Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 152


__ADS_3

Gisha dan lala pun pamit akan pergi ke kantor


"Bu aku pamit ya mau berangkat. "Ucap gisha sambil mencium pipi kanan dan kiri ibunya.


"Iya nak hati -hati ya di jalan. "Ucap ibu.


"Bu aku juga pamit ya mau ke kantor. "Ucap lala sambil tersenyum.


"Iya kalian berdua hati -hati ya di jalan. "Ucap ibu.


"Iya kami berangkat ya. "Ucap gisha sambil membawa tas nya.


Mereka berdua keluar dari rumah lala masuk ke dalam mobil sambil menyalahkan mobil nya, gisha pun masuk ke dalam mobil lala tadi nya gisha ingin numpang saja sampai depan namun lala menawarkan untuk di antar langsung ke kantor.


"Gue anterin ya ke kantor lu. "Ucap lala.


"Emang lu engga kesiangan kalau lu nganterin gue dulu. "Ucap gisha.


"Engga ko santai aja kali. "Ucap lala.


"Okeh kalau gitu. "Ucap gisha.


"Okeh kita berangcutt. "Ucap lala.


Di sepanjang jalan mereka mengobrol sambil mendengar kan musik sampai lala nyanyi-nyanyi engga jelas, Tak lama kemudian mereka pun sudah sampai di kantor nya gisha lala mengantarkan gisha sampai depan gedung utama dan gisha pun turun dari mobil lala.


"Makasih ya lalapo udah mau nganterin gue. "Ucap gisha karena kaca mobil lala di buka sama dia.


"Iya sama-sama sha gue berangkat ya. "Ucap lala di dalam mobil.


"Hati-hati iya. "Ucap gisha .


"Iya dahh. "Ucap lala.


Gisha hanya melambaykan tangan nya, lala pun pergi dari kantor gisha sedangkan gisha masuk ke dalam gedung tersebut ia masuk dan menuju ke ruangan nya, dan ternyata pagi ini gio sudah ada di kantor.


Di dalam lift gisha pun terdiam karena di dalam banyak karyawan yang akan ke lantai atas juga, tak lama kemudian gisha sudah sampai di ruangan nya ia pun berjalan menuju ke arah ruangan nya, sesampai nya di ruangan ia menaruh tas dan meminum teh yang sudah di sediakan oleh OB.


Di ruangan gio


Ternyata gio dari tadi memperhatikan gisha di jendela ia melihat gisha di antarkan oleh seseorang ia pun sangat kepo siapa yang mengantarkan dia ke kantor,setau dia gisha selalu datang dan pulang sendiri saking dia penasaran nya ia pun keluar dari ruangan nya.


"Pagi pak. "Ucap gisha.


"Pagi. "Ucap gio namun ia hanya melewati gisha.

__ADS_1


"Tumben sekali pak gio sudah datang jam segini. "Batin gisha.


Tiba-Tiba gio malah balik lagi ke tempat gisha karena ia masuk ke ruangan radit namun radit belum datang ke kantor.


"Sha kamu belum liat radit ke ruangan nya? "Tanya gio ke gisha.


"Belum liat pak, saya aja baru datang tadi. "Jawab gisha sambil tersenyum.


"Oh gitu padahal ini sudah siang, yasudah kalau radit sudah datang suruh ke ruangan saya ya. "Ucap gio dan ia pun pergi ke ruangan nya.


"Baik pak. "Belum saja gisha menjawab nya gio sudah pergi saja.


"Sudah biasa belum aja gue jawab udah maen pergi aja. "Ketus gisha.


Gisha seperti biasa ia merapihkan dokumen dan melihat map-map di sekitar meja dia, Selang beberapa menit kemudian radit pun datang ia menyapa gisha.


"Pagii sha. "Ucap radit sambil melangkah ke arah ruangan nya karena ruangan radit melewati ruangan gisha.


"Pagi pak radit, tunggu pak. "Ucap gisha.


"Ada apa ya sha tumben kamu panggil saya lagi. "Ucap radit.


"Tadi bapak di cariin tuh sama pak gio. "Ucap gisha.


"Ngapain dia nyariin saya. "Ucap radit namun ia belum sadar karena gio datang pagi sekali.


"Bentar -bentar deh tumben dia udah datang biasa nya kan selalu saya yang datang duluan di banding dia. "Ucap radit kepada gisha.


"Sebenarnya sih sebelum saya ke sini juga pak gio sudah ke kantor pak. "Ucap gisha.


"Tumben sekali itu anak. "Ucap radit.


"Yaudah sha nanti saya ke ruangan nya saya mau naro tas dulu."Ucap radit.


"Baik pak. "Ucap gisha.


Radit pun ke ruangan nya terlebih dahulu ia pun masuk ke dalam hanya menaruh tas lalu ke ruangan gio.


"Ada apa lu nyaring gue pagi -pagi gini. "Ucap radit sambil ke arah gio.


"Kebiasaan lu suka masuk tanpa ketuk pintu dulu. "Ucap gio.


"Lagian lu tumben banget pagi-pagi udah ada di kantor. "Ucap radit sambil duduk.


"Gue pagi -pagi ke kantor karena gue kamaren pulang ke rumah bokap gue ."Ucap gio.

__ADS_1


"Pantes aja. "Ucap radit.


"Sebenar nya gue mau minta solusi sama lu dit. "Ucap gio.


"Minta solusi apaan lagi sih luh masalah kerjaan? "Tanya radit.


"Bukan masalah kerjaan. "Ucap gio.


"Lah terus apaan. "Ucap radit dengan penasaran.


"Gue bingung lusa gue di suruh datang ke acara apa tuh yang datang hanya keluarga pemegang saham besar. "Ucap gio.


"Ya lu tinggal datang aja apa susah nya sih lu. "Ucap radit.


"Masalah nya gue harus datang bawa pasangan. "Ucap gio.


"Apa! "Radit pun terkejut.


"Kaget kan luh apa lagi gue kan. "Ucap gio.


"Gue engga kaget sih hanya schok sebentar. "Radit malah becanda.


"Engga lucu dit. "Ucap gio.


"Okeh -okeh sory. "


"Yaudah lu bawa lagi aja sekertaris lu gampangkan. "Ucap radit.


"Tapi. "Gio hanya bilang gitu.


"Tapi apaan. "Ucap radit.


Gio pun duduk di sebelah radit sambil meminum teh nya dan ia melihat ke arah jendela ia malah memikirkan kejadian pagi tadi gisha di antar oleh lelaki fikir gio namun kenyataan nya kan tidak tau.


.


.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**


__ADS_2