
Gisha pun tidur di kamar ibu nya karena kamar dia di tempatin sama gio jadi gisha tidur bareng ibu nya, gisha menatap langit-langit atas kamar ibu nya.
"Kenapa kamu sha, "Ibu sambil duduk di atas kasur.
"Aku baru kali ini bisa ngerasain tidur bareng lagi sama ibu"
"Uhh anak ibu sekarang kan sudah besar jadi mana mau tidur satu kamar bersama ibu nya."
"Hehe iya bu engga kerasa ya aku sudah besar "
"Iya engga kerasa banget kamu sekarang udah dewasa cantik pula anak ibu ini"Ibu memeluk gisha.
"Siapa dulu dong ibu nya ya pasti cantik kaya ibu nya lah"
"Bisa aja kamu, udah malam nih ayo tidur besok kamu ke kantor kan? "tanya ibu.
"Iya bu besok aku ke kantor, "
"Yasudah kita tidur sekarang, oh ya ibu mau tanya itu teman kantor kamu apa gimana ? "Tanya ibu.
"Hmmm itu teman aku bu, " Gisha pun berbohong kepada ibu nya.
"Oh teman ko kamu kaya yang gimana gitu ke dia"
"Biasa aja juga bu, udah ah bu mau tidur "Gisha sambil menguap.
"Yaudah ayo "
__ADS_1
"Selamat tidur ibu, "
"Iya selamat tidur, "Ibu mencium kening gisha.
Mereka pun tertidur sangat pulas padahal tadi gisha berbohong pada ibu nya bahwa gio itu bukan teman nya tapi dia itu bos di kantor nya tapi mau gimana lagi kalau jujur nanti gisha yang kena marah karena sikap nya ke gio kurang mengenakan jadi ia berbohong bahwa gio itu teman nya.
.
.
.
Sang mentari pun sudah mulai beranjak gisha dan ibu sudah sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka, sedangkan gio masih tertidur pulas mungkin dia kecapean plus juga karena efek obat jadi ia bangun aga siang, gisha pun di suruh oleh ibunya untuk membangunkan gio.
"Sha bangunin tuh temen kamu ajak sarapan "
"Engga bakalan sha bangunin gih kasian harusnya kamu tuh berterimakasih sama dia karena dia kamu selamat "
"Iya bu gisha bangunin"
Gisha pun berajak dari dapur dan menuju ke kamar nya ia akan membangunkan gio yang sedang tertidur, gisha telah sampai di kamar nya baru saja mau mengentuk pintu ternyata gio sudah bangun dari tempat tidur nya.
"Tok tok "Gisha mengetuk pintu sekali namun arah mata nya tidak ke arah pintu melain kan ke arah lain dan gisha memutuskan untuk mengetuk pintu lagi namun gio sudah membukanya tangan gisha mengtuk jidat nya gio.
"Hey apa-apaan ini tuh jidat bukan pintu"Gio pun berbicara.
"Mana aku tau kalau kamu sudah membuka pintu nya "Gisha pun kesal.
__ADS_1
"Ada apa? "Tanya gio.
"Aku di suruh ibu untuk membangunkan kamu dan nyuruh kamu sarapan eh tapi kamu nya juga sudah bangun jadi saya engga harus cape-cepe deh bangunin kamu"
"Oh gitu, saya mau mandi dulu baru sarapan di sebelah mana kamar mandi nya? "Tanya gio.
"Di sebelah itu yang ke arah dapur"
"Baik lah saya akan mandi dulu"
Gio memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sedangkan gisha kembali lagi kepada ibu nya yang sedang memasak.
"Sudah di bangun kan sha "
"Sudah bu dia nya ingin mandi dulu"
"Oh iya"
Gisha menata makanan di meja makannya bersama ibu,gio masih belum selesai juga mandi nya ia masih di kamar mandi sedangkan ibu masih menyiap kan yang lain nya.
.
.
.
**Happy Reading☺🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote,like anda comen☺🙏**