Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 192


__ADS_3

Di dalam pesawat gio hanya terdiam kenapa ia berangkat nya harus sama gisha, sedang kan gisha malah bertanya-tanya kenapa hanya gio dan dia saja pergi nya saking gisha penasaran gisha pun memulai pembicaraan dengan gio.


"Hmmm pak ko cuman kita berdua aja sih yang berangkat? "Tanya gisha.


"Habis nya mau berapa orang kan emang cuman dua orang saja. "Jawab gio.


"Tapi pak radit bilang dia juga akan ikut. "Ucap gisha.


"Maksud nya. "Gio pun terheran dengan perkataan gisha.


"Waktu kemarin pak radit cuman bilang kaya giti ke saya. "Ucap gisha.


"Wah engga bres nih sama si radit. "Ucap gio.


"Kenapa pak. "Ucap gisha.


"Engga. "Jawab gio sambil menatap jendela pesawat.


Gisha terheran dengan ucapan gio tadi ia merasa gio terkejut dengan perkataan nya tadi, namun gisha pun tidak bisa apa-apa.


Skip sebelum keberangkatan gisha radit menelepon gisha karena ia tidak bisa ikut.


"Hallo sha. "Ucap radit di sebrang telepon.


"Hallo pak ada apa? "Tanya gisha.


"Kamu berangkat ke bandara duluan ya nanti saya akan ke sana. "Ucap radit dalam telepon.


"Baik pak. "Ucap gisha.


"Saya tutup dulu ya telepon nya saya masih ada kerjaan soal nya. "Ujar radit.


"Iya pak. "Ucap gisha.


Setelah menutup telepon dari radit gisha bergegas ke bandara,setelah gisha sudah di bandara radit menelepon nya kembali.


"Drett dret. "Suara ponsel gisha.


"Eh pak radit telepon lagi. "Ucap gisha sambil menggangkat telepon nya.

__ADS_1


"Hallo pak. "Ucap gisha.


"Hallo sha, Oh ya saya engga bisa ikut ke sana karena ini lagi banyak kerjaan yang engga bisa di handle sama orang lain. "Ucap radit.


"Terus gimana dong pak?"Tanya gisha.


"Kalian berdua saja yang berangkat saya engga bisa soal nya. "Jawab radit.


"Yaudah deh pak."Ucap gisha yang pasrah.


"Saya sudah ngabarin gio ko, dia sudah ada di dalam kamu langsung masuk saja. "Ucap radit.


"Baik pak. "Ucap gisha.


"Yaudah saya lanjut kerja dulu ya. "Ucap radit lalu mematikan telepon nya.


Gisha hanya mengehelaskan nafas nya ia akan bersama gio kembali, biar pun tiap hari gisha bersama gio namun tetap saja gisha harus menahan emosi nya dulu. Gisha masuk ke dalam bandara ia memdorong koper nya sambil mencari gio.


.


.


.


Radit yang sedang berada di ruangan nya sangat puas ngerjain sahabat nya itu apa lagi pas radit memberitahu bahwa dia engga bisa ikut ke sana karena banyak kerjaan, padahal radit sedang santai-santai saja di ruangan nya.


"Kapan lagi kan gue ngerjain si gio, toh dia ke sana sama orang yang dia suka ko. "Ucap radit sambil tersenyum.


...


Gio dan gisha sudah berada di bandara luar negri mereka sudah sampai di tempat tujuan gisha dan gio berjalan menuju pengambilan koper mereka masing-masing, gio dan gisha sudah mendapat kan koper nya mereka menuju tempat penjemputan ternyata mereka di sana sudah di sediakan fasilitas oleh papah nya gio.


"Mana lagi mobil jemputannya. "Ucap gio.


"Tunggu aja kali nanti juga ada. "Ucap gisha.


Dan tak lama kemudian gio dan gisha sudah di jemput oleh supir, gio dan gisha masuk ke dalam mobil dan mereka pun menuju tempat istirahat mereka. Gio dan gisha menikmati perjalanan mereka susana di sana sangat berbeda sekali, tak memerlukan banyak waktu mereka sudah sampai di apartemen milik keluarga gio.


"Akhrinya sampai juga. "Ucap gio.

__ADS_1


"Akhir nya setelah sekian perjalanan sampai juga. "Ucap gisha.


Gio menaruh koper nya ia langsung merebahkan tubuhnya di sofa, gisha menaruh koper nya gisha duduk saat gisha duduk perut gisha pun berbunyi karena belum makan.


"Kruk. "Bunyi perut gisha.


"Ah ini perut engga bisa di ajak kompromi. "Ucap gisha dalam hati nya.


"Kamu lapar? "Tanya gio.


"Iya pak lapar di sini engga ada makanan apa. "Ucap gisha.


"Kita pesan aja lagi pula saya juga lapar. "Ucap gio.


Gue bangun dari sofa ia memesan beberapa makanan untuk di antar ke apartemen nya ia sudah biasa memesan makanan siap saji di sana karena ia juga pernah tinggal di sana juga jadi sudah tidak heran lagi, tak lama kemudian pesanan gio sudah datang gio mengambil makanan nya ia menaruh nyah di meja. Gisha ke dapur ia mengambil beberapa piring.


"Oh ya kamu jangan panggil saya bapak ya. "Ucap gio kepada gisha.


"Terus saya harus panggil apa? "Tanya gisha.


"Panggil nama aja lagi pula ini di luar kantor. "Ucap gio.


"Okeh, emang agenda besok apa aja? "Tanya gisha seakan-akan dia bos nya.


"Tunggu aja besok. "Jawab gio.


"Yaelah kebiasaan. "Ucap gisha.


"Makan aja engga usah banyak cingcong bukan nya tadi perut nya bunyi mulu. "Ucap gio.


Gisha hanya terdiam saja, gio memakan makanan nya dengan lahap gisha pun sama ia makan begitu lahap karena ia dari siang belum makan. Setelah selesai makan gisha membawa piring kotor ke dapur dan ia langsung mencuci nya sedangkan gio setelah makan ia memainkan ponsel nya terlebih dahulu setelah selesai memainkan ponsel nya ia bergegas untuk mandi.


,.


.


.


.

__ADS_1


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**


__ADS_2