
Gio melihat ke arah gisha ia pun menelan ludah nya karena melihat paha gisha yang mulus itu, Gisha merasa gio memeperhatikan dia ia pun menarik-nariik dres nya biar engga kelihatan paha nya namun gimana lagi dres nya memang pendek mau di ke bawahin juga ya tetap begitu.
Beberapa jam kemudian mereka berdua telah sampai di lokasi gisha dan gio langsung di sambut oleh karyawan gio.
"Selamat siang pak. "Ucap karyawan gio.
"Siang gimana apakah pak handoko sudah ada di sini? "Tanya gio kepada karyawan nya.
"Belum pak lebih baik bapak makan siang terlebih dahulu. "Ucap karyawan gio.
"Kebetulan saya juga belum makan siang. "Ucap gio.
"Kalau begitu kita makan siang dulu pak. "Ucap karyawan gio.
Mereka bergegas untuk makan siang terlebih dahulu karena pak handoko belum sampai di kantor cabang gio, mereka telah sampai di tempat makan yang engga begitu jauh dari kantor cabang mereka pun makan siang bersama. Setelah makan siang gio, gisha dan karyawan nya kembali ke kantor.
...
Pak handoko telah tiba di kantor gisha dan gio menyambut nya dan langsung memulai membahas proyek mereka dengan sangat detail.
"Selamat siang pak. "Ucap gio kepada pak handoko sambil berjabat tangan.
"Siang pak gio, senang kita bisa langsung bertatap muka hari ini. "Ucap pak handoko.
"Iya pak sama juga sama senang bisa berjumpa dengan pak handoko. "Ucap gio sambil tersenyum.
"Baik kalau gitu kita mulai ke pembahasaan kita. "Ucap pak handoko.
Mereka pun mulai membahas proyek nya gio mempersentasi kan proyek nya kepada pak handoko dan menjelaskan secara detail, dan tak lupa gio juga menjelas kan beberapa hal kepada pak handoko karena pak handoko kuarang mengerti saat yang menjelaskan karyawan kepercayaan gio. Setelah itu gio pun menyudahi peresentasi nya.
"Baik sampai di sini saja apa yang saya sampaikan, apakah ada pertayaan nya soal proyek ini. "Ucap gio.
"Tidak ada."Ucap semua nya.
"Baik kalau begitu saya sangat berterimakasih kepada yang sudah hadir hari dan meeting hari ini selesai. "Ucap gio.
__ADS_1
Sebagaian karyawan yang mengikuti meeting pun keluar namun pak handoko belum berajak dari kursi nya gio pun menghampiri pak handoko.
"Gimana pak apakah puas dengan proyek saya. "Ucap gio kepada pak handoko.
"Sangat puas sekali pak saya engga salah pilih untuk bergabung dengan perusahaan bapak. "Ucap pak handoko.
"Terimakasih pak sudah mempercayai perusahaan saya. "Ucap gio yang berterimakasih kapada pak handoko.
"Gimana kita makan malam hari ini saya ingin makan bersama. "Ucap pak handoko menawarkan makan malam.
"Hmm tapi mohon maaf pak saya harus kembali lagi ke jakarta. "Ucap gio yang tidak enak.
"Walah padahal saya ingin sekali makan bersama pak gio."Ucap pak handoko.
"Baiklah pak kalau begitu saya akan makan malam di sini bersama pak handoko. "Ucap gio.
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu. "Ucap pak handoko.
"Iya pak. "Ucap gio sambil tersenyum.
Pak handoko pun keluar dari ruangan meeting gisha sangat kesal melihat gio yang mau saja makan malam bersama pak handoko, gisha memikirkan pulang nya bagaimana kalau pulang malam-malam.
"Ya mau gimana lagi mau nolak juga engga enak dia kan menanam saham di sini paling banyak ya saya engga enak untuk nolak nya.
"Terus kita pulang nya gimana pak? "Tanya gisha.
"Ya tinggal pulang lah lagi pula cuman makan malam ini engga bakalan lama. "Ucap gio.
"Iya deh terserah bapak aja. "Ucap gisha dengan nada kecil.
Malam pun sudah tiba gio dan gisha sudah ada di restoran yang pak handoko sudah ngasih tau bahwa mereka akan makan di sana, gio dan gisha menunggu pak handoko datang beberapa menit kemudian pak handoko dengan istrinya pun datang.
"maaf pak nunggu lama ya. "Ucap pak handoko.
"Engga ko pak saya juga baru datang. "Ucap gio.
__ADS_1
"Oh ya pak ini kenalin istri saya. "Ucap pak handoko yang mengenal kan istri nya.
"Oh ia saya gio. "Ucap gio sambil bersalaman.
"Saya hera. "Ucap istri pak handoko dan bersalaman.
"Silahkan duduk pak bu. "Ucap gio dengan sopan.
"Iya terimakasih, oh iya itu istri bapak? "Tanya istri pak handoko kepada gio.
"Bukan bu ini sekertaris saya namannya gisha. "Ucap gio.
"Oh sekertaris bapak. "Ucap istri pak handoko.
"Hallo pak bu. "Ucap gisha sambil tersenyum.
"Oh ini sekertaris bapak. "Ucap pak handoko.
"Iya pak. "Ucap gio.
"Cantik ya pak sekertaris nya. "Ucap istri pak handoko.
"Iyah mah. "Ucap pak handoko.
"Kita langsung pesan aja ya makanan nya. "Ucap gio memecahkan pembicaraan.
"Iya kita pesan saja. "Ucap pak hadoko.
Mereka pun memesan makan terlebih dahulu setelah memesan makan, tak lama kemudian hidangan pun datang mereka sangat menikmati makanannya karena itu restoran pavorit pak handoko makanannya pun sangat enak. Setelah makanan mereka habis mereka mengobrol sebentar dan mereka pun keluar dari restoran tersebut. Saat berjalan ke arah parkiran gio dan gisha berpamitan kepada pak handoko untuk pulang .
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**