Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 297


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah ini gisha sedang menyiapkan sarapan untuk nya dan suaminya, gisha sudah berada di rumah nya bukan di rumah gio atau pun rumah ibu nya. Karena ini keinginan gisha ia tidak mau merpotkan orang tua nya maupun mertua nya, gio sudah rapih ia menuju ke meja makan.


"Pagi sayang. "Ucap gio sambil mencium gisha.


"Pagi juga sayang."Ucap gisha.


"Ko kamu udah rapih aja sih mau ke mana? "Tanya gio ke gisha.


"Mau ke kantor dong, kan aku masih ada kerjaan di kantor suami ku. "Jawab gisha sambil mengoles roti dengan selay.


"Kamu mau masih jadi sekertaris aku yang? "Tanya gio ke gisha.


"Kalau kamu ngizin sih boleh aja. "Ucap gisha .


"Jangan deh yang mending kamu di rumah aja, toh kerjaan kamu nanti di pegang sama radit. "Ucap gio.


"Iya sayang tapi untuk sekarang aku mau beresin kerjaan aku biar nanti radit engga terlalu banyak kerjaan nya. "Ucap gisha.


"Okeh kalau gitu, oh ya ngomong -ngomong kemarin tumben temen kamu ngajak ketemu? "Tanya gio.


"Biasa mau cerita doang. "Ucap gisha.


"Cerita apa sih emang nya? "Tanya gio yang kepo.


"Ini urusan cewek kamu mana paham yang. "Ucap gisha.


"Awas aja ngomongin cowok lain. "Ucap gio dengan cemburu.


"Engga lah, ayo sarapan jangan ngomong mulu ah. "Ucap gisha.


Gio pun memakan roti yang di buat oleh gisha tadi begitu pun dengan gisha, setelah mereka selesai sarapan mereka pun pergi ke kantor di sepanjang jalan banyak sekali kendaraan yang berlalu lalang karena memang aktivitas pagi hari ini. Tak lama kemudian gisha dan gio sampai di kantor mereka berdua pun masuk, saat masuk mereka di sambut dan mengucap kan selamat pagi.


"Selamat pagi pak bu. "Ucap salah satu karyawan.


"Pagi. "Ucap gisha dengan senyuman.


Mereka sudah berada di ruangan gisha seperti biasa ia akan ke ruangan nya ia pun bergabung dengan teman-teman nya, sedang kan gio ia masuk ke dalam ruangan nya. Tiba -tiba teman gisha menghampiri nya ia sudah rindu sekali dengan gisha.


"Hay shaa aku kangen banget tau sama kamu. "Ucap teman kantor gisha.


"Hayy iya aku pun sama kangen. "Ucap gisha dan mereka pun berpelukan.


"Oh ya ngomong -ngomong ko eluh masuk lagi kan loh udah jadi istri pak gio. "Ucap teman kantor.

__ADS_1


"Oh iya ini cuman mau beresin kerjaan doang sih. "Ucap gisha.


"Yah berarti engga bakalan kerja lagi dong. "Ucap teman kantor gisha.


"Ya begitulah. "Ucap gisha.


"Sayang sekali. "Ucap teman kantor gisha.


"Iya mau gimana lagi, udah mulai jam kerja nih. "Ucap gisha.


"Iya nih, yaudah gue balik lagi ya ke meja gue. "Ucap teman gisha.


"Iyah. "Ucap gisha.


Teman gisha pun kembali lagi ke meja kerja nya, sedang kan gisha ia duduk dan memulai kerjaanya. Gisha sangat sibuk karena lumayan juga dengan kerjaanya yang begitu numpuk karena di tinggal nikah dan sebagi nya.


Di loby kantor.


Radit baru sampai di kantor ia turun dari mobil nya, dan ternyata lala pun sama baru sampai di kantor gio karena ada pembahasan mengenai perusahan nya dengan perusahan gio. Lala turun dari mobil ia pun tidak sengaja bertemu dengan radit, ia ingin menghindar dari radit namun ia pun sudah terlanjur bertemu dengan nya.


