
Radit ngomong panjang lebar namun gio tidak mendengarkan nya ia malah diam di depan jendela dan menatap ke arah luar, radit sangat kesal dengan gio karena proyek ini harus beres hari ini karena akan di bawa atau akan di promosikan di luar negeri.
"Gio lu dengerin gue engga sih. "Ucap radit.
"Denger ko. "Ucap gio.
"Terus loh ngapain di situ bukan nya di sini sambil liat nih proyek nya. "Ucap radit.
"Bentar dit toh ini masih pagi engga usah buru-buru santai aja. "Ucap gio.
"Kerjaan gue masih banyak gio boro -boro mau santai, kalau tau gini mah mending gue ke ruangan gue dulu ngurusin kerjaan yang lain. "Ucap radit aga kesal.
"Suruh siapa lu ngikutin gue. "Ucap gio.
"Bener-bener ya lu awas lu pas gue ngerjain kerjaan yang lain lu malah ngasih kerjaan ini lagi. "Ucap radit.
"Engga bakalan ko. "Ucap gio.
"Yaudah gue mau ke ruangan gue dulu. "Ucap radit.
"Okeh. "Ucap gio.
Di saat radit akan keluar ternyata gisha akan ke ruangan nya gio dia akan memberikan beberapa file dan dokumen ke gio, dan satu lagi ia akan memberitahukan ke gio masalah proyek yang ada di luar negeri itu.
"Tok tok. "Gisha mengetuk pintu.
"Permisi pak. "Ucap gisha sambil membuka sedikit pintu nya.
"Masuk. "Ucap gio.
"Maaf pak menggangu waktu nya. "Ucap gisha.
"Ada apa? "Tanya gio.
"Hmm ini pak. "Ucap gisha menggantuk.
"Yaudah gue keluar dulu ya. "Ucap radit memotong pembicaraan.
__ADS_1
"Iya. "Ucap gio.
Radit keluar dari ruangan gio di ruangan gio tinggal ada gio dan gisha doang, gisha memberikan file dan dokumen kepada gio.
"Ini pak ada beberapa dokumen yang harus bapak tanda tangani. "Ucap gisha.
"Taro aja di meja dokumen nya. "Ucap gio.
"Oh ya pak gimana dengan proyek untuk di luar negeri apakah sudah selesai? "Tanya gisha.
"Belum kenapa emang nya. "Jawab gio.
"Pihak dari sana sudah menanyakan pak gimana dengan kelanjutan proyek nya. "Ucap gisha.
"Okeh nanti saya sama radit akan mengurus nya dan akan mengabarkan kembali. "Ucap gio.
"Baik pak kalau begitu, oh ya pak satu lagi itu dokumen harus di tanda tangani sekarang karena rena butuh nya sekarang pak. "Ucap gisha.
"Bentar saya akan lihat dulu. "Ucap gio.
"Baik pak. "Ucap gisha.
"Ini saya sudah tanda tangani. "Ucap gio.
"Baik pak kalau begitu saya akan kembali keruangan saya. "Ucap gisha.
"Oh ya bisakah kamu memanggil kan radit untuk keruangan saya. "Ucap gio.
"Bisa pak, baik pak kalau begitu saya permisi. "Ucap gisha.
Gisha keluar dari ruangan gio setelah keluar dari ruangan gio ia menaruh dokumen rena dan di saat gisha akan ke ruangan radit, muncul lah rena yang akan mengambil dokumen nya.
"Eh sha mau ke mana kamu? "Tanya rena.
"Mau ke ruangan pak radit. "Ucap gisha.
"Oh, gue mau ngambil dokumen udah di tanda tangan kan sama pak gio. "Ucap rena.
__ADS_1
"Udah ko,ini dokumen nya. "Ucap gisha sambil menyodorkan dokumen nya.
"Ok makasih sha gue balik dulu ya ke ruangan gue. "Ucap rena.
"Iya sama-sama. "Ucap gisha.
Rena meninggal kan gisha ia kembali lagi keruangan nya, gisha berjalan ke arah ruangan radit dan tak sengaja gisha bertemu radit.
"Pak radit tunggu. "Ucap gisha.
"Ada apa sha kamu manggil saya. "Ucap radit.
"Bapak di suruh ke ruangan pak gio tuh. "Ucap gisha.
"Mau ngapain kan saya tadi habis dari ruangan dia. "Ucap gisha.
"Kurang tau ya pak, mungkin mau ngomongin soal proyek dari luar negeri. "Ucap gisha.
"Emang proyek itu udah di minta bukan sama pihak sana? "Tanya radit kepada gisha.
"Iya pak kemarin saya sudah di telepon pas waktu jam pulang, jadi saya engga semepet ngabarin ke pak gio. "Ucap gisha.
"Oh yaudah nanti saya akan ke ruangan gio. "Ucap radit.
"Iya pak. "Ucap gisha.
Radit meninggalkan gisha ia ke rungannya untuk mengambil beberapa file untuk gio, gisha kembali lagi bekerja setelah berbicang bersama radit barusan.Radit pun pusing karena tadi ia sudah membahas hal itu namun gio aga cuek pas gisha memberi tahu hal itu dia langsung mengerjakan nya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**