
"Bu aku pamit ya, makasih ya bu sarapan nya. "Ucap lala kepada ibu gisha.
"Iya sama -sama hati-hati ya di jalan. "Ucap ibu kepada lala.
"Iya bu. "Lala pun bersalaman dan mencium pipi kanan dan kiri.
Lala langsung bergegas ke kantor nya ia pun menyetir mobil dengan kecepatan yang sangat sedang.
...
Di kantor gisha.
Gisha turun dari taxi onlie nya ia pun berjalan dengan sangat terburu-buru karena ia sudah kesiangan.
"Udah telat banget nih gue pasti pak gio sudah ada di ruangan nya. "Gisha berjalan sambil melihat jam tangan di tangan nya.
Gisha masuk ke dalam lift menuju ruangan nya gisha di dalam lift sambil memijit kaki nya karena pegal -pegal, tak lama kemudian gisha telah sampai di ruangan nya.
"Pagi bu gisha. "Ucap salah satu karyawan di situ.
"Pagi juga. "Gisha pun menjawab dengan senyuman.
Gisha menaruh tas nya di ruangan lalu duduk dan mengecek data-data yang ada di komputer, gisha pun merasakan pegal -pegal kaki nya ia pun berhenti mengecek datanya gisha memijat kaki nya terlebih dahulu. Tiba -tiba telepon pun masuk ke ruangan gisha.
"Kring kring. "Suara telepon.
"Selamat pagi ini dari perusahan X Ada yang bisa saya bantu. "Ucap gisha.
"Keruangan saya sekarang juga. "Suara di telepon itu.
"Baik pak saya akan ke ruangan bapa. "Ucap gisha.
Gisha pun langsung ke ruangan gio padahal dia lagi merasakan sakit di kaki nya karena abis keliling mall dari sore sampai malam.
"Tok tok. "Gisha mengetuk pintu ruangan gio.
"Permisi pak. "Ucap gisha.
"Masuk. "Ucap gio.
"Ada apa ya pak memanggil saya. "Ucap gisha.
"Ada hal yang saya ingin tanya kan. "Ucap gue kepada gisha.
"Boleh pak apa yang ingin bapak tanya kan. "Jawab gisha dengan tenang.
"Kenapa kamu telat masuk kantor, biasanya saya belum ada di kantor kamu sudah ada?"Tanya gio.
"Maaf pak saya kesiangan waktu tadi. "Jawab gisha.
__ADS_1
"Baik kali ini saya maaf kan kalau kamu kaya gini lagi saya tidak akan maafkan. "Ucap gio.
"Terimakasih pak, apakah ada yang di tanyakan lagi pak. "Ucap gisha.
"Tidak ada saya mau tanya itu saya. "Ucap gio.
"Baik pak kalau gitu saya kembali lagi keruangan saya. "Ucap gisha.
"Yasudah. "Jawab gio.
Gisha pun keluar dari ruangan gio ia heran dengan tingkah laku gio kenapa hal sepele aja di ribetin, tapi ia juga menyadari kesalahan nya karena telat masuk ke kantor. Gisha pun duduk di ruangan nya kembali ia mengerjakan pekerjaan nya,Tiba -tiba gue keluar dari ruangan nya ia menuju ke ruangan radit,Gio tidak sengaja melihat gisha sedang memijit kaki nya dengan satu tangan dan tangan satu nya lagi memegang kyborad komputer.
"Kenapa kamu memijat kaki? "Tanya gio kepada gisha.
"Ini pak itu pak. "Gisha sangat terkejut melihat gio sudah ada di meja dia.
"Apa "jawab gio.
"Ini pak kaki saya lagi pegal -pegal. "Ucap gisha sudah menetral kan kegugupan nya.
"Oh gitu obatin kalau pegal-pegal biar nanti kerja nya engga sambil mijit kaya gitu. "Ucap gio sambil meninggal kan gisha.
"Iya pak. "Gisha pun mengiakan perkataan gio.
Di ruangan radit.
"Astaga luh ngapain di ruangan gue. "Radit terkejut melihat gio ada di ruangan nya.
"Gue mau liat luh kerja nya bener apa engga. "Ucap gio dengan santai.
"Tumben bener luh, biasa nya juga kaga gue tau pasti luh ada mau nya ke sini juga. "Ucap radit.
"Tau aja luh. "Jawab gio.
"Tau lah kalau luh engga ada mau nya engga bakalan luh ke ruangan gue. "Ucap radit.
"Engga usah bahasa itu deh. "Ucap gio.
"Terus mau bahas apa luh? "Tanya radit kepada gio namun radit masih menatap komputer nya.
"Giamana gue mau ngomong sama luh, luh nya aja fokus sama komputer luh. "Ucap gio.
"Iya ada apa sih luh. "Radit menghentikan pekerjaanya dan berjalan menuju ke sofa.
"Jadi gini gue bingung ke acara tunangan si nadia sama siapa. "Ucap gio.
"Kan gue udah bilang ke luh sama sekertaris luh aja ribet-ribet amat. "Jawab radit
"Masalah nya ini tuh urusan pribadi men bukan urusan pekerjaan. "Ucap gio.
__ADS_1
"Ya anggap aja urusan kantor simple. "Jawab radit.
"Masalah nya gue takut kalau nanti dia jalan sama gue dia udah punya pacar nanti gue juga yang ribet. "Ucap gio.
"Setau gue ya gue belum liat tuh sekertaris luh di jemput sama cowo ke kantor atau pun di anterin ke kantor. "Jawab radit.
"Iya juga sih, gue juga belum liat. "Ucap gio.
"Nah berarti aman kan. "Jawab radit.
"Tapi gue belum nanya langsung sama orangnya nya. "Ucap gio.
"Ya tanya lah ribet amat sih. "Ucap radit.
"Dia mau engga yah kalau di ajak ke pesta. "Ucap gio.
"Ya ampun tinggal nanya aja apa susah nya sih gio,apa lagi itu kan sekertaris luh. "Ucap radit aga emosi.
"Masalah nya gue takut kepo nanti kalau gue nanya kaya gitu. "Ucap gio.
"Yaudah gue telepon aja si gisha suruh ke ruangan gue. "Ucap radit.
"Mau ngapain luh, sama sekertaris gue. "Ucap gio.
"Mau nanya itu lah biar jelas. "Ucap radit.
"Engga biar gue aja nanti nanyain,lagi pula masih ada waktu ko buat nanya itu dan keacarnya masih lama. "Ucap gio pajang kali lebar.
"Terus luh ngapain ganggu gue kerja kalau luh mau nanya sendiri."Ucap radit.
"Heheh gue mau liat luh kerja aja, abisnya gue engga ada kerjaan. "Gio terseyum kepada radit.
"Kurang kerjaan banget sih luh. "Ucap radit.
"Terserah bos lah. "Ucap gio.
"Iya deh. "Radit menerus kan perkerjaan nya kembali.
.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**
__ADS_1