
Sang mentari pun sudah menyinari kamar gisha namun gisha enggan untuk bangun dari tempat tidur nya,namun ia harus bangun karena harus berkerja.
"Ahh rasanya males baget deh bangun. "Ucap gisha sambil bangun dari tempat tidur nya.
"Mau engga mau deh harus kerja, andai saja ada yang nanggung gue. "Ucap gisha sambil ke kamar mandi.
Gisha pun ke kamar mandi untuk membersihkan badannya,beberapa menit kemudian gisha telah selesai mandi ia pun memakai pakaian yang sangat rapih.Gisha keluar dari kamar nya ia pun pergi ke meja makan untuk sarapan.
"Pagii bu. "Ucap gisha kepada ibu nya.
"Pagii juga sayang. "Ucap ibu gisha.
"Wahh menu sarapan hari ini kaya spesial banget kaya bu. "Ucap gisha.
"Iya dong. "Jawab ibu dengan senyuman.
"Khmmm pagii bu. "Ucap gio kepada ibu gisha.
"Pagii nak, ayo nak kita sarapan. "Ajak ibu kepada gio.
"Ko bapa ada di sini. "Gisha sambil nunjuk ke gio dengan heran.
"Hmmm. "Gio cuman mendhem doang.
Gisha masih saja bingung kenapa gio bisa ada di rumah nya gisha sama sekali tidak ingat bahwa waktu malam dia ke tiduran di mobil gio.
"Ayo di makan kenapa di latin terus itu sarapan nya. "Ucap ibu gisha.
"Iya tante. "Jawab gio.
"Gisha kenapa bengong aja ayo makan. "Ibu gisha sambil menyenggol badan gisha.
"Oh iya bu ini juga mau ko. "Jawab gisha aga gugup.
Mereka bertiga pun sarapan dengan sangat lahap namun gisha masih saja heran kenapa bos nya bisa ada di rumah nya. Setelah sarapan selesai gisha berpamitan kepada ibunya.
__ADS_1
"Bu aku pamit ya. "Ucap gisha.
"Iya nak hati -hati di jalan. "Jawab ibu gisha.
"Tante saya juga pamit ya, makasih atas sarapan nya."Ucap gio.
"Iya sama-sama nak panggil aja ibu engga usah panggil tante. "Ucap ibu gisha.
"Gio hanya terdiam sambil tersenyum. "
"Yaudah aku berangkat dulu ya bu. "Gisha mencairkan suasana.
"Yaudah hati-hati ya nak. "
"Iya bu. "
Gisha pamitan kepada ibu nya ia mencium tangan ibunya, di susul oleh gio juga ia mencium tangan ibu gisha. Ibu gisha mengantarkan mereka berdua ke depan pintu rumahnya.
"Ayo mau berangkat bareng engga. "Ajak gio kepada gisha.
"Cepetan masuk saya engga enak sama ibu kamu. "Ucap gio mulai kesal karena gisha engga mau bareng sama gio.
"So tau kamu kalau ibu saya ngeliatin. "Ucap gisha dengan pde nya.
"Coba kamu liat tuh, yaudah kalau engga mau saya duluan. "Ucap gio.
"Eh bentar iya deh mau. "Gisha sudah menengok ke arah ibu nya ternyata benar ibu nya masih memperhatikan gisha dan gio.
"Dari tadi ke masuk. "Ucap gio.
Gisha pun masuk ke dalam mobil dan mereka berdua pun meninggalkan kompleks rumah gisha di sepanjang jalan gisha masih saja memikirkan kenapa gio bisa nginep di rumah nya.
"Hmmm pak saya boleh nanya engga. "Gisha mulai berbicara.
"Nanya apaan. "Jawab gio sambil fokus mengemudi.
__ADS_1
"Bapa ko bisa sih nginep di rumah saya? "Tanya gisha.
"Ya ampun kirain mau nanya apa. "Jawab gio.
"Abisnya saya bingung pagi-pagi usah ada bapa aja di rumah saya. "
"Kamu jangan ke pde 'an dulu ya, saya nginep di rumah kamu karena ibu kamu yang minta."Ucap gio.
"Apa! Ibu aku yang nawarin bapa nginep di rumah. "Gisha kaget karena biasanya ibu nya tidak seperti itu.
"Kenapa biasa aja kali, mungkin ibu kamu kasihan liat aku karena gendong anak nya yang sangat berat ini. "Ucap gio.
"Apa gedong! "
"Iya gendong kamu dasar ***** sih nyender dikit langsung tidur aja. "
"Kalau berat kenapa engga di bagunin aja. "Ucap gisha.
"Saya tuh udah bangunin kamu tapi tetap aja engga bangun-bangun, ya terpaksa saya gendong kamu. "ucap gio.
"Kan bisa terus bangunin lagi. "Ucap gisha dengan kekeh.
"Jangan buat mood saya berantakan ya masih pagi, kamu bisa diam tidak! "Gio memperingati gisha.
Gisha langsung terdiam ia tidak ngomong apa -apa lagi mereka berdua pun melanjutkan perjalan menuju kantor.
.
.
.
.
**Happy Reading☺🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏🙏**