisha.
"Itu minggu-minggu kemarin loh bareng terus sama dia. "Ucap rena.
"Itu kebetulan aja. "Ucap gisha.
"Hello gisha masa kebetulan sampai seminggu. "Ucap rena aga bingung dengan jawab gisha.
"Loh kenapa sih. "Ucap gisha.
"Loh engga tau kalau satu kantor di sini pada ngomongin loh, apa lagi akhir -akhir ini. "Ucap rena kepada gisha.
"Ngomongin apaan?."Tanya gisha.
"Katanya loh selalu sama pak gio, terus ke mana-mana sama pak gio sampai loh pulang aja bareng. "Ucap gio.
"Ya kan gue sekertaris nya jadi ya wajar lah gue sama dia terus. "Ucap gisha.
"Iya juga sih. "Ucap rena.
__ADS_1
"Engga usah di dengerin orang yang suka gosip mah. "Ucap gisha.
"Tapi kan kedengeran sha engga di dengerin juga. "Ucap rena.
"Udah ah engga usah bahas kaya gitu kita masuk aja yuk. "Ucap gisha.
"Ayo. "Ucap rena.
Mereka masuk ke dalam gedung tersebut gisha dan rena masuk ke dalam lift untuk ke lantai atas, tak memerlukan waktu lama mereka sudah ada di lantai masing-masing.
Rena masuk ke ruangan nya sedangkan gisha masih ada di dalam lift karena ruangan gisha dan rena berbeda, gisha sudah ada di atas gisha pun masuk ke dalam ruangan nya saat gisha hendak duduk telepon nya pun berdering.
"Drtt..drttt.... "Suara ponsel gisha.
"Tumben si lalapo pagi-pagi udah telepon aja. "Ucap gisha.
"Hallo. "Ucap gisha di sebrang telepon.
"Engga deh kayanya. "Jawab gisha di sebrang telepon.
"Ketemuan yuk dah lama nih gue belum ketemu lagi sama loh. "Ucap lala.
"Ayo gue juga udah lama engga ketemu sama loh. "Ucap gisha.
"Yudah kita ketemuan di cafe biasa ya. "Ucap lala.
"Okeh. "Ucap gisha.
"Okeh udah dulu ya gue mau kerja dulu. "Ucap lala.
__ADS_1
"Iya sama gue juga mau kerja lah. "Ucap gisha.
"Bye. "Ucap lala.
Gisha telah selesai teleponan sama gisha tiba-tiba di depan gisha sudah ada gio dia tidak tau kalau gio ada di depan nya.
"Khhmmm. "Gio berdehem.
"Eh pak gio, selamat pagi pak. "Ucap gisha aga mengejutkan.
"Pagi juga, pagi-pagi gini udah teleponan aja. "Ucap gio.
"Hehehe iya pak biasa temen saya. "Ucap gisha sambil tersenyum.
"Yaudah saya ke ruangansaya dulu ya. "Ucap gio dengan santai.
"Oh iya pak. "Ucap gisha.
Gisha tidak menyadari bahwa sekarang gio aga berbeda kepada dia biasanya kan gisha sama gio kaya tikus dan kucing suka ribut terus, namun akhir -akhri ini mereka berdua adem ayem saja. Malah yang peka hanya orang yang di sekitar nya gisha kembali lagi dengan kerjaan nya begitu dengan gio yang ada di ruangan nya, Jam makan siang sudah menujukan waktunya gisha sudah bersiap untuk makan siang namun gio menghampiri gisha dan mengajak nya untuk makan bareng.
.
.
.
.
**Happy Reading π€π€
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen βΊπ**