
Gio pun terkejut ternyata gisha akan melakukan itu kepada.
"Kalau kaya gini terus mungkin gue dapet kiss terus kali yah. "Ucap gio.
Gisha sudah keluar dari ruangan gio ia pun senyum-senyum sendiri karena ia melakukan itu kepada gio, tanpa gisha sadar di belakang gisha ada radit yang sedang memperhatikan nya.
"Khmmm kaya nya ada yang lagi seneng nih. "Ucap radit.
"Eh pak radit. "Ucap gisha.
"Kaya nya seneng banget deh, abis ngapain di dalam sana gio. "Ucap radit yang berbisik kepada gisha.
"Apaan sih pak engga juga. "Ucap gisha yang malu-malu.
"Engga usah malu-malu ke saya mah santai aja. "Ucap radit yang terus meledek gisha.
"Udah ah mau kerja lagi kerjaan lagi banyak. "Ucap gisha dan meninggalkan radit.
"Cie. "Ucap radit.
Gisha meninggalkan radit ia pun menyelesaikan kerjaan nya kembali, tak terasa jam pulang pun sudah mendekati waktu nya semua karyawan pun pulang, gio yang sudah bersiap akan pulang dan akan mengantarkan gisha pulang juga.
"Ayo pulang bareng. "Ucap gio kepada gisha.
"Duluan aja nanti aku nyusul ke bawah. "Ucap gisha.
"Kenapa engga bareng aja sih. "Ucap gio.
"Kamun duluan aja kalau kita barengan yang ada pada curiga. "Ucap gisha.
"Yaudah kalau gitu. "Ucap gio.
Gio pergi duluan sedang gisha masih merapihkan meja nya, gio sudah berada di parkiran kantor nya gio pun seperti biasa menunggu gisha di sebrang jalan, saat gisha akan turun di lift ternyata ada rena di belakang gisha.
"Hay Sha. "Ucap rena.
"Hay. "Ucap gisha.
"Baru mau pulang kamu sha? "Tanya rena.
"Iya nih, kamu juga mau pulang? "Tanya gisha.
"Iya mau pulang nih cuman lagi nunggu jemputan aja. "Ucap rena.
"Oh gitu, yaudah gue duluan yah. "Ucap gisha ke rena.
"Loh mau nunggu di mana? "Tanya rena.
"Gue mau naik angkutan umum di sebrang jalan sana. "Ucap gisha.
"Oh gitu,tumben engga naik taxi online. "Ucap rena.
"Tadi gue engga sempet mesan nya."Ucap gisha.
"Oh begitu. "Ucap rena.
"Iya gue duluan yah,dahhh."Ucap gisha.
"Dahh. "Ucap rena.
__ADS_1
Gisha meninggalkan rena dan berjalan ke arah sebrang jalan sana, gisha terus berjalan sampai ke mobil nya gio. Gio sangat kesal karena menunggu lama gisha.
"Maaf ya lama. "Ucap gisha yang meminta maaf ke gio.
"Lama banget sih emang dari mana dulu. "Ucap gio.
"Tadi ada rena yang ngajak ngobrol. "Ucap gisha.
"Terus kaki kamu gimana itu jalan jauh. "Ucap gio yang khawatir dengan kaki gisha.
"Aku engga kenapa-kenapa ko, kan aku ganti sepatu dulu. "Ucap gisha.
"Syukurlah aku lega kalau gitu, yaudah kita pulang yuk. "Ucap gio.
"Ayo "Ucap gisha.
"Laper engga? "Tanya gio ke gisha.
"Engga ."Jawab gisha.
"Makan dulu yuk aku laper. "Ucap gio.
"Mau makan di mana? "Tanya gisha.
"Di mana aja deh terserah kamu."Jawab gio.
"Okeh kalau gitu. "Ucap gisha.
Di sepanjang jalan mereka belum nemu makanan yang pas, apa lagi gisha dari tadi gio sudah merekomendasikan beberapa restoran tetap aja gisha engga mau.
"Mau makan di mana dong, perut aku usah keroncongan nih. "Ucap gio.
