Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 305


__ADS_3

Gio dan gisha pergi untuk pulang mereka sudah tidak sabar ingin memberitahukan kabar gembira ini, tak henti-henti nya gio mencium tangan gisha dan mengelus perut gisha yang masih rata itu.


Tak lama kemudian mereka sudah berada di rumah kedua orangtua nya gio, Mereka berdua pun masuk penuh dengan ke gembiraan.


"Eh den gio ko udah pulang aja. "Ucap bi ijah astiten rumah tangga.


"Iya bi, mamah ada kan di dalam. "Ucap Gio.


"Ada den. "Ucap bi ijah.


Tanpa berkata apa pun ke astiten rumah tangga nya gio pun masuk bersama gisha, padahal gio mau ke kantor namun ia urungan karena ingin memberitahu kabar gembira ini.


"Pagi mah,pah."Sapa gio kedua orangtua nya.


"Pagi juga anak mamah, tumben kamu ke sini ada apa? "Tanya mamah ana.


"Kalian berdua engga ke kantor? "Tanya pak gunawan karena heran.


"Gio engga mau ke kantor ah hari ini. "Jawab gio.


"Tumben sekali kamu biasa nya gila kerja. "Ucap pak gunawan.


"Ada apa emang nya kamu lagi sakit bukan gisha? "Tanya mamah ana karena dari tadi melihat menantu nya aga pucat.


"Engga mah, gisha lagi engga sakit ko cuman sedikit mual saja. "Ucap gisha.


"Kamu sakit apa gisha ko bisa mual seperti itu. "Ucap mamah ana dengan khawatir.


"Kamu sih gio kata mamah juga apa gisha jangan kerja lagi kamu sih ngeyel di bilangin nya. "Ucap mamah ana ia marah ke gio.


"Mamah ko jadi marahin gio sih, sebenar nya siapa sih yang anak nya aku apa gisha. "Ucap gio ia tidak terima karena di omelin padahal itu kemauan gisha yang ingin berkerja.


"Semua nya juga anak mamah. "Ucap mamah ana.


"Mah udah jangan omelin mas gio, ini memang sudah bawaan ."Ucap Gisha.


"Bawaan berarti kamu setiap pagi selalu mual dong, dan kenapa engga bilang sama mamah kalau gitu kan kalian engga usah tinggal di aprtemen. "Ucap mamah ana.


"Mah, pah. "Panggil gisha.


"Iya apa sayang. "Ucap mamah ana.


"Mamah dan papah akan mendapatkan cucu sebentar lagi. "Ucap gisha sambil tersenyum.


"Apa yang bener kamu gisha. "Ucap pak gunawan tidak percaya.


"Iya pah ini hasil tes nya. "Ucap gisha sambil menyodorkan sebuah amplop yang berisi kertas.


Dan mereka berdua membaca nya bersama -sama, kedua mata pak gunawan dan bu ana pun berlinang air mata akhirnya mereka bisa menggendong seorang cucu.


"Selamat sayang, makasih sudah ngasih mamah cucu. "Ucap bu ana dengan berlinang air mata.

__ADS_1


"Iya mah sama-sama doain gisha terus ya supaya sehat semua nya. "Ucap gisha.


"Mamah engga ngucapain gio makasih gitu ,kan gio yang bikin mah. "Ucap gio.


"Kamu enak bikin nya, tapi yang mengandung kan tetap aja gisha. "Cetus pak gunawan.


"Kan itu usaha juga pah. "Ucap gio.


Dan mereka pun tertawa mendengar ucapan gio, semua nya sangat bahagia sekali mendengar berita ke hamilan gisha, dan gisha pun akan memberitahu ibu nya ia akan memberikan kejutan kepada ibu nya.


Di Lain waktu.


Radit sudah berada di kantor ia harus menghandel pekerjaan gio, karena gio tiba-tiba mendadak tidak masuk ke kantor dan lagi-lagi radit lah yang harus menggantikan nya, Gio menelepon radit karena gisha mendadak sakit.


"Hallo dit. "Ucap gio di sebrang telepon.


"Iya hallo ada apa gio."Ucap radit.


