
Lala sudah selesai dengan sarapan nya ia kembali ke kamar nya, lala mengambil ponsel nya lalu menghubungi gisha.
"Hallo sha. "Ucap lala di sebrang telepon.
"Hallo la ada apa tumben loh telepon gue. "Ucap gisha di sebrang telepon.
"Loh lagi sibuk engga? "Tanya lala ke gisha.
"Engga sih kenapa emang nya. "Ucap gisha.
"Kita ngopi yuk kalau engga kita makan ke apa ke. "Ajak lala.
"Heum bentar tapi gue izin dulu sama suami gue. "Ucap gisha.
"Iya loh engga ke kantor kan hari ini. "Ucap lala.
"Sekarang gue udah engga ke kantor lagi. "Ucap gisha.
"Kenapa gitu? "Tanya lala aga heran.
"Gue di suruh di rumah aja sama gio. "Ucap gisha.
"Iya sih kan loh udah jadi istri jadi mau engga mau harus nurut sama suami. "Ucap lala.
"Iya mau gimana lagi. "Ucap gisha.
"Yaudah sono loh izin dulu sama suami loh, gue pengen cerita banyak nih sama eluh. "Ucap lala.
"Okeh gue izin dulu yah. "Ucap gisha.
"Iya udah dulu yah bye. "Ucap lala.
"Bye. "Ucap gisha.
Lala mematikan telepon nya ia pun merebahkan kembali tubuh nya di atas kasur, ia masih mengingat kejadian semalam namun ia tidak dapat mengingat nya ia pun berteriak di kamar nya.
Di Rumah Gio dan gisha.
Gio baru saja keluar dari kamar mandi ia hanya menggunakan handuk saja yang melilit di pinggang nya, gisha menghampiri gio ia mengambil kan baju untuk kerja hari ini.
"Ini sayang pakainya. "Ucap gisha.
"Makasih sayang. "Ucap gio dan ia pun memakai kemeja dan celana nya.
"Sayang. "Panggil gisha.
"Hem. "Ucap gio ia masih mengacingkan kemeja nya.
"Yang aku mau minta izin boleh. "Ucap gisha aga ragu.
"Izin ke mana? "Tanya gio ke istri nya.
"Aku mau bertemu dengan lala, sudah lama aku engga bertemu dengan nya. "Ucap gisha.
"Boleh tapi ada syarat nya. "Ucap gio.
"Hah masa harus ada syarat nya sih. "Ucap gisha.
"Mau engga pergi sama lala. "Ucap gio.
__ADS_1
"Ia mau yang. "Ucap gisha.
"Yaudah sini, mau tau juga engga syarat nya apa. "Ucap gio.
"Iya apa syarat nya. "Ucap gisha lalu mendekati suami nya.
"Muchhh. "Gio mengecup bibir gisha.
"Ah kamu kirain apa syarat nya. "Ucap gisha.
"Tiap pagi harus gini yah. "Pinta gio.
"Hemm iya. "Ucap gisha.
Gio mulai melemuti bibir gisha hingga basah, gisha melepaskan ciuman tersebut karena nafas gisha sudah mulai naik turun.
"Kenapa di lepas aku masih ingin. "Ucap gio.
"Kamu mau aku kehilangan nafas yah. "Ucap gisha dengan kesal.
"Maaf abis nya bibir kamu enak sih. "Ucap gio.
"Emang makanan. "Ucap gisha.
"Lebih dari kaya makanan. "Ucap gio.
"Sudah ah ayo kita turun pasti mamah dan papah sudah menunggu kita di meja makan. "Ucap gisha.
"Heum iya tapi kamu ada yang lupa kaya nya. "Ucap gio.
"Apa? "Tanya gisha.
"Oh iya aku sampai lupa hehe. "Ucap gisha.
Gisha mengambil dasi ia pun mencocok warna dasi dengan setelan zas suami nya, gisha memakai kan nya tangan gio mulai mengusap rambut gisha dengan lembut dan ia pun mulai mengusap leher gisha, namun gisha sudah selesai memasangkan dasi dan ia mengajak suami nya ke meja makan.