"Yaudah iya terserah kamu deh. "Ucap gio.
"Stop. "Ucap gisha.
Gio pun mengerem ngedadak.
"Kamu bisa engga sih hati-hati. "Ucap gisha karena kaget.
"Kamu yang ngagetin aku jadi ngerem dadak kan. "Ucap gio.
"Yaudah maaf. "Ucap gisha.
"Liat apaan sih emang? "Tanya gio.
"Kita makan di sana aja yuk. "Ucap gisha yang menujuk penjual kaki lima.
"Yakin mau makan di situ? "Tanya gio.
"Yakin lah bukan nya kamu sudah laper yah. "Ucap gisha.
"Yaudah deh ayo. "Ucap gio.
Akhirnya gio mengikuti apa yang di katakan oleh gisha, mereka berjalan sedikit menuju ke tempat makan kaki lima ternyata gisha mengajak gio untuk makan pecel lele.
"Ayo duduk di sini. "Ucap gisha yang sudah duduk di bangku.
"Tempat nya gini amat. "Ucap gio.
__ADS_1
"Suttt jangan ngomong kaya gitu, ini enak tau makanan nya di jamin kamu pasti ketagihan. "Ucap gisha.
"Tempat nya aja kaya gini gimana makanan nya. "Ucap gio yang mengomentari tempat makan tersebut.
"Tinggal duduk aja apa susah nya sih. "Ucap gisha.
"Kita ke restoran aja yuk. "Ucap gio.
"Engga mau, pokok nya aku mau di sini. "Ucap gisha.
"Ayolah gisha ngapain sih makan di sini. "Ucap gio.
"Yaudah kalau mau pergi ya pergi aja, aku mah udah laper. "Ucap gisha.
"Yaudah deh iya makan di sini. "Ucap gio.
Gio akhirnya menyerah karena dari pada ia harus ribut dengan gisha, gisha sudah memesan nasi plus pecel lele nya pesanan mereka pun sudah datang di meja sudah tersedia di meja tersebut.Di piring ada nasi di piring satu lagi ada lele sambel, sama lalapan dan tidak lupa sama minum nya.
"Ini mana sedok sama garfu nya? "Tanya gio yang dari tadi tidak ada sendok sama garfu.
"Makan nya pake tangan. "Jawab gisha.
"Kan kotor tangan nya juga. "Ucap gio.
"Nih cuci pake air ini. "Ucap gisha sambil memberikan sebuah mangkuk yang berisi air.
"Gimana caranya. "Ucap gio yang bingung karena setau dia kalau cuci tangan itu di wastafel.
"Gini nih. "Ucap gisha.
Gisha memperatek kan cara cuci tangan, setelah gisha mencuci tangan gisha langsung melahap makanan nya.Gio pun mengikutin apa yang di lakukan oleh gisha ia melihat gisha begitu lahap memakan nya.
"Gue kira dia engga kaya gini ternyata, tapi dia bisa menyesuaikan juga yah. "Ucap gio di dalam hati nya sambil tersenyum.
"Kenapa senyum-senyum gitu ayo makan. "Ucap gisha.
"Engga kenapa -kenapa. "Ucap gio.
"Buru makan nanti dingin loh makanan nya. "Ucap gisha.
"Iya ini juga mau ko. "Ucap gio.
Gio pun makan pecel lele nya saat gio memasukan makanan nya ke dalam mulut dan mengunyah nya, gio terkejut dengan rasa nya ia baru pertama kali makan kaya gini.
"Hmm ternyata enak banget yah. "Ucap gio.
"Makannya jangan ngeremehin makanan kaki lima. "Ucap gisha.
"Seumur hidup aku baru ngerasain makanan kaya gini. "Ucap gio dan menikmati makanannya.
Gisha hanya terdiam melihat kekasih nya itu baru makan pecel lele, gisha pun tersenyum melihat gio yang menikmati makananya. Gisha sudah selesai makanya namun gio masih saja memakan ikan lele nya padahal sudah habis mungkin saking enak nya kali yah.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**