"Gue engga bisa ke kantor ya hari ini. "Ucap gio.


"Kenapa emang nya, sekarang ada meeting loh. "Ucap radit.


"Gisha tiba-tiba sakit nih gue sekarang lagi menuju ke rumah sakit. "Ucap gio.


"Sakit apa gisha emang nya? "Tanya radit.


"Engga tau gue juga makanya gue mau bawa ke rumah sakit. "Ucap gio dengan cemas.


"Okeh dit, thanks nya. "Ucap gio.


"Iya bro. "Ucap radit.


Gio kembali lagi menyetir dengan fokus, sedang kan radit ia menuju ke ruangan nya untuk mempersiapkan bahan untuk meeting.Jam pun terus berlangsung tak awaterasa hari pun sudah mulai bernajak.


Gisha dan gio tidak menginap di rumah orang tua nya melainkan mereka pulang ke apartemen nya, gisha merebahkan tubuhnya di atas ranjang saat gio akan duduk di atas ranjang tiba-tiba gisha mulai lagi mual.


Howek howek. Gisha muntah di watafel kamar mandi.


"Sayang kamu masih mual yah. "Ucap gio ia khawatir.


"Iya sayang, kamu jangan dulu pake parfum yah aku engga kuat. "Ucap gisha.


"Tapi yang. "Ucap gio ia aga menolak.


"Tapi aku engga tahan yang sama bau nya, mending kamu jauh -jauh deh dari aku. "Ucap gisha.


"Ko kamu gitu sih masa mau jauh-jauh sama suami kamu sendiri. "Ucap gio.


"Poko nya kamu jangan tidur satu ranjang dengan aku titik. "Ucap gisha.


"Yang masa kamu tega sih sama aku. "Ucap gio.

__ADS_1


"Terus kamu juga tega gitu ke aku. "Ucap gisha.


"Yaudah deh ia. "Ucap gio.


Dan akhirnya gio pun tidur di sofa bukan tidur di kamar nya, gio masih menatap atap rumah nya itu nasib gio gini amat yah.


Pagi Hari.


Di pagi hari gio sudah terbangun dan ia pun tak lupa membuat kan sarapan dan dua gelas susu hangat, gisha keluar dari kamar nya ia mencium aroma roti panggang.


"Selamat pagi sayang. "Ucap gio.


"Pagi juga sayang, ko kamu sih yang nyiapin sarapan kan seharus nya aku. "Ucap gisha.


"Engga apa-apa sayang lagi pula aku juga sering kan melakukan ini. "Ucap gio.


"Kamu engga pake parfum kan? "Tanya gisha.


"Engga sayang kenapa emang nya. "Jawab gio.


"Pengen peluk. "Ucap gisha.


"Yaudah sini aku peluk. "Ucap gio.


Gio pun menghampiri gisha dan memeluk nya tak lupa ia mencium kening gisha, sudah beberapa lama pelukan gisha pun menyudahi pelukan nya.


"Yang aku mandi dulu yah. "Ucap gisha.


"Iya sayang gih. "Ucap gio.


Gisha pun pergi dan akan mandi, tak lama kemudian gisha sudah selesai dengan ritual mandi nya ia pun keluar sudah rapih saja seperti ingin berangkat ke kantor.


"Sayang kamu rapih banget mau ke mana? "Tanya gio ke istri nya.


"Mau ke kantor lah. "Jawab gisha.


"Sayang kamu di rumah aja yah, kalau kamu ke kantor nanti cape terus di sana kan pasti banyak yang pake parfum emang kamu kuat? "Tanya gio.


"Iya yah yang ada aku mual lagi, yaudah anter aku aja ya ke rumah ibu aku pengen ke rumah ibu. "Ucap gisha.


"Yaudah kita ke sana. "Ucao gio.


Mereka berdua pun turun dari apartemen lewat lift, mereka sudah di bawah seperti biasa gio selalu membuka kan pintu mobil untuk gisha dan gisha pun masuk ke dalam dan mereka berdua pun meninggal kan apartemen.


.


.


.


**Happy Reading 🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comen☺**


__ADS_2