
Radit dan lala keluar dari ruangan gio bersamaan, radit ingin berbicara dengan lala apa maksudnya waktu kemarin ia ngomong seperti itu. Lain lagi dengan gisha ia masih penasaran dengan lala dan radit.
"Ikut dengaku."Ucap radit sambil menarik tangan lala.
"Mau ke mana, tapi jangan narik tangan aku gini malu ini kan kantor. "Ucap lala.
Radit pun melepaskan tangan nya dan menuju ke lift, setelah radit menekan tombol lift pun terbuka. mereka berdua pun masuk ke dalam lift.
Di lain ruangan gisha masuk ke dalam ruangan suami nya itu ia sekalian membawa beberapa dokumen untuk di periksa oleh gio, gisha pun masuk ke dalam ruangan gio.
"Eh sayang ada apa ke ruangan aku pasti kangen yah. "Ucap gio dengan pde nya.
"Dihh pde bener nih suami, eh tapi jangan bilang kaya gitu nanti ada yang denger tau. "Ucap gisha.
"Semua orang udah tau kalau kita itu suami istri jadi engga apa -apa dong aku panggil kamu dengan sebutan sayang. "Ucap gio.
"Tapi ini kantor kita harus propesonal dong. "Ucap gisha.
"Iyaiya. "Ucap gio.
"Ini aku bawa dokumen yang harus kamu tanda tangani. "Ucap gisha.
"Iya taro aja di situ. "Ucap gio.
"Oh ya ngomong -ngomong tadi kamu sama radit dan lala ngomongin apaan? "Tanya gisha ke gio.
"Ya biasa lah yang ngomongin kerjaan ya ngomongin apa lagi. "Jawab gio dengan santai.
"Radit sama lala biasa aja gitu apa ada hal aneh atau gerak gerik yang mencurigakan. "Ucap gisha ia masih penasaran dengan lala dan radit.
"Engga sayang mereka seperti biasa kerja, apa yang harus di ragu kan dengan mereka. Apa mereka ada masalah tapi mereka buda biasa aja tuh. "Ucap gio.
"Oh begitu, yaudah aku balik lagi ya ke ruangan. "Ucap gisha setelah mendapatkan info dari suami nya.
"Cihh, kamu hanya menayakan hal itu ke aku. "Ucap gio dengan kesal.
__ADS_1
"Ya mau apa lagi emang nya. "Ucap gisha.
"Dasar. "Ucap gio.
"Jangan marah-marah, muachhh. "Ucap gisha lalu mencium pipi gio dan lalu pergi dari ruangan gio.
"Ah dasar tau aja kalau suami nya mau marah dia mengandal kan kitu. "Ucap gio langsung tesenyum.
Gisha kembali lagi ke ruangan nya ia bisa di bilang hari ini hari terakhir nya ia bekerja, ia pun kembali dengan tugas nya tak terasa waktu sudah menuju kan waktu nya pulang. Gisha pun membereskan meja nya dan akan pulang, gio sudah menunggu gisha di loby kantor.
Di loby kantor.
Lala masih terdiam karena dari tadi radit menatap lala dengan penuh pertanyaan, namun radit hanya terdiam saja ia tidak mau melontarkan sepata kata pun ia menyuruh lala untuk masuk ke dalam mobil.
"Masuk ke dalam. "Ucap radit ke lala.
"Aku mau pulang sediri saja. "Ucap lala karena ia ingin menghindar daru radit.
"Aku ingin penjelasan dari kamu ayo ikut dengan ku. "Ucap radit.
"Ayo masuk. "Ucap radit.
Terpaksa lala pun masuk ke dalam mobil radit, radit langsung melajukan mobil nya. Radit sudah keluar dari area kantor ia langsung membawa lala ke sebuah taman yang tidak jauh dari kantor mereka, kenapa radit tidak membawa lala kesebuah tempat yang privat atau gimana. Ini lah yang dia mau karena kalau orang di bawa ketempat yang tenang pasti akan menjelaskan sesuatu pun akan lancar,tak lama kemudian lala dan radit sudah berada di taman.
"Kenapa kamu bawa aku ke sini? "Tanya lala sambil berjalan menuju tempat duduk.
"Biar relax aja. "Ucap radit.
Radit sudah berada di tempat duduk mereka berdua mengarah ke arah danau, mereka berdua duduk di kursi taman.
"Aku mau nanya kenapa saat itu kamu malah lari dariku? "Tanya radit ke lala.
"A-aku tidak lari dari kamu. "Jawab lala dengan Terbata-bata.
"Sebenarnya aku ingin menanyakan hal itu ke kamu namun kamu suruh aku melupakan nya, padahal aku tidak bisa melupakan malam itu adalah malam terindah bagiku,namun kamu bilang seperti itu tanpa ada kejelasan. "Ucap radit.
__ADS_1
"Sebenarnya aku lupa apa yang di lakukan kita semalam itu, karena aku sama sekali tidak mengingatnya makanya aku ngomong seperti itu padamu. Aku juga tidak mungkin memaksa orang untuk membalas cinta ku. "Ucap lala.
"Apakah kamu yang aku tidak akan membalas cinta mu?"Tanya radit ke lala.
"Iya dan aku baru ingat waktu itu aku yang nyosor duluan ke kamu dan kamu pun tidak membalas nya. "Ucap lala.
Radit malah tersenyum saat lala ngomong semua nya.
"Kenapa tersenyum. "Ucap lala.
"Aku pun sudah mencintai mu. "Ucap radit.
Radit memcium b*b*r lala sontak mata lala pun membulat apa yang radit lakukan, tanpa basa basi lala pun membalas ciuman tersebut semakin dalam mereka rasa kan. Radit pun menyudahi ciuman tersebut ia pun kembali berbicara terhadap lala.
"Sebenar nya sejak pertama bertemu denganmu aku juga langsung jatuh cinta namun. "Ucap radit menggantung.
"Namun apa? "Tanya lala.
"Namun aku tidak berani mengukap kan nya, tapi hari ini aku mengukap kan perasaan ku saat ini kepadamu. Jadi tolong jangan menghindar dari ku. "Ucap radit yang lolos dari mulut nya.
"Aku tidak akan menghindari nya lagi, lagipula aku juga sudah jatuh cinta terhadap mu. "Ucap lala.
"Mari lah kita hidup berdampingan jangan memberi jarak lagi, saat kamu memberi jarak terhadap aku. Aku makin tersiksa. "Ucap radit.
"Iya tidak akan ko. "Ucap lala.
Mereka berdua pun berpelukan dan melihat pemandangan danau, lala sangat bahagia akhrinya cinta nya terbalas juga tidak sia-sia ia menyosor duluan membuahkan hasil juga. Setelah lama duduk di sana akhirnya lala dan radit beranjak dari taman tersebut mereka memutuskan untuk pulang.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺**