
"Hallo. "Ucap lala di sebrang telepon.
"Lama banget sih ngakat telepon nya. "Ucap gio.
"Heh pagi-pagi udah marahin orang aja emang loh siapa pagi-pagi udah ngomel aja. "Ucap lala dengan nada kesal.
"Wah ngelunjak nih karwayan satu ini. "Ucap gio.
"Hello gue bukan karyawan loh yah, enak aja gue di sebut ngelunjak. "Ucap lala.
"Terus loh karyawan siapa? "Tanya gio.
"Gue bukan karywan siapa-siapa, ngomong -ngomong loh siapa nya gisha pagi-pagi udah bikin mood orang ancur aja. "Ucap lala dengan santai.
"Ini bukan gisha! "Ucap gio.
"Bukan gue temen nya. "Ucap lala.
"Pantesan 11 dan 12 sama si gisha tukang ngegas orang aja. "Ucap gio.
"Heh loh ngomong apa tadi. "Ucap lala.
"Mana si gisha nya gue mau ngomong. "Ucap gio.
"Masih di kamar mandi. "Jawab lala.
"Masih lama engga?. "Tany gio.
"Kayanya sih. "Jawab lala.
"Bilangin ke dia gue telepon ."Ucap gio.
"Okeh. "Jawab lala.
Gio menutup telepon nya tanpa sekata apa pun, dan lala pun kesal dengan tingkah laku nya gio sampai-sampai lala mengocek di dekat ponsel nya gisha. Gisha keluar dari kamar mandi ia melihat gisha sedang mengomel-ngomel sama ponsel.
"Loh ngapain ngomel-ngomel sama ponsel gue?. "Tanya gisha.
"Kesel gue sama tadi yang telepon ke loh mana songong banget lagi. "Jawab lala.
__ADS_1
"Emang siapa yang telepon gue pagi-pagi gini. "Ucap gisha.
"Mana gue tau, sama gue di omelin balik aja. "Ucap lala.
"Coba sini ponsel gue nya. "Ucap gisha.
"Nih. "Ucap lala sambil ngasih ponsel gisha.
Gisha mengecek daftar panggilan tadi dan pas gisha ngecek ternyata gio yang menelepon,gisha aga bingung kenapa pagi -pagi gini gio telepon engga biasanya dan gisha pun tidak memperdulikan nya.
"Emang siapa sih yang telepon loh tadi?. "Tanya lala.
"Biasa bos gue. "Jawab gisha.
"Idih loh mau aja punya bos kaya gitu. "Ucap lala.
"Ya mau gimana lagi. "Ucap gisha.
"Oh ya gimana loh pas di luar negeri? "Tanya lala yang mengalihkan topik.
"Ya biasa lah ngebahas pekerjaan. "Jawab gisha.
"Hmmm sebenarnya sih gue di sana cuman mau datang ke acara temen bos gue doang. "Ucap gisha.
"Maksudnya gimana? "Tanya lala.
"Gue ke sana cuman ngedampingi bos gue sebagai pasangan. "Ucap gisha.
"Wihhn enak dong loh. "Ucap lala.
"Enak dari mana nya, loh tau engga bos gue yang tadi teleponan sama loh. "Ucap gisha.
"Kirain gue yang satu lagi bos nya yang pernah gue ketemu itu. "Ucap lala.
"Bukan lalapo."Ucap gisha.
Dan gisha menceritakan dia pas di luar negeri kepada lala, lala pun mendengar kan cerita dari gisha. Lala sempet kesal juga dengan bos nya gisha dan gereget denger nya.
Di Kamar Gio
__ADS_1
Gio bangun tidur ia mengecek ponsel nya tiba-tiba ia malah menelepon gisha, telepon pertama sama gisha tidak di angkat dan gio pun menelepon kembali.
"Tutut tutut. "Suara telepon.
"Ke mana sih nih orang ko engga di angkat telepon gue, coba gue telepon lagi. "Ucap gio.
"Hallo. "Ucap seseorang di sebarang telepon.
"Lama banget loh angkat telepon gue. "Ucap gio.
"Heh loh emang siapa, terserah orang dong mau angkat lama ke engga ke. "Ucap lala yang mengakat telepon gisha.
"Wahh ini anak pagi-pagi udah ngajak ribut. "Ucap gio.
"Yang ada loh yang ribut pagi-pagi gini. "Ucap lala.
"Bentar -bentar loh siapa sih. "Ucap gio karena menurut gio suara nya aga beda.
"Gue temen nya gisha, loh emang siapa? "Tanya lala.
"Oh teman nya pantesan 11dan 12 sama dia. "Ucap gio.
"Apa loh bilang. "Ucap lala dengan ngegas.
"Bilang ke dia gue telepon gitu dan suruh dia telepon balik okeh. "Ucap gio dan menutup telepon nya.
Gio malah mundar mandir setelah menutup telepon nya ia malah kena semprot teman nya gisha, dan sel gio pun heran ko temannya se pagi ini sudah ada di rumah gisha. Gio menunggu gisha telepon balik namun gisha belum menelepon nya juga.
.
.
.
.
.
**Happy Reading π€π€
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comenππ**