"Selamat pagi nona lala. "Sapa radit ke lala.


"Selamat pagi. "Jawab lala dengan tersenyum.


"Maaf ya pak radit soal kemarin anggap aja kita engga ada apa-apa, satu lagi jangan bahas kaya gini di kantor engga enak. "Ucap lala dan ia langsung meninggal kan radit.


"Apa maksud dia kenapa saya harus melupakan nya? apa semudah itu melupakan nya. "Ucap radit ia pun merasa kesal dengan lala.


"Sebenarnya saya engga mau ngebahas itu kenapa tiba-tiba berbicara seperti itu."Ucap radit dalam hati nya.


Lala sudah masuk lebih dahulu sedangkan radit ia masih berjalan ke arah ruangan nya, baru saja radit akan ke ruangan nya gio sudah keluar dari ruangan nya dan mengajak radit untuk bertemu dengan lala sekarang.


"Eh loh dit baru sampai yah. "Ucap gio ke radit.


"Iya pak selamat pagi. "Ucap radit dengan sopan.


"Ayo langsung masuk ke ruangan gue di dalam sudah ada bu lala. "Ucap gio ke radit.


"Hemm iya pak. "Ucap radit ia pun sangat berat melangkah kan kaki nya ke dalam.


Gio masuk duluan di susul dengan radit tadi lala sedang duduk ia pun bernajak dari duduk nya, dan menyapa radit.


"Selamat pagi pak. "Sapa lala dengan tersenyum.

__ADS_1


"Pagi bu lala. "Ucap radit.


"Padahal tadi ketemu saya di loby kenapa dia seperti ini lagi, seakan-akan tadi tidak terjadi apa-apa. "Guam radit.


Gio hanya melirik radit ia pun bingung kenapa radit melihat lala seperti itu, sedangkan lala biasa aja malah lala terlihat santai. ethhh tapi kita engga tau yah dalam hati lala itu kenapa.


"Khmmm. "Gio berdehem membuyarkan suasana.


"Ada apa pak?"Tanya radit ke gio.


"Tidak apa-apa mari kita mulai saja. "Ucap gio.


Hari ini gio hanya membahas tentang perusahaan lala saja jadi ia tidak perlu ke ruangan meeting, lala pun membuka satu persatu berkas nya ia pun menjelaskan tentang perusahaan nya dan perkembangan perusahaan nya gio.


Gio pun sudah mendengarkan nya dan mempertimbangkan nya, akhirnya gio setuju berkerja sama dengan perusahaan lala selain lala sahabat nya gisha, gio pun tertarik dengan perusahaan lala dan ada keuntungan nya juga.


"Baik kalau begitu terimakasih pak atas kerja sama nya. "Ucap lala dengan tersenyum lebar sambil berjabat tangan.


"Sama-sama bu semoga perusahaan kita lebih baik dari ini. "Ucap gio dan berjabat tangan lala.


"Baik pak kalau begitu saya permisi. "Ucap lala ia pun mengundur kan diri akan keluar dari ruangan gio.


"Baik kalau begitu saya antar. "Ucap gio ia ingin tau reaksi radit bagaimana.


"Pak gio di sini saja biar saya yang mengantar bu lala. "Ucap radit.


"Baik kalau gitu. "Ucap gio.


"Permisi pak. "Ucap lala.


Lala pun keluar dari ruangan gio di susul oleh radit di belakang nya, gio hanya tersenyum melihat tingkah radit. Sedang kan gisha ia masih gelisah dengan lala gimana ke adaannya lagi pula lala memang selalu lemot dalam hal apa pun kecuali tentang perusahaan.


"Hemm aku masih penasaran dengan lala, tapi aku masih ada kerjaan bodo ah mending aku tanya aja ke suami aku. "Ucap gisha.


Karena gisha penasaran dengan hasil pembicaraan suami nya dan sahabatnya, tapi ia penasaran dengan reaksi radit dan lala gimana bisa dua orang tersebut bertemu sedangkan lala bilang seperti itu terhadap radit.


.


.


.


**Happy Reading🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comen😊**


__ADS_2