Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 227


__ADS_3

Di pinggir danau tinggal ada gio dan gisha saja mereka berdua sedang menunggu radit dan lala yang tak kunjung datang juga.


"Lama amat ya si radit dia ke minimarket apa nyasar sih. "Ucap gio.


"Di sini tuh lumayan jauh pak ke minimarket tuh. "Jawab gisha.


"Emang iya perasaan ini tempat strategis deh. "Ucap gio.


"Bukan masalah strategis nya pak tapi ini kan taman mana mungkin taman ada minimarket. "Ucap gisha.


"Bisa engga panggil saya nama aja ini kan bukan kantor lagi di luar. "Ucap gio yang kesal karena dari tadi gisha memanggil dia dengan sebutan bapak.


"Maaf pak eh maksudnya gio. "Ucap gisha sambil menutup mulut nya.


"Oh ya teman kamu tadi ke mana ko belum balik -balik juga? "Tanya gio.


"Eh iya ya ko lama sih lala ke toilet nya. "Jawab gisha.


"Telepon aja takut nya dia nyasar. "Ucap gio.


"Bentar. "Ucap gisha.


Saat gisha menelepon lala ternyata lala meninggal kan ponsel nya di gisha.


"Yaelah si lalapo ke biasaan suka ninggalin ponsel nya. "Ucap gisha.


"Kenapa di angkat engga?. "Tanya gio.


"Mau di angkat gimana orang ini ponsel nya. "Ucap gisha sambil memegang ponsel lala dan menujukan nya ke gio.


"Ya ampun yang satu engga balik -balik dari minimarket yang satu entah ke mana. "Ucap gio.


"Yaudah kita cari aja yuk. "Ucap gisha kepada gio.


"Engga males nanti juga mereka ke sini. "Ucap gio.

__ADS_1


"Kalau teman saya nyasar gimana. "Ucap gisha.


"Yaudah ayo. "Ucap gio.


Gisha dan gio beranjak dari danau mereka pun berjalan sambil mencari lala dan radit, gisha dan gio malah meninggalkan sepeda mereka di sana.


Lala dan radit sedang asik mengobrol mereka pun kembali ke danau karena mereka merasa tidak enak kalau meninggal kan terlalu lama, lala dan radit sudah sampai di danau namun radit dan lala tidak melihat gio dan gisha namun hanya ada sepeda mereka berdua dan sepeda nya radit dan lala.


"Pada ke mana mereka berdua ko tidak ada di sini? "Tanya lala ke radit.


"Baru di tinggal sebentar udah engga ada aja tuh orang. "Ucap radit.


"Tapi ko itu sepeda nya masih di sana, pada ke mana yah. "Ucap lala.


"Mungkin mereka lagi jalan-jalan kali. "Ucap radit yang masih santai.


"Jangan -jangan mereka di culik lagi. "Ucap lala karena panik.


"Hey mana mungkin ada yang nyulik dua orang dewasa kaya gitu. "Ucap radit.


"Iya juga yah, kalau mereka diculik gue juga yang repot. "Ucap radit dalam hati nya.


"Jangan khawatir kita telepon aja, kamu telepon gisha saya telepon gio okeh. "Ucap radit.


"Ponsel saya ada di gisha jadi saya engga bisa telepon dia. "Ucap lala.


"Yaelah kenapa bisa ada di gisha. "Ucap radit.


"Buru-buru tadi. "Ucap lala.


"Eh tapi ngapain juga kita nyariin dia biarin aja mereka berdua ."Ucap radit.


"Kalau mereka nyarin kita terus engga ketemu gimana kasian tau. "Ucap lala.


"Engga apa-apa kita tunggu aja kalau engga balik-balik berarti mereka nyasar kalau engga di culik. "Ucap radit.

__ADS_1


"Yaudah deh ngikut aja gue mah. "Ucap lala.


Lala dan radit duduk sambil menikmati cemilan dan minuman yang di beli oleh radit tadi. Sedangkan gio dan gisha masih berjalan mencari lala dan radit namun belum ketemu mana jalan kaki gio pun teringat dengan sepeda mereka yang di tinggal begitu saja.


"Mana yah ko lala engga ada sih ini udah lumayan jauh dari danau. "Ucap gisha.


"Yaudah balik lagi aja yok. "Ucap gio.


"Tapi lala belum ketemu sama radit. "Ucap gisha.


"Mau jalan sampai mana lagi gisha, mana sepeda kita di tinggal begitu aja lagi di danau. "Ucap gio.


"Tapi kan. "Ucap gisha.


"Kita balik lagi ke danau siapa tau mereka udah ada di sana. "Ucap gio yang meyakinkan gisha.


"Yaudah deh lagi pula sepeda kita masih di sana takut ada yang ngambil. "Ucap gisha.


"Iya. "Ucap gio.


Gisha dan gio kembali ke danau saat mereka berjalan menuju danau di ke jauhan gio sudah melihat radit dan lala sedang mengobrol dengan asik, gio dan gisha mengahampiri radit dan lala yang sedang duduk di tepi danau.


.


.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**

__ADS_1


__ADS_2