
Setelah menutup telepon dari gio ia pun melanjutkan pekerjaannya nya kembali,yang waktu tadi di tinggal kan karena mengakat telepon dari gio.Saat radit tengah memberes pekerjaan nya ia pun berfikir tentang gio dan gisha mereka berdua kan atasan sama karyawan tapi selalu ribut terus, radit pun punya rencana untuk gio dan gisha supaya bisa ngobrol atau sekedar apa ke.
"Gue telepon si gisha ah."Ucap radit.
"Nut nut. "Suara telepon.
"Hallo selamat siang ada yang bisa saya bantu. "Ucap gisha di sebrang telepon dengan formal.
"Ini saya sha. "Ucap radit.
"Siapa? "Tanya gisha.
"Radit. "Jawab radit.
"Ada apa ya pak, ada perlu sama pak gio? "Tanya gisha.
"Engga sha, saya mau ngajak kamu makan sianh bisa tidak? "Tanya radit.
"Hmmm gimana ya pak. "Jawab gisha aga bingung.
"Ayo lah sha, kamu engga ada janji kan? "Tanya radit.
"Engga ada sih pak. "Jawab gisha.
"Yaudah kalau engga ada saya tunggu ya di restoran ini. "Ucap radit.
"Baik pak kalau gitu. "Ucap gisha yang akhirnya mau.
"Okeh saya tunggu. "Ucap radit.
"Iya pak. "Ucap gisha.
"Kalau gitu udah dulu ya. "Ucap radit.
Radit menutup telepon nya ia pun tersenyum akhirnya gisha mau di ajak makan siang tinggal satu lagi yang belum di kasih tau yaitu gio.
"Tinggal ngajak si gio nih,tapi gampang deh ngajak si gio mah bisa pas jam makan siang aja. "Ucap radit.
Waktu terus berlalu dan saat nya telah tiba jam makan siang pun sudah menujukan, gisha yang masih sibuk dengan kerjaannya pun ia tinggal kan karena radit mengajak makan siang aga jauh dari kantor.Sedangkan radit sudah ada di ruangan gio ia sudah siap untuk mengajak gio makan siang.
"Bro makan siang di luar yuk. "Ajak radit.
__ADS_1
"Tumben lu ngajak makan siang di luar. "Ucap gio.
"Ya gue lagi pengen aja. "Ucap radit.
"Yaudah ayo. "Ucap gio tanpa basa basi.
Gio dan radit keluar dari ruangan mereka ia pun berjalan ke arah tempat parkir mobil mereka, sedangkan gisha bingung mau ngajak makan sama siapa masa sih dia makan hanya berdua dengan radit mana ke sana nya tidak bareng tak lama kemudian salah satu teman kantor gisha mengajak makan keluar.
"Sha makan siang barek yuk. "Ajak rena ke gisha.
"Ayo mau makan siang di mana? "Tanya gisha.
"Di restoran ini aja pada enak tau makanan nya. "Ucap rena.
"Kebetulan sekali rena mengajak makan di restoran yang pak radit ngajak. "Batin gisha.
"Gimana sha mau engga mumpung waktu jam makan siang nya aga lama nih. "Ucap rena.
"Yaudah ayo."Ucap gisha.
Mereka berdua pun pergi rena mengendarai mobil nya gisha dan rena mengobrol di dalam mobil gisha pun berbicara ke rena bahwa ia juga di ajak makan bareng sama radit.
"Terus lu kenapa mau makan siang bareng sama gue kalau lu udah ada janji? "Tanya rena.
"Kan lu ngajak nya juga ke restoran yang sama yaudah bareng aja kali lumayan. "Ucap gisha.
"Ia juga sih nanti gue engga usah keluar duit kan ada yang bayarin. "Ucap rena sambil tertawa.
"Itu luh tau makanya gue ngajak luh juga. "Ucap gisha.
"Hahaha kali -kali gue di tratir ya. "Ucap rena.
"Iya lah kapan lagi coba. "Ucap gisha.
Mereka berdua sudah sampai di restoran tersebut gisha dan rena masuk ke dalam restoran ia melihat ke arah kiri dan kanan untuk melihat radit, radit melambaykan tangannya ke arah gisha yang sedang mencari keberadaan radit.
Radit terseyum melihat gisha, gisha pun menghampiri nya gisha tidak tahu bahwa ada gio di situ juga.
"Sini sha. "Ucap radit.
Gisha mendekati meja tersebut
__ADS_1
"Maaf ya pak nunggu lama. "Ucap gisha.
"Engga ko kita berdua juga baru sampai. "Ucap radit.
"Eh ada pak gio. "Ucap gisha.
"Ia saya ngajak gio juga. "Ucap radit namun gio masih sibuk dengan ponsel nya.
"Oh ia pak. "Ucap gisha sambil tersenyum.
"Silahkan duduk sha. "Ucap radit.
"Iya pak. "Jawab gisha.
Gisha duduk di sebelah gio tak lama gisha duduk rena pun menghampiri gisha yang sedang duduk karena tadi rena ke toilet dulu jadi tidak bareng sama gisha.
"Sha maaf ya nunggu lama. "Ucap rena kepada gisha tanpa menoleh ke arah radit dan gio.
"Ia engga apa -apa ren." Ucap gisha.
"Ko ada rena? "Tanya radit.
"Iya pak kebetulan rena mau makan di sini jadi saya ke sini nya bareng sama rena. "Ucap gisha.
"Eh ada pak radit sama pak gio. "Ucap rena.
"Yaudah kita langsung pesan makanan saja. "Ucap radit yang mencairkan suasana.
Mereka pun memesan makan dan minuman nya gio sama sekali tidak berbicara hanya terdiam saja, rena yang ada di situ merasa tidak enak sedangkan radit ia bingung mau bicara apa karena posisi nya ada rena jadi ia aga cangung, mau tidak mau nanti gio harus to the poin sama gisha ngomong langsung. Beberapa menit kemudian makanan pun sudah ada di meja mereka berempat pun makan dengan lahap.
.
.
.
.
**Happy Reading π€π€
Jangan lupa vote like, and comen sebanyak -banyak nyaβΊπ€π**
__ADS_1