
Setelah selesai makan radit pun menunggu lala menyelesaikan makan nya.
"Mau nambah lagi? "Tanya radit.
"Engga ah ini juga sudah kenyang. "Jawab lala.
"Takutnya gitu, kaya nya lidah kamu sudah biasa yah makan kaya gini? "Tanya radit.
"Enakan makan kaya gini tau di banding makanan restoran yang mahal. "Ucap lala sambil minum.
"Iya sih saya jadi kagum aja sama kamu biarpun dari kalangan orang punya tapi mau makan di tempat kaya ginian. "Ucap radit.
"Tadi ngomong apa kamu. "Ucap lala yang tidak mendengar perkataan radit.
"Engga ko, sudah selesai kan. "Ucap radit.
"Sudah. "Ucap lala.
"Yaudah kita lihat-lihat lagi yuk ke sebelah sana. "Ucap radit.
"Ayo. "Ucap lala.
Setelah selesai makan dan mengobrol mereka berdua pun kembali lagi dengan pekerjaan mereka, radit dan lala berjalan ke arah tempat yang akan ia surpey tadi.
Di Kantor Gio.
Seperti biasa gio dan gisha sibuk dengan pekerjaan mereka masing -masing,tak lama kemudian gio memanggil gisha untuk datang ke ruangan nya lewat telepon kantor.
Kring kring kring. Suara telepon.
"Selamat siang ada yang bisa saya bantu. "Ucap gisha.
"Ke ruangan aku sekarang. "Ucap gio di sebrang telepon.
"Mau ngapain ,mau minta dokumen kah? "Tanya gisha.
__ADS_1
"Engga ke sini aja kamu penting. "Ucap gio.
"Iya sebentar saya akan ke sana. "Ucap gisha.
"Okeh. "Ucap gio.
Setelah selesai menutup telepon nya gisha bergegas untuk ke ruangan gio takut nya memang dia di butuhkan sekali karena tadi gio ngomong nya penting banget.
Tok! Tok! gisha mengetuk pintu.
"Masuk. "Ucap gio.
"Ada yang bisa saya bantu pak. "Ucap gisha seperti biasa.
"Sayang aku kangen banget. "Ucap gio dan langsung memeluk gisha.
"Jangan kaya gini dong ini kan lagi di kantor. "Ucap gisha yang tidak enak.
"Ya engga apa-apa ini kantor aku jadi bebas dong sayang. "Ucap gio yang masih memeluk gisha.
"Iya deh terserah ayang aku aja deh. "Ucap gisha.
"Engga ko yang. "Jawab gisha.
"Setengah hari engga ketemu aja kaya setahun engga ketemu kamu tau. "Ucap gio.
"Jangan lebay deh. "Ucap gisha.
"Siapa yang lebay orang bener tau pokok nya aku pengen peluk lama banget. "Ucap gio.
"Tapi ini kantor yang. "Ucap gisha.
"Iya tau. "Ucap gio yang makin mendekat ke arah wajah gisha.
Saat gisha ingin berbicara tiba-tiba gio mendekat dan menatap mata gisha, gisha tidak bisa berkutik apa -apa ia hanya bisa pasarah saja dan benar saja gio mulai mencium bibir gisha dan gisha pun membalas ciuman tersebut mereka berdua saling membalas ciuman nya dan menikmati nya. Tiba -tiba ada yang mengetuk pintu ruangan gio terpaksa gio pun melepaskan ciuman nya.
__ADS_1
"Sial siapa sih ganggu aja. "Ucap gio.
Tok Tok Tok suara ketukan pintu.
"Sebentar. "Ucap gio.
"Biar aku aja yang bukain pintu nya. "Ucap gisha.
"Yaudah ath. "Ucap gio dengan nada kesal.
Gisha berjalan menuju pintu ia pun membuka kan pintu ruangan tersebut dan ternyata yang datang adalah rena .
"Eh sha ternyata loh ada di ruangan pak gio pantes aja gue cari engga ada. "Ucap rena memang dia mencari gisha tadi.
"Oh iya tadi gue abis nganterin beberapa dokumen. "Ucap gisha yang berbohong.
"Oh gitu pantesan aja ath ge. "Ucap rena.
"Yaudah masuk aja. "Ucap gisha.
"Nih sama eluh aja deh gue masih ada kerjaan, kalau udah di tanda tangan sama pak gio nanti sama eluh ambil yah nanti gue ke ruangan eluh okeh. "Ucap rena.
"Tapi ren kan eluh yang. "Ucap gisha menggantung.
"Gue lagi kebelet nih sama eluh aja yah. "Ucap rena dan meninggal kan gisha.
"Yaelah kebiasaan banget sih tuh anak, gue udah seneng-seneng ada dia malah kaya gini lagi. "Ucap gisha.
Dan gisha pun kembali lagi ke dalam ruangan gio, gio menampakan wajah yang kesal karena ada salah satu karyawan nya yang menganggu kesenangan nya saja. Gisha berjalan ke arah gio sambil membawa beberapa map ke meja gio, gio pura-pura fokus ke komputer nya.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**