
Di setengah perjalanan menuju kantor tiba-tiba gio berhenti di pinggir jalan dan berbicara kepada gisha, gio berfikir bahwa kalau dia berangkat bareng sama gisha pasti satu kantor akan ramai membicarakan nya apa lagi sahabatnya itu pasti ngoceh.
"Turun."Ucap gio.
"Apa pak. "Jawab gisha.
"Iya turun kamu di sini. "Ucap gio.
"Kan masih jauh pak ko suruh turun di sini. "Jawab gisha dengan wajah cemberut.
"Turun aja apa susah nya sih. "Ucap gio.
"Ya ampun pak dikit lagi juga yaelah."
"Ngeyel banget sih tinggal turun aja apa susah nyah."Gio ngomong dengan aga kesal.
"Kenapa sih saya harus turun di sini?"Tanya gisha.
"Okeh saya engga mau ya satu kantor tau bahwa kita berangkat bareng. "Ucap gio.
"Kalau gitu ngapain saya bareng bapak kalau di suruh turun di sini. "Ucap gisha dengan kesal.
"Saya engga enak aja tadi sama ibu kamu. "Jawab gio.
"Ya ampun. "Gisha langsung keluar dari mobil gio.
Gio langsung meninggal kan gisha,gisha berjalan ke arah gedung gisha cukup lumayan jauh juga berjalan kaki ke arah gedung itu karena gio meninggal kan gisha begitu jauh dari gedung saking tidak mau satu kantor tahu bahwa mereka berangkat bareng.
__ADS_1
"Ahhh dasar cowo keras kepala, bener-bener ya tega banget nurunin cewe di pigir jalan lagi mana jauh banget lagi dari gedung. "Gisha pun berbicara sendiri'an.
"Kalau tau kaya gini mending gue berangkat sendiri deh. "Ucap gisha sambil berjalan,tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti di dekat gisha.
"Gisha ya. "Radit pun membuka kaca mobil nya.
"Eh pak radit, selamat pagi pak. "Ucap gisha.
"Pagi juga, ngapain kamu di sini ?"Tanya radit.
"Oh ini pak tadi saya di turunin sama taxi jadi saya harus jalan deh ke sana. "Jawab gisha berbohong.
"Oh gitu, yaudah masuk bareng saja sama aku , lumayan juga kan ke sana kalau jalan. "Ucap radit dan menawar kan tumpangan kepada gisha.
"Makasih pak engga usah deh lagi pula dikit ko jalan juga itung-itung olah raga. "Tolak gisha dengan lembut karena gisha tidak mau merepotkan radit.
"Engga apa-apa masuk aja sha. "Radit memaksa gisha.
"Ayo masuk. "
"Yaudah deh pak. "
Dan akhir nya gisha pun masuk ke dalam mobil nya radit, mereka berdua pun ke arah parkiran kantor tak perlu memerlukan waktu gisha dan radit sudah ada di depan kantor.
"Makasih ya pak atas tumpangan nya. "Ucapan terimakasih gisha kepada radit.
"Iya sama-sama, bareng aja sha masuk ke dalam nya. "Ucap radit.
__ADS_1
Dan ternyata gio belum masuk ke dalam kantor ia masih di parkiran dan gio pun bertemu dengan gisha dan radit berbarengan, pas di depan kantor radit pun menegur gio.
"Tumben banget luh datang pagi. "Ucap radit sambil menepuk pugung gio.
"Lagi banyak kerjaan gue. "Jawab gio.
"Selamat pagi pak gio. "Gisha mengucap kan salam kepada gio.
"Pagi. "Ucap gio.
"Maaf pak saya duluan. "Ucap gisha dan gisha pun ke ruangan nya dan meninggalkan gio dan radit.
"Iya silahkan. "Ucap gio.
"Oh ya pak radit makasih yah atas tumpangan nya. "Gisha mengucapkan terimakasih kepada radit.
"Iya sama-sama sha, lagi pula tadi kebetulan ko lewat jadi bareng aja. "Jawab radit.
"Yaudah pak saya duluan. "Gisah sambil tersenyum.
Gisha pun meninggal kan radit dan gio, sedangkan gio masih saja bengong malah ia berfikir ko radit sama gisha bisa barengan gue pun berfikiran aneh terhadap radit,sedangkan radit dari tadi masih saja senyum-senyum melihat kelakuan sahabatnya itu.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading☺🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**