
Gisha melepaskan ciuman mereka gisha langsung menjauh dari gio ia langsung mengelap bibir nya,gio tersenyum melihat gisha yang mengelap bibir nya.
"Mau aku elapin lagi sayang. "Ucap gio di dekat telinga gisha dan menggoda nya.
"Apaan sih sana jauh-jauh. "Ucap gisha yang mendorong gio.
"Tuhh bekas lipstik kamu rapihin."Ucap gio.
Gisha langsung menarik kaca yang ada di mobil ia pun merapihkan lipstik nya, gisha memakai lipstik kembali karena lipstik yang ada pada bibir gisha menghilang karena sudah berciuman. Gisha memakai lipstik nya setelah menata riasan nya kembali gisha turun dari mobil.
"Aku turun duluan yah. "Ucap gisha.
"Mana kiss nya sekali lagi. "Ucap gio.
"Apaan sih udah ah, aku masuk duluan yah. "Ucap gisha.
"Yeh kamu mah. "Ucap gio.
"Dahh ."Ucap gisha sambil melambaykan tangannya.
Gio melambyakan tangan nya juga, ia sangat senang karena pagi hari ini sudah dapat kecupan manis dari pacar nya, gio pun turun dari mobil nya dan berjalan masuk ke kantor nya.
Gio berjalan masuk ada beberapa karyawan yang menyapa gio dan gio pun menjawab dengan senyuman yang sangat manis ada beberapa karyawan yang heran karena melihat gio sangat begitu ramah dan tidak biasa nya.
"Tumben sekali pak gio pagi ini kelihatan sangat ceria. "Ucap karyawan cowo gio.
"Emang biasanya kaya gimana bukan nya tiap hari kaya gitu yah ."Timpal teman karywan gio.
"Biasa nya pak gio kalau kita nyapa kita paling biasa aja gitu sekarang mah pake senyuman jadi kan ke gue ketar ketir. "Ucap hana karywan perempuan gio.
Gisha menghampiri gerombolan yang sedang merumpi itu gisha pun bertanya kepada segerombolan itu.
"Hayo sedang apa kalian di sini. "Ucap gisha.
"Astaga ngagetin aja nih. "Ucap hana.
"Kalian pada ngomongin apa sih kaya nya seru banget. "Ucap gisha.
"Ini loh kita tuh lagi ngomongin pak gio. "Ucap dika karyawan cowok gio.
"Kenapa emang dengan pak gio?"Tanya gisha yang heran.
__ADS_1
"Jadi gini loh, kita kan tadi masuk bareng ke sini sama pak gio seperti biasalah kita menyapa pak gio cuman aku aga heran gitu dengan sikap nya. "Ucap hana.
"Iya engga kaya biasa nya kan pak gio kalau kita sapa itu sambil senyum kaya gitu biasanya kan datar saja. "Ucap dika.
"Mungkin lagi bahagia kali. "Jawab gisha.
"Tiap hari aja kaya gitu jadi kan gue semangat kerja nya. "Ucap hana.
"Udah ah ngapain ngomong pak gio mulu nanti kalau ada baru tau rasa loh, kembali lagi kerja. "Ucap gisha karena kesal dengar perkataan hana.
"Iyaiya siap sekertaris kesayangan pak gio. "Ucap dika menggoda gisha.
"Eh apaan sih. "Ucap gisha.
Mereka pun bubar dari perkumpulan tersebut mereka pergi ke ruangan nya dan berkerja kembali, gisha kembali lagi ke ruangan nya ia datang keruangan nya dengan wajah kesal karena omongan dari hana tadi.
"Ko bisa hana ngomong kaya gitu, ini engga bisa di biarin. "Ucap gisha.
"Gue harus ke gio sekarang. "Ucap gisha.
Gisha pergi keruangan gio ia akan menanyakan soal gio yang senyum ke hana, ia pun masuk tanpa mengetuk pintu.
"Tumben kamu masuk ke ruangan aku tanpa mengetuk pintu? "Tanya gio yang bingung dengan gisha.
"Ya boleh, ta tapi kan. "Ucap gio aga gugup karena melihat gisha kaya gitu.
"Kamu kenapa pagi-pagi gini sudah senyam senyum ke karyawan cewek. "Ucap gisha sambil melipatkan tangan nya.
"Kamu marah yah liat aku senyum ke orang lain. "Ucap gio yang menggoda gisha.
"Engga cuman kan. "Ucap gisha yang menggantung.
"Gini yah sayang kenapa aku tadi senyam senyum ya karena aku dapat kiss pagi ini dari kamu."Ucap gio dan memeluk gisha.
"Tapi kamu jangan kaya gitu lagi aku engga rela tau. "Ucap gisha.
"Masa sih aku harus kaya gitu mulu engga ada perubahan dong. "Ucap gio.
"Iya juga sih masa kamu ketus mulu nanti cepet tua lagi. "Ucap gisha.
"Yeh malah ngejek aku lagi. "Ucap gio.
__ADS_1
"Ya emang kamu udah tua kan."Ucap gisha.
"Awas ya kamu. "Ucap gio.
Gisha berlari ke arah meja gio dan gio pun mengejar nya ia ingin menangkap gisha karena sudah mengatai gio tua, saat gisha dan gio main kejar -kejaran tiba-tiba datang lah radit oa masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu karena ada hal yang penting yang harus di bicarakan oleh radit kepada gio.
"Gio ini ada hal yang penting yang harus gue omongin. "Ucap radit saat masuk dan saat radit masuk ia melihat gisha dan gio sedang main kejar -kejaran.
"Kalian lagi pada ngapain? "Tanya radit.
"Eh pak radit. "Ucap gisha sambil nunduk.
"Kebiasaan yah loh kalau ke ruangan gue suka engga ketuk pintu dulu."Ucap gio.
"Lagian siapa suruh pacaran di kantor. "Ucap radit.
"Ada apa loh ke ruangan gue. "Ucap gio.
"Gue mau ngomong hal penting. "Ucap radit.
"Saya permisi dulu yah pak ke ruangan saya. "Ucap gisha dan berjalan ke arah luar.
"Iya sha."Ucap radit.
"Eh jangan pergi. "Ucap gio menarik tangan gisha.
"Lepasin engga enak sama pak radit. "Ucap gisha.
"Khmmm. "Radit berdehem.
"Oh iya saya masih ada kerjaan, jadi pak radit silakan kalau mau mengobrol mah. "Ucap gisha.
Gisha langsung keluar dari ruangan gio, ia malah menyesal karena pagi ini sudah masuk ke ruangan gio dan ia pun merasa tidak enak kepada radit, gisha berjalan menuju ke ruangan nya sesampai nya di ruang gisha mulai mengerjakan pekerjaan nya kembali.
.
.
.
**Happy Readingš¤š¤
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comenāŗš**