
Gisha sudah beres berendam nya ia langsung membersihkan tubuh nya, sedangkan gio ia masih berendam. Setelah beres gisha keluar dari kamar mandi dan mengganti pakaian nya, saat gisha membuka sebuah koper yang berisi baju nya ia tidak menemukan baju tidur nya perasaan gisha ia sudah memasukan nya.
"Mana ya baju tidur gue ko engga ada sih. "Ucap gisha sambil terus mencari baju tidur nya.
Gio keluar dari kamar mandi ia hanya menggunakan haduk saja di pinggang nya, ia pun bertanya apa yang sedang istri nya cari.
"Lagi cari apaan sih sayang? "Tanya gio.
"Ini loh aku lagi nyari baju tidur aku ko engga ada yah. "Jawab gisha.
"Mungkin kamu engga masukin kali baju tidur nya. "Ucap gio sambil samperin istrinya.
"Aku masukin ko, aku engga lupa. "Ucap gisha.
"Yaudah kita cari. "Ucap gio.
"Udah aku cari yang. "Ucap gisha.
Gio melihat setumpukan baju gisha mengeluarkan baju nya semua, gio tertuju pada baju yang berwarna merah dan bahan nya pun seperti baju tidur gio pun mengambil nya dan memberikan nya ke gisha.
"Sayang ini baju tidur kamu kan? "Tanya gio sambil memberikan baju itu.
__ADS_1
Gisha hanya bisa melongo melihat suami nya memegang baju tidur lebih tepatnya lingeri perempuan yang betul nya seperti itu.
"Hehe pasti ini kerjaan si lala. "Ucap gisha mendegus kesal.
"Itu bukan baju tidur sayang, aku pakai baju yang lain aja. "Ucap gisha ke gio.
"Pakai aja yang ini toh ini kan baju tidur. "Ucap gio padahal gio sudah tahu bahwa itu baju haram.
"Tapi sayang. "Ucap gisha karena ia tidak mau memakai nya.
"Pakai aja sayang toh aku ini suami kamu engga boleh nolak loh apa kata suami. "Ucap gio.
"Iyah deh, sini. "Ucap gisha sambil ngambil baju tersebut.
"Kenapa sih kamu. "Ucap gisha karena bingung kenapa tiba -tiba gio menggendong nya.
"Aku sudan tidak tahan sayang. "Ucap gio.
Gio langsung membawa gisha ke ranjang sebenarnya gisha ingin menolak karena ia sangat cape sekali namu ia juga tidak mungkin menolak ke inginan suami nya, gio langsung mengeluarkan aksi nya gio mulai mencium b*b*r gisha dengan penuh gairah tangan gio pun mulai meraba ke arah gunung yang di miliki gisha. Gisha mulai merasakan rasangan dari gio ia mulai menjelajahi tubuh mulus gisha sampai di mana tangan gio mulai jail tangannya mulai ke arah area terlarang, dan bibir gio mulai melemuti bagi itu gio melihat kepunyaan gisha begitu indah dan ia pun langsung melemuti nya di area itu keluar lah cairan kental dengan nafsunya gio langsung menjilat nya.
Gio mendengar desaan gisha ia pun kembali ke b*b*r gisha ia mulai mencium nya kembali, gio pun sudah tidak tahan ia mengeluarkan kepunyaan nya dan ia pun perlahan memasukan kepunyaan ke dalam kepunyaan gisha ia mulai memasukan dengan perlahan. Gisha meringis kesakitan karena ada sesuatu benda tumpul yang masuk namun belum masuk semuanya karena gio merasa masih sempit untuk memasukan semua nya.
__ADS_1
"Awwww sakit yang. "Ucap gisha.
"Sakit ya sayang, maaf. "Ucap gio.
"Pelan -pelan yang. "Ucap gisha.
"Ini juga udah pelan yang ini juga belum masuk semua masih di luar. "Ucap gio.
"Sakit yang. "Ucap gisha.
"Tahan yah sayang dikit lagi. "Ucap gio karena ia belum mencapai orgasme makanya gisha merasa ke sakitan.
Gio terus mencoba untuk memasukan nya namun apalah daya belum juga berhasil alhasil gio mengeluarkan nya di luar, ia pun kasihan melihat gisha meringis ke sakitan. Gio mengakhiri permainan nya malam ini karena sudah lelah sebelum gio akan tidur ia tidak lupa membawa gisha ke kamar mandi untuk membersihkan daerah kewanitaan nya tersebut, setelah selesai membersihkan nya gio dan gisha tertidur lelap karena sudah cape bermain.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**