
Satu bulan kemudian
Gisha sedang berada di kantor seperti biasa gisha akan memberikan beberapa dokumen ke ruangan gio, gisha berjalan ke ruangan gio dan ia pun mengetuk pintu ruangan gio.
"Tok tok tok. "Gisha mengetuk pintu.
"Masuk. "Ucap gio.
Dan gisha pun masuk ke dalam sambil membawa beberapa dokumen.
"Ini pak saya mau nganterin dokumen yang harus bapak periksa. "Ucap gisha.
"Formal banget sih kamu sayang bilang kaya gitu aku engga suka. "Ucap gio.
"Ini kan kantor jadi aku harus gini lah. "Ucap gisha.
"Tapikan ini lagi di ruangan aku jadi bebas lah. "Ucap gio.
"Iya tetap aja kan ini kantor. "Ucap gisha.
"Iyaiya, tapi kamu jangan keluar dulu aku kangen tau. "Ucap gio.
"Iya lagi pula aku juga lagi engga banyak kerjaan ko. "Ucap gisha.
"Yes jadi di temenin deh sama kamu. "Ucap gio yang sangat senang.
Gio tersenyum lebar karena gisha mau menemani dia di ruang nya, gisha dan gio mengobrol di sofa bukan nya gio bekerja malah ia tiduran di paha gisha sambil mengobrol.
Di lain ruangan radit yang sedang sibuk dan masih menemui salah satu cleain nya, dan ternyata cleain nya itu ada lala teman nya gisha, lala menelepon radit untuk minta ketemu dan akan mengobrol kan tentang proyek nya.
Drt!Drtt!Drt!
Suara ponsel radit, dan radit langsung mengangat telepon nya.
"Hallo. "Ucap radit di sebrang telepon.
"Hallo pak, ini saya lala wijaya dari perusahaan Terginas jaya ingin bertemu sama bapak. "Ucap lala di sebarang telepon.
"Oh dari perusahaan Terginas jaya yah. "Ucap tadi.
"Iya apakah bapak ada waktu luang untuk kita bertemu? "Tanya lala.
"Begini saja bu, di karena kan saya lagi sibuk di kantor lebih baik ibu ke perusahaan kami saja biar ibu juga bisa langsung membicarakan ini ke bapak gio langsung. "Ucap radit.
"Baiklah pak kalau begitu saya akan ke sana hari ini juga. "Ucap lala.
"Baik bu, saya tunggu di sini."Ucap radit.
"Terimakasih pak atas waktunya nya selamat pagi. "Ucap lala.
"Iya sama-sama bu selamat pagi. "Ucap radit.
Setelah radit telah selesai mengobrol dengan lala ia pun kembali lagi ke pekerjaan nya, ia sangat fokus ke kerjaan nya karena dokumen nya harus selesai sekarang.
__ADS_1
Di perusahaan lala.
Lala sangat senang akhirnya ia bisa ketemu gisha di kantor nya karena ia hari ini akan ke sana, lala menyetir mobil nya ia berlaju ke arah kantor gisha ,lala pergi sendiri karena dia akan menghendel semua nya karena sekertaris nya sedang sakit jadi ia yang harus turun tangan.
Tak lama kemudian lala sudah sampai di kantor gisha ia turun dari mobil nya dan masuk ke dalam, sebelum masuk ke dalam lala di tanya oleh resepsionis di depan.
"Selamat siang ibu ada yang bisa saya bantu. "Ucap resepsionis.
"Siang, saya ingin beretemu dengan bapak gio gunawan. "Ucap lala.
"Mohon maaf bu apakah ibu sudah melakukan perjanjian untuk bertemu. "Ucap resepsionis.
"Sudah."Ucap lala.
"Mohon maaf bu nama ibu siapa? "Tanya resepsionis.
"Nama saya lala wijaya. "Ucap lala.
"Mohon maaf ibu, hari ini bapak gio sedang tidak punya janji dengan siapa-siapa. "Ucap resepsionis.
"Ya ampun, saya sudah janjian sama pak Radit. "Ucap lala ia baru mengingat nya.