"Sudah selesai, ayo kita ke meja makan. "Ucap gisha.
"Hemm. "Ucap gio.
Gisha dan gio keluar dari kamar ia pun turun dari kamar nya, di meja makan sudah ada papah dan mamah nya mereka pun tersenyum melihat pengantin baru itu.
"Selamat pagi pah mah. "Sapa gisha ke dua mertua nya.
"Pagi sayang ."Ucap mamah.
"Ayo kita sarapan. "Ucap bu ana.
"Kamu sudah mau ke kantor aja gio? "Tanya papah ke gio.
"Iyah pah soal nya banyak kerja juga. "Jawab gio.
"Emang engga bisa di hendel apa gio, kamu baru aja pulang hone moon. "Ucap bu ana.
"Engga bisa mah, aku juga udah bilang ke radit kata radit ia tidak bisa mewakilkan. "Ucap gio.
"Hemm kalian tuh yah memang kalau sudah berkerja pasti begitu. "Ucap bu ana.
"Ya mau gimana lagi mah namanya juga pekerjaan. "Ucap pak gunawan.
__ADS_1
"Mamah tuh kasian sama gisha baru aja pulang udah di tinggal kerja lagi aja huh. "Ucap bu ana.
"Engga apa-apa ko mah gisha bisa ngertiin ko. "Ucap gisha.
"Sudah -sudah ngobrol mulu kapan kita sarapan nya. "Ucap pak gunwan.
Dan akhirnya mereka pun sarapan dengan lahap, setelah selesai sarapan gisha mengantarkan gio ke depan ia akan pergi berkerja. Gio mengecup kening gisha dan memberikan pelukan sebentar ke istri nya.
"Pasti bakalan kangen deh aku sama kamu. "Ucap gio masih memeluk istrinya.
"Kan cuman di tinggal sebentar masa udah kangen sih. "Ucap gisha.
"Kan biasanya kamu di sana sekarang kan engga. "Ucap gio.
"Nanti kan bisa pulang cepat. "Ucap gisha.
"Benar juga kata kamu, yaudah aku berangkat dulu yah. "Ucap gio.
"Iya sayang hati -hati di jalan. "Ucap gisha ke suami nya.
"Iya sayang dahh. "Ucap gio.
Gio masuk ke dalam mobil nya ia di antar oleh supir pribadinya sekarang, gisha sudah melihat mobil suami nya sudah jauh ia pun masuk ke dalam rumah. Mamah ana sedang duduk ia pun memanggil menantunya itu.
"Gisha. "Panggil mamah.
"Iya mah ada apa?"Tanya gisha.
"Kamu lagi sibuk engga mamah bosan nih di rumah terus. "Ucap bu ana ke menantu nya.
"Gisha sudah ada janji mah sama lala katanya dia pengen cerita ke gisha. "Ucap gisha.
"Yahh padahal mamah pengen ngajak kamu ke mall kalau engga apa gitu. "Ucap bu ana.
"Mamah telat sih ke buru lala yang boking aku hehe. "Ucap gisha.
"Engga apa-apa deh lagi pula teman kamu yang itu mamah kenal juga. "Ucap bu ana.
"Maaf ya mah, biar mamah engga bosan mamah liat drakor aja mah. "Ucap gisha ke mamah mertua nya.
"Emang itu bisa ngilangin bosan? 'Tanya mamah ke menantu nya.
"Iya mah aku juga sering nonton drama kada drama thailand kadang korea, cina apa aja biar engga terlalu stres. "Ucap gisha.
"Boleh tuh mamah coba ah. "Ucap bu ana.
"Nanti aku kasih tau deh judul yang bagus buat mamah, tapi aku mau siap -siap dulu yah mah. "Ucap gisha.
"Iya sayang. "Ucap bu ana.
Gisha pergi ke kamarnya ia pun mengganti pakaian nya karena ia akan bertemu dengan lala, setelah semua nya selesai gisha turun kembali dan tak lupa ia akan memberi beberapa rekomendasi drakor yang ia pernah nonton bersama lala.
.
.
.
**Happy Reading🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen🙂**