
Gio terus melihat ke arah jendela radit pun bingung kenapa gio melihat ke arah jendela terus ia pun menepuk pugung gio.
"Eh lu kenapa sih liat ke arah jendela mulu?"Tanya radit kepada gio.
"Engga ko. "Jawab gio.
"Engga usah bohong deh sama gue ada apa sih lu. "Ucap radit.
"Jadi gini gue lusa di suruh datang ke cara besar yang semua tamu kenalan bokap gue. "Ucap gio.
"Ya lu tinggal datang aja kali biasanya juga kan lu suka datang terus engga ada masalah. "Ucap radit.
"Masalah nya gue di suruh datang harus bawa pasangan. "Ucap gio.
"Apa!. "Radit pun terkejut.
"Biasa aja kali lu. "Ucap gio.
"Terus lu mau bawa pasangan. "Ucap radit.
"Ya gimana ladi di suruh nya gitu sama bokap gue. "Ucap gio.
"Yaudah lu bawa lagi aja sekertaris cantik lu. "Ucap radit tanpa dosa.
"Apa lu bilang tadi. "Ucap gio.
"Kata gue juga lu bawa si gisha lagi aja kaya pas lu datang ke acar tunangan itu. "Ucap radit sekali lagi.
"Kaya nya engga mungkin deh gue bawa dia lagi. "Ucap gio.
"Kenapa engga mungkin kemaren aja bisa. "Ucap radit.
"Waktu kemaren kan gue cuman datang ke acar tunangan doang nah ini kan beda lagi. "Ucap gio.
"Gini ya lu waktu bawa gisha ke pesta tunangan aja udah bikin heboh satu angkatan apa lagi ini pasti bokap dan nyokap lu engga bakalan kecewa. "Ucap radit.
__ADS_1
"Iya sih tapi engga mungkin deh dit,si gisha nya juga udah punya. "Gio ngomong suka setengah -setengah.
"Udah punya apa? "Tanya radit.
"Sudahlah gue datang sendiri aja. "Ucap gio.
"Yakin lu mau datang sendiri taun ke taun lu datang sendiri mulu. "Ucap radit.
"Kalau gue bawa si gisha nanti pacar nya marah. "Ucap gio.
"Sejak kapan si gisha punya pacar? "Tanya radit.
"Mana gue tau, kemaren dia di jemput waktu tadi pagi dia di anterin. "Ucap gio.
"Masa sih, emang lu liat. "Ucap radit.
"Ya liat lah. "Ucap gio.
"Liat cowok nya? "Tanya radit.
"Engga sih ."Jawab gio.
"Lu mau nanya apaan dit. "Ucap gio.
"Kepo lu, gue mau kerja dulu kerjaan gue lagi banyak. "Ucap radit dan berdiri.
"Eh lu mau ngomong apaan sama si gisha. "Ucap gio.
"Apa weh. "Radit sambil berjalan dan keluar dari ruangan gio.
"Kebiasaan si radit suka kaya gitu. "Ucap gio.
Radit sudah keluar dari ruangan gio ia menutup pintu ruangan gio, radit pun berjalan ke arah ruang nya ia pun melewati ruangan gisha.
Radit masuk ke dalam ruangan nya ia pun kembali berkerja karena kerjaan dia sudah menunggu.Beberapa jam kemudian jam makan siang sudah menujukan radit keluar dari ruangan nya ia pun menuju ke arah gisha dan ternyata gisha pun mau mencari makan siang.
__ADS_1
"Sha. "Panggil radit kepada gisha.
"Iya pak ada apa. "Gisha menoleh ke arah sumber suara.
"Kamu mau makan siang? "Tanya radit.
"Iya pak,kenapa emang nya? "Tanya gisha.
"Bareng yuk sama saya makan siang nya. "Ucap radit.
"Tapi pak. "Gisha engga sama yang lain karena diajak makan sama radit.
"Kenapa engga enak sama yang lain? "Tanya radit.
"Iya pak lagi pula saya sudah ada janji sama temen saya. "Ucap gisha.
"Gini aja deh ada yang mau saya omongin sama kamu jadi kamu cancel aja makan sama temen kamu nya. "Ucap radit.
"Ada apa ya pak apakah penting. "Ucap gisha.
"Makanya kamu ikut sama saya. "Ucap radit.
"Baik pak. "Gisha pun mengikuti kata radit.
"Yasudah kalau gitu ayo. "Ucap radit.
Mereka pun berjalan ke arah lift mereka akan makan siang di luar, sedangkan gio masih saja di runangan nya ia masih sibuk dengan kerjaanya.
.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**