"Oh dengan pak radit ya, bentar ya bu saya akan lihat dulu. "Ucap resepsionis.
"Iya. "Ucap lala.
"Mohon maaf bu, sama pak radit juga tidak punya janji dengan anda. "Ucap resepsionis.
"Gini aja kamu telepon pak radit nya bilang saya ada di bawah. "Ucap lala tanpa basa basi.
Sang resepsionis pun menelepon radit.
Kring. Kring kring.
Suara telepon kantor.
"Hallo. "Ucap radit.
"Hallo pak maaf saya menganggu waktu bapak. "Ucap resepsionis.
"Iya ada apa? "Tanya radit.
"Di sini ada ibu lala wijaya pak ingin bertemu sama anda,namun di sini bapak tidak ada janji dengan siapa pun. "Ucap resepsionis.
"Oh iya saya lupa tadi engga bilang ke kamu, kamu suruh aja ibu lala ke ruangan saya. "Ucap radit.
"Baik pak kalau begitu akan saya sampai kan, mohon maaf pak mengganggu waktu nya. "Ucap resepsionis.
"Iy tidak apa-apa. "Ucap radit.
Resepsionis menutup telepon nya, dan berbicara lagi ke lala.
"Mohon maaf bu nunggu lama. "Ucap resepsionis.
__ADS_1
"Engga ko, jadi gimana. "Ucap lala.
"Ibu di suruh langsung ke ruangan pak radit. "Ucap resepsionis.
"Baik kalau gitu, oh ya ruangan nya sebelah mana?"Tanya lala.
"Di lantai 40 sebelah kiri bu. "Ucap resepsionis.
"Baik kalau begitu terimakasih ."Ucap lala sambil tersenyum.
"Iya bu sama-sama. "Ucap resepsionis.
Lala meninggal resepsionis itu ia berjalan ke arah lift lala sudah berada di depan lift ia menekan tombol lift nya setelah lala menekan tombol lift nya lift pun terbuka dan lala pun masuk ke dalam,Di dalam lala hanya sendirian saja karena semua anak kantor pun lagi pada sibuk dengan kerjaan nya,Tak lama kemudian bunyi lift pun terdengar.
Tink. Suara lift tanda nya sudah berada di lantai 40.
Lala keluar dari lift ia berajalan sambil tengok kana dan tidak kiri karena ia harus mencari ruangan radit, Lala juga tidak menemukan gisha padahal katanya ia juga berada di ruangan yang sama saat lala berjalan sambil nengok kanan dan kiri akhirnya radit keluar dari ruangan nya dan radit melihat lala yang kebingungan.
"Ibu lala yah. "Ucap radit.
"Iya saya pak. "Ucap lala.
"Ibu sedang mencari apa yah? "Tanya radit.
"Oh saya lagi nyari ruangan bapak. "Ucap lala.
"Oh, selamat datang bu mohon maaf ya menunggu lama tadi di depan."Ucap radit sambil menyodorkan tangan nya.
"Engga apa ko engga terlalu lama juga,apakah kita bisa mulai dengan pembicaraan kita . "Ucap lala langsung to the poin.
"Bisa bu, kita langsung ke ruangan pak gio aja sekalian saya juga akan menyampaikan dokumen ke beliau. "Ucap radit.
"Baik kalau begitu. "Ucap lala.
"Tadi ibu kebingungan cari ruangan saya emang tidak di kasih tau? "Tanya radit.
"Tadi sih di kasih tau sama resepsionis di bawah, cuman saya takut salah ruangan lagi. "Jawab lala.
"Oh begitu, biasanya suka ada di sini orang. "Ucap radit sambil melihat ke arah ruangan gisha.
"Tapi saya lewat engga ada pak engga orang. "Ucap lala.
"Mungkin lagi ke toilet kali. "Ucap radit dalam hati nya.
"Oh, silahkan bu lewat sini."Ucap radit.
Lala dan radit berjalan ke arah ruangan gio sambil membahas beberapa proyek mereka, seperti biasa radit tidak mengetuk pintu ruangan gio karena sudah terbiasa seperti itu saat radit membuka pintu lala langsung terkejut karena ia melihat pemandangan yang tidak enak.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**